Kemenangan Emosional Gasly di GP Italia
Selasa, 08 September 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Tim asal Italia itu juga memiliki sejarah manis di Monza ketika Sebastian Vettel memenangi balapan di sana pada 2008 kala tim itu masih bernama Toro Rosso. Pembalap asal Jerman itu menjadi talenta baru, yang kemudian dipromosikan ke tim senior Red Bull dan menghasilkan empat gelar juara dunia F1. Keberhasilan Gasly ini diharapkan bisa mengikuti jejak Vettel di tahun-tahun mendatang.
Namun, banyak yang menilai jika kemenangan Gasly berbau keberuntungan. Pasalnya, Hamilton yang sempat menguasai balapan tak mampu mempertahankan keunggulannya setelah dihukum penalti 10 detik akibat memasuki pit lane pada waktu yang tidak semestinya. Situasi itu menghambat Hamilton pada balapan yang sempat dihentikan akibat kecelakaan pembalap Ferrari Charles Leclerc.
Meski Hamilton jauh di barisan belakang, balapan justru berlangsung lebih menarik. Pasalnya, Gasly bersaing ketat dengan pembalap McLaren Carlos Sainz Jr yang akhirnya harus puas di podium kedua dengan selisih 0,415 detik. Hamilton pun memuji Gasly yang mampu mengatasi tekanan dari rivalnya dengan sangat baik dan sekaligus menjawab pertanyaan Red Bull yang telah mendepaknya ke tim keduanya. (Lihat videonya: Inilah Kriteria Wanita Muslimah yang Dirindukan Surga)
"Saya merasa dia (Gasly) memiliki banyak bakat dan tidak mendapatkan keadilan di Red Bull hingga akhirnya diturunkan posisinya. Tidak mudah bagi pembalap saat itu terjadi. Saya berempati dengan itu. Saya sangat terkesan. Saya pikir dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dan pantas untuk sukses. Semoga itu menciptakan kesempatan baginya untuk maju,” ucap Hamilton. (Raikhul Amar)
Namun, banyak yang menilai jika kemenangan Gasly berbau keberuntungan. Pasalnya, Hamilton yang sempat menguasai balapan tak mampu mempertahankan keunggulannya setelah dihukum penalti 10 detik akibat memasuki pit lane pada waktu yang tidak semestinya. Situasi itu menghambat Hamilton pada balapan yang sempat dihentikan akibat kecelakaan pembalap Ferrari Charles Leclerc.
Meski Hamilton jauh di barisan belakang, balapan justru berlangsung lebih menarik. Pasalnya, Gasly bersaing ketat dengan pembalap McLaren Carlos Sainz Jr yang akhirnya harus puas di podium kedua dengan selisih 0,415 detik. Hamilton pun memuji Gasly yang mampu mengatasi tekanan dari rivalnya dengan sangat baik dan sekaligus menjawab pertanyaan Red Bull yang telah mendepaknya ke tim keduanya. (Lihat videonya: Inilah Kriteria Wanita Muslimah yang Dirindukan Surga)
"Saya merasa dia (Gasly) memiliki banyak bakat dan tidak mendapatkan keadilan di Red Bull hingga akhirnya diturunkan posisinya. Tidak mudah bagi pembalap saat itu terjadi. Saya berempati dengan itu. Saya sangat terkesan. Saya pikir dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dan pantas untuk sukses. Semoga itu menciptakan kesempatan baginya untuk maju,” ucap Hamilton. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :