Tifo Gundala, Garuda hingga Prajurit Nusantara Gemparkan Dunia
Sabtu, 07 Juni 2025 - 15:43 WIB
loading...
Suporter Timnas Indonesia kembali menyita perhatian dunia. Ini berkaitan dengan tiga tifo raksasa yang dipersembahkan La Grande Indonesia saat Timnas Indonesia menjalani laga kandang / Foto: Tangkapan layar Instagram La Grande Indonesia (@lagrandeindonesi
A
A
A
Suporter Timnas Indonesia kembali menyita perhatian dunia. Ini berkaitan dengan tiga tifo raksasa yang dipersembahkan La Grande Indonesia saat Timnas Indonesia menjalani laga kandang putaran ketiga fase Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pada November 2024, saat Timnas Indonesia vs Jepang, kelompok suporter La Grande Indonesia memasang koreo Gundala vs Godzilla saat sesi national anthem. Makna dari koreo tersebut tentunya menggambarkan semangat Indonesia melawan Jepang.
Gundala adalah karakter pahlawan komik dari Indonesia. Tubuhnya yang berukuran kecil menggambarkan bahwa Gundala tetap pantang menyerah meski lawannya bertubuh jauh lebih besar (Godzilla).
Baca Juga: Usai Bekuk China, Ranking FIFA Timnas Indonesia Tembus 116 Dunia
Sementara Godzilla merupakan tokoh monster fiksi dari Jepang yang bertubuh besar. Godzilla merepresentasikan Jepang yang notabene adalah tim raksasa dari Benua Asia.
"Salah satu cergam legendaris Gundala muncul bertarung melawan Gojira, dengan badai petirnya berhasil menyambar dengan sekuat tenaga. Gundala yang diciptakan oleh Almarhum Harya Suraminta dan diremajakan kembali oleh om @jokoanwar lewat Jagat Sinema Bumilangit @bumilangitofficial terima kasih untuk karyanya, kami izin abadikan semangatnya di dalam tribun utara," tulis akun resmi La Grande Indonesia.
![Tifo Gundala, Garuda hingga Prajurit Nusantara Gemparkan Dunia]()
Foto: Tangkapan Layar InstagramLa Grande Indonesia (@lagrandeindonesia12)
Pada kesempatan itu, La Grande Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Bernadya, yang menyanyikan lagu 'Untungnya, hidup harus tetap berjalan'. Dalam tulisannya, potongan lirik dari lagu Bernadya yang memang sangat cocok dalam situasi timnas saat ini, hal buruk datang berturut-turut, untungnya ku tak pilih menyerah.
Baca Juga: Bak Andalan Jepang Cedera, Pintu Kemenangan Terbuka Lebar untuk Timnas Indonesia?
Apa yang dituliskan La Grande Indonesia benar terjadi. Timnas Indonesia sukses merebut enam poin krusial saat menjalani laga kandang melawan Bahrain dan China. Pada dua laga tersebut, La Grande Indonesia kembali mempersembahkan tifo raksasa yang sukses mengguncang dunia.
![Tifo Gundala, Garuda hingga Prajurit Nusantara Gemparkan Dunia]()
Foto: Tangkapan Layar Instagram La Grande Indonesia (@lagrandeindonesia12)
Pada laga melawan Bahrain, Timnas Indonesia sukses memukau seluruh penonton dengan koreografi 3D Garuda. Efek koreo 3D dengan dibubuhi tulisan Show Your Dignity, seraya mengajak para pemain untuk menunjukkan martabat dan harga diri mereka dalam pertandingan penting tersebut.
"Garuda terbang tinggi di atas langit, berlatar Cartenz Pyramid, berperisai batik dan dada yang penuh semangat juang 45, menerkam Bahrain malam ini, tanpa ampun, tanpa kasih. Garuda mengoyak Burung Bulbul yang tidak tahan akan ketinggian, mereka pulang dengan tangan hampa dan mungkin sedang menangis. Gelora Bung Karno malam ini benar-benar menjadi arena penghukuman kepada mereka."
Koreo yang kami sajikan benar-benar merasuki permainan @timnasindonesia mereka bermain dengan penuh semangat dan menunjukan martabat, tidak ada yang lebih indah selain melihat mereka bermain spartan sejak menit awal dan meraih poin tiga. Martabat ini semoga akan terus mereka bawa disisa pertandingan kualifikasi, dan merajut kembali mimpi kita ke Piala Dunia 26."
![Tifo Gundala, Garuda hingga Prajurit Nusantara Gemparkan Dunia]()
Foto: Tangkapan Layar Instagram La Grande Indonesia (@lagrandeindonesia12)
Sementara pada laga kandang terakhir, La Grande Indonesia kembali menghipnotis dunia dengan pertunjukan tifo prajurit raksasa di tribun utara. Makna dari tifo itu diartikan: "Seorang prajurit muncul di tengah Gelora Bung Karno, prajurit yang bertarung dengan segala kehormatan untuk mempertahankan marwah bangsanya. Meluluh lantahkan tembok cina berkeping-keping, Tiongkok habis ditelan gemuruh Gelora Bung Karno, mereka pulang dengan tangan hampa."
"Pemain yang berjuang di lapangan adalah Prajurit itu, dengan ornamen Nusantara menjadi pemersatu, perisai kuat dari Suku Dayak berbalut kain Ulos dari Suku Batak di badan dan tutup kepala dari Suku Jawa bersama kalung batu Mustika menjadi kekuatan, tidak lupa hiasan dari negeri Papua bersama tangan menggenggam senjata tradisional dari Maluku. Prajurit yang muncul adalah cerminan budaya yang besar dari negeri kita."
Semangat, kebanggaan, dan tontonan spektakuler menjadi ciri khas aksi La Grande Indonesia. Visualisasi megah yang ditampilkan di stadion tidak hanya membakar semangat para pemain di lapangan, tetapi juga mengirimkan pesan kuat tentang fanatisme dan kreativitas suporter Indonesia kepada khalayak global.
Momen-momen ikonik ini kini menjadi perbincangan hangat, menunjukkan bahwa dukungan suporter Indonesia tidak hanya sebatas teriakan, tetapi juga sebuah karya seni kolektif yang mampu mencuri perhatian internasional.
Pada November 2024, saat Timnas Indonesia vs Jepang, kelompok suporter La Grande Indonesia memasang koreo Gundala vs Godzilla saat sesi national anthem. Makna dari koreo tersebut tentunya menggambarkan semangat Indonesia melawan Jepang.
Gundala adalah karakter pahlawan komik dari Indonesia. Tubuhnya yang berukuran kecil menggambarkan bahwa Gundala tetap pantang menyerah meski lawannya bertubuh jauh lebih besar (Godzilla).
Baca Juga: Usai Bekuk China, Ranking FIFA Timnas Indonesia Tembus 116 Dunia
Sementara Godzilla merupakan tokoh monster fiksi dari Jepang yang bertubuh besar. Godzilla merepresentasikan Jepang yang notabene adalah tim raksasa dari Benua Asia.
"Salah satu cergam legendaris Gundala muncul bertarung melawan Gojira, dengan badai petirnya berhasil menyambar dengan sekuat tenaga. Gundala yang diciptakan oleh Almarhum Harya Suraminta dan diremajakan kembali oleh om @jokoanwar lewat Jagat Sinema Bumilangit @bumilangitofficial terima kasih untuk karyanya, kami izin abadikan semangatnya di dalam tribun utara," tulis akun resmi La Grande Indonesia.

Foto: Tangkapan Layar InstagramLa Grande Indonesia (@lagrandeindonesia12)
Pada kesempatan itu, La Grande Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Bernadya, yang menyanyikan lagu 'Untungnya, hidup harus tetap berjalan'. Dalam tulisannya, potongan lirik dari lagu Bernadya yang memang sangat cocok dalam situasi timnas saat ini, hal buruk datang berturut-turut, untungnya ku tak pilih menyerah.
Baca Juga: Bak Andalan Jepang Cedera, Pintu Kemenangan Terbuka Lebar untuk Timnas Indonesia?
Apa yang dituliskan La Grande Indonesia benar terjadi. Timnas Indonesia sukses merebut enam poin krusial saat menjalani laga kandang melawan Bahrain dan China. Pada dua laga tersebut, La Grande Indonesia kembali mempersembahkan tifo raksasa yang sukses mengguncang dunia.
Koreografi 3D Garuda

Foto: Tangkapan Layar Instagram La Grande Indonesia (@lagrandeindonesia12)
Pada laga melawan Bahrain, Timnas Indonesia sukses memukau seluruh penonton dengan koreografi 3D Garuda. Efek koreo 3D dengan dibubuhi tulisan Show Your Dignity, seraya mengajak para pemain untuk menunjukkan martabat dan harga diri mereka dalam pertandingan penting tersebut.
"Garuda terbang tinggi di atas langit, berlatar Cartenz Pyramid, berperisai batik dan dada yang penuh semangat juang 45, menerkam Bahrain malam ini, tanpa ampun, tanpa kasih. Garuda mengoyak Burung Bulbul yang tidak tahan akan ketinggian, mereka pulang dengan tangan hampa dan mungkin sedang menangis. Gelora Bung Karno malam ini benar-benar menjadi arena penghukuman kepada mereka."
Koreo yang kami sajikan benar-benar merasuki permainan @timnasindonesia mereka bermain dengan penuh semangat dan menunjukan martabat, tidak ada yang lebih indah selain melihat mereka bermain spartan sejak menit awal dan meraih poin tiga. Martabat ini semoga akan terus mereka bawa disisa pertandingan kualifikasi, dan merajut kembali mimpi kita ke Piala Dunia 26."

Foto: Tangkapan Layar Instagram La Grande Indonesia (@lagrandeindonesia12)
Sementara pada laga kandang terakhir, La Grande Indonesia kembali menghipnotis dunia dengan pertunjukan tifo prajurit raksasa di tribun utara. Makna dari tifo itu diartikan: "Seorang prajurit muncul di tengah Gelora Bung Karno, prajurit yang bertarung dengan segala kehormatan untuk mempertahankan marwah bangsanya. Meluluh lantahkan tembok cina berkeping-keping, Tiongkok habis ditelan gemuruh Gelora Bung Karno, mereka pulang dengan tangan hampa."
"Pemain yang berjuang di lapangan adalah Prajurit itu, dengan ornamen Nusantara menjadi pemersatu, perisai kuat dari Suku Dayak berbalut kain Ulos dari Suku Batak di badan dan tutup kepala dari Suku Jawa bersama kalung batu Mustika menjadi kekuatan, tidak lupa hiasan dari negeri Papua bersama tangan menggenggam senjata tradisional dari Maluku. Prajurit yang muncul adalah cerminan budaya yang besar dari negeri kita."
Semangat, kebanggaan, dan tontonan spektakuler menjadi ciri khas aksi La Grande Indonesia. Visualisasi megah yang ditampilkan di stadion tidak hanya membakar semangat para pemain di lapangan, tetapi juga mengirimkan pesan kuat tentang fanatisme dan kreativitas suporter Indonesia kepada khalayak global.
Momen-momen ikonik ini kini menjadi perbincangan hangat, menunjukkan bahwa dukungan suporter Indonesia tidak hanya sebatas teriakan, tetapi juga sebuah karya seni kolektif yang mampu mencuri perhatian internasional.
(yov)
Lihat Juga :