China Gertak Timnas Indonesia, Ngaku Siapkan 10 Penyerang Main di GBK!
Rabu, 04 Juni 2025 - 06:34 WIB
loading...
Pelatih kepala Timnas China Branko Ivankovic (depan kiri) bereaksi saat para pemain berlatih menjelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 Asia antara China dan Australia di Hangzhou, China, 24 Maret 2025.(XinHua/Jiang Han)
A
A
A
JAKARTA - Laga panas antara Timnas Indonesia vs China di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dipastikan berlangsung dengan tensi tinggi. Pasalnya, pelatih China, Branko Ivankovic, melontarkan pernyataan mengejutkan: dirinya tak hanya membawa empat striker, tapi menyiapkan 10 pemain bertipe menyerang untuk membongkar lini pertahanan Skuad Garuda.
Laga yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/6/2025) malam WIB, menjadi penentu hidup-mati bagi kedua negara. Indonesia masih mengincar tiket lolos ke babak berikutnya, sementara China berjuang keras keluar dari dasar klasemen Grup C.
Baca Juga: Wamen Stella Hitung Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026: Angkanya Bikin Optimistis!
Media asal China, Sohu, sebelumnya berspekulasi bahwa Ivankovic kemungkinan besar menurunkan empat penyerang: Wei Shihao, Wang Yudong, Serginho, dan Zhang Yuning. Namun, Ivankovic justru melampaui ekspektasi publik dengan pernyataan yang membakar atmosfer laga.
“Bukan empat striker, tetapi 10 pemain penyerang,” ujar Ivankovic kepada awak media setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (2/6/2025).
Pernyataan itu bukan sekadar gertakan. Ivankovic menegaskan bahwa seluruh pemain yang dibawa siap bermain menyerang kapan pun dibutuhkan. Ini adalah sinyal jelas bahwa China siap tampil agresif dan all-out demi mempermalukan Indonesia di kandangnya sendiri.
“Kami semua akan naik menyerang dan kembali ke posisinya. Kami ingin mencetak gol sebanyak mungkin,” tambah pelatih asal Kroasia itu.
Strategi “10 penyerang” ini tentu menjadi alarm bahaya bagi pertahanan Indonesia yang sempat goyah saat melawan tim-tim besar seperti Jepang dan Australia. Absennya Maarten Paes dan Marselino Ferdinan membuat lini belakang dan tengah Garuda harus bekerja ekstra keras dalam menjaga kestabilan permainan.
Duel di SUGBK juga akan menjadi ajang balas dendam Indonesia atas kekalahan 1-2 dari China pada pertemuan pertama, Oktober 2024 lalu di Qingdao. Kemenangan kali ini akan sangat menentukan nasib Indonesia untuk tetap hidup dalam perebutan tiket ke babak keempat kualifikasi.
Skuad Garuda sendiri dipastikan tampil dengan semangat penuh, didukung puluhan ribu suporter fanatik yang siap menggetarkan stadion. Emil Audero diprediksi akan menjalani debutnya sebagai penjaga gawang utama menggantikan Paes, dengan kombinasi lini belakang seperti Jordi Amat dan Rizky Ridho.
Pertanyaannya kini: apakah 10 penyerang China akan mampu menembus tembok pertahanan Garuda, atau justru jadi bumerang karena membuka ruang untuk serangan balik Indonesia?
Yang jelas, ini bukan hanya laga biasa. Ini adalah duel strategi, adu nyali, dan pertarungan harga diri. Dan bagi Indonesia, ini bisa jadi momen emas untuk menunjukkan bahwa Garuda tak gentar menghadapi badai — bahkan jika itu datang dalam bentuk 10 penyerang sekaligus.
![China Gertak Timnas Indonesia, Ngaku Siapkan 10 Penyerang Main di GBK!]()
Laga yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/6/2025) malam WIB, menjadi penentu hidup-mati bagi kedua negara. Indonesia masih mengincar tiket lolos ke babak berikutnya, sementara China berjuang keras keluar dari dasar klasemen Grup C.
Baca Juga: Wamen Stella Hitung Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026: Angkanya Bikin Optimistis!
Media asal China, Sohu, sebelumnya berspekulasi bahwa Ivankovic kemungkinan besar menurunkan empat penyerang: Wei Shihao, Wang Yudong, Serginho, dan Zhang Yuning. Namun, Ivankovic justru melampaui ekspektasi publik dengan pernyataan yang membakar atmosfer laga.
“Bukan empat striker, tetapi 10 pemain penyerang,” ujar Ivankovic kepada awak media setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (2/6/2025).
Pernyataan itu bukan sekadar gertakan. Ivankovic menegaskan bahwa seluruh pemain yang dibawa siap bermain menyerang kapan pun dibutuhkan. Ini adalah sinyal jelas bahwa China siap tampil agresif dan all-out demi mempermalukan Indonesia di kandangnya sendiri.
“Kami semua akan naik menyerang dan kembali ke posisinya. Kami ingin mencetak gol sebanyak mungkin,” tambah pelatih asal Kroasia itu.
Strategi “10 penyerang” ini tentu menjadi alarm bahaya bagi pertahanan Indonesia yang sempat goyah saat melawan tim-tim besar seperti Jepang dan Australia. Absennya Maarten Paes dan Marselino Ferdinan membuat lini belakang dan tengah Garuda harus bekerja ekstra keras dalam menjaga kestabilan permainan.
Duel di SUGBK juga akan menjadi ajang balas dendam Indonesia atas kekalahan 1-2 dari China pada pertemuan pertama, Oktober 2024 lalu di Qingdao. Kemenangan kali ini akan sangat menentukan nasib Indonesia untuk tetap hidup dalam perebutan tiket ke babak keempat kualifikasi.
Skuad Garuda sendiri dipastikan tampil dengan semangat penuh, didukung puluhan ribu suporter fanatik yang siap menggetarkan stadion. Emil Audero diprediksi akan menjalani debutnya sebagai penjaga gawang utama menggantikan Paes, dengan kombinasi lini belakang seperti Jordi Amat dan Rizky Ridho.
Pertanyaannya kini: apakah 10 penyerang China akan mampu menembus tembok pertahanan Garuda, atau justru jadi bumerang karena membuka ruang untuk serangan balik Indonesia?
Yang jelas, ini bukan hanya laga biasa. Ini adalah duel strategi, adu nyali, dan pertarungan harga diri. Dan bagi Indonesia, ini bisa jadi momen emas untuk menunjukkan bahwa Garuda tak gentar menghadapi badai — bahkan jika itu datang dalam bentuk 10 penyerang sekaligus.

(sto)
Lihat Juga :