Perbandingan Market Value Timnas Indonesia vs China
Kamis, 05 Juni 2025 - 15:21 WIB
loading...
Pertandingan Timnas Indonesia vs China di SUGBK, Kamis(5/6/2025) malam WIB, bukan hanya soal taktik dan skill, tetapi juga pertarungan angka di bursa transfer / Foto: @meeshilgers
A
A
A
Pertandingan krusial antara Timnas Indonesia vs China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis(5/6/2025) malam WIB, bukan hanya soal taktik dan skill, tetapi juga pertarungan angka di bursa transfer. Menariknya, jika dibandingkan dari sisi nilai pasar (market value) pemain, skuad Garuda ternyata jauh mengungguli Team Dragons.
Mengutip data Transfermarkt, total nilai pasar Timnas Indonesia saat ini mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp528,40 miliar. Angka ini merujuk dari daftar 23 pemain yang bakal menghadapi China pada laga krusial fase Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Mees Hilgers menjadi salah satu permata termahal di Skuad Garuda, dengan nilai pasar mencapai Rp112,98 miliar. Urutan kedua hingga kelima ditempati Jay Idzes (Rp86,91 miliar), Kevin Diks (Rp78,22 miliar), Emil Audero (Rp55,62 miliar) dan Calvin Verdonk (Rp43,45 miliar).
Baca Juga: Preview Timnas Indonesia vs China: Menang Harga Mati di GBK
Pengalaman bermain di kompetisi Eropa menjadi salah satu alasan mengapa Timnas Indonesia memiliki pemain dengan market value yang tinggi. Komposisi ini mencerminkan investasi besar PSSI dalam membangun tim yang kompetitif di kancah internasional.
Di sisi lain, Timnas China memiliki total nilai pasar yang jauh di bawah Indonesia, yakni hanya sekitar Rp209,45 miliar. Perbedaan ini hampir mencapai tiga kali lipat.
Mayoritas pemain China berasal dari kompetisi domestik mereka, Liga Super China. Meskipun China memiliki beberapa pemain kunci dengan nilai pasar yang patut diperhitungkan, seperti Serginho (pemain naturalisasi asal Brasil) atau Zhu Chenjie, nilai total skuad mereka tidak mampu menyaingi Indonesia.
Baca Juga: Prediksi Timnas indonesia vs China: Do or Die!
Ini menunjukkan pergeseran fokus dan investasi dalam pengembangan sepak bola di kedua negara. Meski Timnas Indonesia unggul telak dalam hal market value, angka di atas kertas tentu tidak serta-merta menentukan hasil akhir pertandingan.
China telah menunjukkan bahwa mereka mampu merepotkan Indonesia di pertemuan sebelumnya, bahkan mengalahkan skuad Garuda 2-1 pada Oktober 2024. Hal ini menegaskan bahwa semangat juang, strategi yang matang, dan mentalitas di lapangan yang akan menjadi penentu.
Namun, tingginya nilai pasar Timnas Indonesia bisa menjadi indikator positif. Ini menunjukkan kualitas individu pemain yang lebih diakui secara global, potensi pengembangan tim yang lebih besar, dan daya saing yang meningkat. Pertandingan nanti akan menjadi ujian seberapa jauh skuad Garuda mampu menerjemahkan nilai pasar mereka menjadi performa gemilang di lapangan dan meraih tiga poin penting.
1. Mees Hilgers: Rp112,98 miliar
2. Jay Idzes: Rp86,91 miliar
3. Kevin Diks: Rp78,22 miliar
4. Emil Audero: Rp55,62 miliar
5. Calvin Verdonk Rp43,45 miliar
1. Serginho: Rp31,29 miliar
2. Chenjie Zhu: Rp15,64 miliar
3. Yuning Zhang: Rp 14,77 miliar
4. Shihao Wei: Rp13,91 miliar
5. Tyias Browning: Rp13,04 miliar
Saksikan To The Point Aja Jam 16.30 WIB di Sindonews.com dan kanal YouTube sindonews.
Mengutip data Transfermarkt, total nilai pasar Timnas Indonesia saat ini mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp528,40 miliar. Angka ini merujuk dari daftar 23 pemain yang bakal menghadapi China pada laga krusial fase Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Mees Hilgers menjadi salah satu permata termahal di Skuad Garuda, dengan nilai pasar mencapai Rp112,98 miliar. Urutan kedua hingga kelima ditempati Jay Idzes (Rp86,91 miliar), Kevin Diks (Rp78,22 miliar), Emil Audero (Rp55,62 miliar) dan Calvin Verdonk (Rp43,45 miliar).
Baca Juga: Preview Timnas Indonesia vs China: Menang Harga Mati di GBK
Pengalaman bermain di kompetisi Eropa menjadi salah satu alasan mengapa Timnas Indonesia memiliki pemain dengan market value yang tinggi. Komposisi ini mencerminkan investasi besar PSSI dalam membangun tim yang kompetitif di kancah internasional.
Di sisi lain, Timnas China memiliki total nilai pasar yang jauh di bawah Indonesia, yakni hanya sekitar Rp209,45 miliar. Perbedaan ini hampir mencapai tiga kali lipat.
Mayoritas pemain China berasal dari kompetisi domestik mereka, Liga Super China. Meskipun China memiliki beberapa pemain kunci dengan nilai pasar yang patut diperhitungkan, seperti Serginho (pemain naturalisasi asal Brasil) atau Zhu Chenjie, nilai total skuad mereka tidak mampu menyaingi Indonesia.
Baca Juga: Prediksi Timnas indonesia vs China: Do or Die!
Ini menunjukkan pergeseran fokus dan investasi dalam pengembangan sepak bola di kedua negara. Meski Timnas Indonesia unggul telak dalam hal market value, angka di atas kertas tentu tidak serta-merta menentukan hasil akhir pertandingan.
China telah menunjukkan bahwa mereka mampu merepotkan Indonesia di pertemuan sebelumnya, bahkan mengalahkan skuad Garuda 2-1 pada Oktober 2024. Hal ini menegaskan bahwa semangat juang, strategi yang matang, dan mentalitas di lapangan yang akan menjadi penentu.
Namun, tingginya nilai pasar Timnas Indonesia bisa menjadi indikator positif. Ini menunjukkan kualitas individu pemain yang lebih diakui secara global, potensi pengembangan tim yang lebih besar, dan daya saing yang meningkat. Pertandingan nanti akan menjadi ujian seberapa jauh skuad Garuda mampu menerjemahkan nilai pasar mereka menjadi performa gemilang di lapangan dan meraih tiga poin penting.
Adu Nilai Pasar 5 Pemain Timnas Indonesia vs China
Timnas Indonesia
1. Mees Hilgers: Rp112,98 miliar
2. Jay Idzes: Rp86,91 miliar
3. Kevin Diks: Rp78,22 miliar
4. Emil Audero: Rp55,62 miliar
5. Calvin Verdonk Rp43,45 miliar
Timnas China
1. Serginho: Rp31,29 miliar
2. Chenjie Zhu: Rp15,64 miliar
3. Yuning Zhang: Rp 14,77 miliar
4. Shihao Wei: Rp13,91 miliar
5. Tyias Browning: Rp13,04 miliar
Saksikan To The Point Aja Jam 16.30 WIB di Sindonews.com dan kanal YouTube sindonews.
(yov)
Lihat Juga :