Pesan Ketum FFI untuk Wasit dan Ekosistem Pro Futsal League
Jum'at, 13 Juni 2025 - 21:02 WIB
loading...
Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengingatkan diskusi antara wasit dan pelatih kepala tim Pro Futsal League (PFL) demi meningkatkan kompetisi / Foto: iNews Media Group
A
A
A
Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengingatkan diskusi antara wasit dan pelatih kepala tim Pro Futsal League (PFL) demi meningkatkan kompetisi. Selama ini beberapa kali ada protes keras dari pelatih-pelatih yang kritis terhadap keputusan wasit.
Deputi Sekjen FFI Dirgantara Pangaribuan mengungkapkan, organisasi dan perangkat pertandingan harus selalu mengingat pesan dari Ketua Umum (Ketum) FFI Michael Sianipar, yang mengingatkan diskusi ini untuk bisa memberikan manfaat dan meningkatkan ekosistem kompetisi PFL.
"Forum komunikasi ini sebagaimana pesan dari Ketua Umum FFI supaya bisa bermanfaat untuk ekosistem PFL, meningkatkan kualitas tim-tim peserta PFL, pelatih, wasit, dan berujung ke kompetisinya," kata Dirgantara Pangaribuan dikonfirmasi pada Jumat (13/6/2025).
Baca Juga: Alasan Federasi Futsal Indonesia Kumpulkan Wasit dan Pelatih Pro Futsal League di Malang
Makanya Dirga, sapaan akrabnya mengingatkan saat pertandingan memang semuanya bisa terjadi. Apalagi ke depan akan ada babak playoff yang akan menentukan tim-tim yang gugur. Persaingan tak menutup kemungkinan akan ada hal-hal yang bisa dianggap kontroversial, sehingga memerlukan penyegaran terhadap aturan LoTG.
"Ke depannya untuk menjelang play off ini kita juga akan kembali lagi untuk merefresh, atau menyegarkan pengetahuan LoTG kepala pelatih dan para wasit juga," kata dia.
![Pesan Ketum FFI untuk Wasit dan Ekosistem Pro Futsal League]()
Pemahaman Law of The Game itulah yang menjadi perhatian Federasi Futsal Indonesia dan PSSI, supaya kompetisi bisa berjalan menarik tanpa menghasilkan kontroversi berlebih.
Baca Juga: Sejarah Baru Futsal Indonesia: Pelatih dan Wasit PFL Gelar Diskusi Terbuka
"Kita meredamnya, dengan cara forum komunikasi ini, bukan ada suatu hal tiga hal tiga hal besar, sebenarnya semuanya masih dalam koridor yang masih bukan sebuah insiden yang disengaja," tuturnya.
Rencananya forum komunikasi antara wasit dan pelatih kepala tim Pro Futsal League (PFL) juga akan dilaksanakan saat seluruh pertandingan selesai. "Di akhir musim mungkin akan ada pertemuan bukan non formal akan ada sarasehan seperti hari ini untuk perbaikan-perbaikan di musim depan," imbuhnya.
Deputi Sekjen FFI Dirgantara Pangaribuan mengungkapkan, organisasi dan perangkat pertandingan harus selalu mengingat pesan dari Ketua Umum (Ketum) FFI Michael Sianipar, yang mengingatkan diskusi ini untuk bisa memberikan manfaat dan meningkatkan ekosistem kompetisi PFL.
"Forum komunikasi ini sebagaimana pesan dari Ketua Umum FFI supaya bisa bermanfaat untuk ekosistem PFL, meningkatkan kualitas tim-tim peserta PFL, pelatih, wasit, dan berujung ke kompetisinya," kata Dirgantara Pangaribuan dikonfirmasi pada Jumat (13/6/2025).
Baca Juga: Alasan Federasi Futsal Indonesia Kumpulkan Wasit dan Pelatih Pro Futsal League di Malang
Makanya Dirga, sapaan akrabnya mengingatkan saat pertandingan memang semuanya bisa terjadi. Apalagi ke depan akan ada babak playoff yang akan menentukan tim-tim yang gugur. Persaingan tak menutup kemungkinan akan ada hal-hal yang bisa dianggap kontroversial, sehingga memerlukan penyegaran terhadap aturan LoTG.
"Ke depannya untuk menjelang play off ini kita juga akan kembali lagi untuk merefresh, atau menyegarkan pengetahuan LoTG kepala pelatih dan para wasit juga," kata dia.

Pemahaman Law of The Game itulah yang menjadi perhatian Federasi Futsal Indonesia dan PSSI, supaya kompetisi bisa berjalan menarik tanpa menghasilkan kontroversi berlebih.
Baca Juga: Sejarah Baru Futsal Indonesia: Pelatih dan Wasit PFL Gelar Diskusi Terbuka
"Kita meredamnya, dengan cara forum komunikasi ini, bukan ada suatu hal tiga hal tiga hal besar, sebenarnya semuanya masih dalam koridor yang masih bukan sebuah insiden yang disengaja," tuturnya.
Rencananya forum komunikasi antara wasit dan pelatih kepala tim Pro Futsal League (PFL) juga akan dilaksanakan saat seluruh pertandingan selesai. "Di akhir musim mungkin akan ada pertemuan bukan non formal akan ada sarasehan seperti hari ini untuk perbaikan-perbaikan di musim depan," imbuhnya.
(yov)
Lihat Juga :