Ketika Perang Iran vs Israel Pecah di Lapangan Sepak Bola Teheran

Jum'at, 13 Juni 2025 - 21:00 WIB
loading...
A A A
Jadi, pada dasarnya, final tersebut ditandai dengan kehadiran penonton yang sebagian besar bersifat antagonis. "Mereka melemparkan ayam yang telah disembelih kepada kami, di antara benda-benda lainnya. Seluruh pasukan ditempatkan di dalam lapangan, setiap prajurit berdiri dengan tangan kanan di bahu prajurit lainnya, membentuk lingkaran di sekeliling stadion. Tentara komando ditugaskan untuk mengamankan hotel. Saat kami melakukan perjalanan dengan bus menuju pertandingan, kami diapit oleh sepeda motor polisi besar yang mengawal kami sampai ke lapangan."

Apakah Anda khawatir bahwa kerumunan orang akan bertindak, menyebabkan situasi menjadi tidak terkendali?
"Tentu saja. Segera setelah kami mengamati keadaan di sekitar hotel, bus yang mengantar kami, dan lingkungan di dalam stadion, terlihat jelas ada sesuatu yang tidak beres. Awalnya, pada saat kedatangan kami, kami mengasumsikan semuanya baik-baik saja. Kami berjalan-jalan dan membeli berbagai barang. Namun, ketika mereka mengetahui identitas kami sebagai orang Israel, orang Yahudi, kami menyadari tatapan mereka kepada kami, yang agak mengintimidasi. Sebelumnya, di hotel, mobil-mobil berdatangan pada malam sebelum pertandingan, menyebabkan keributan dengan membunyikan klakson sepanjang malam."

Baca Juga: Tijjani Reijnders Buka-bukaan soal Darah Indonesia setelah Gabung Manchester City: Kami Diajarkan Rendah Hati

Feigenboym juga berbicara tentang atmosfer intimidasi yang diciptakan oleh para penggemar di stadion: "Setiap penonton diberi peluit, dan mereka meneriakkan ‘Iran’. Pada saat itu, saya merasa kaki saya lemas. Itu sangat mengerikan, benar-benar menakutkan. Rasanya seperti gunung berapi yang meletus, saya tidak tahu apakah ada pemain Israel yang pernah bermain di depan 120.000 penggemar."

Apakah Anda pernah mempertimbangkan apa yang mungkin terjadi jika Anda memenangkan pertandingan?
"Lima menit setelah pertandingan dimulai, Shalom Schwarz melakukan terobosan di sisi kiri dan memberikan bola kepada saya sekitar 20 meter dari gawang. Saya melepaskan tendangan keras, dan bola membentur mistar gawang. Pada akhirnya, kami kalah 1-0 karena gol bunuh diri dari Yitzhak Shum. Setelah pertandingan, para pemain mengatakan kepada saya: 'Dengar, jika tendangan Anda masuk di awal pertandingan, mereka akan menghukum mati kami. Itu adalah sentimen yang berlaku."
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
Selama 90 Menit di Los...
Selama 90 Menit di Los Angeles, Iran Akhirnya Rasakan Euforia Piala Dunia 2026
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
FIFA Larang Suporter...
FIFA Larang Suporter Iran Bawa Bendera Pra-Revolusi di Piala Dunia 2026
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Special Bola
Statistik Mengerikan...
Bola Dunia
Statistik Mengerikan Skuad Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bernardo Tavares Yakin...
Liga Indonesia
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Kembali Tajam Bersama Persebaya Surabaya
Shin Tae-yong Ancam...
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Ancam Skuad Persija Jakarta: Pemain Sombong Tidak Akan Dipilih
Rekomendasi
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Berita Terkini
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Latihan Rahasia Korea...
Latihan Rahasia Korea Selatan Disusupi Drone Jelang Hadapi Meksiko
Rahasia Emblem Emas...
Rahasia Emblem Emas Harry Kane di Jersey Piala Dunia 2026
YouTuber Korea Korban...
YouTuber Korea Korban Rasis Dapat Undangan Istimewa FIFA
Roberto Martinez: Tak...
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved