3 Calon Lawan Anthony Joshua untuk Laga Comeback: Tak Ada Nama Tyson Fury!
Senin, 16 Juni 2025 - 06:32 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun banyak penggemar berharap 2025 menjadi tahun pertarungan antara Joshua dan Fury yang telah lama dinanti, kenyataannya ‘The Gypsy King’ tidak masuk dalam perhitungan. Fury sendiri menyatakan masih pensiun dari dunia tinju, membuat pertarungan besar itu setidaknya tertunda hingga tahun depan.
Dengan Oleksandr Usyk dan Daniel Dubois sudah dijadwalkan bertarung pada 19 Juli, keduanya otomatis tidak bisa menjadi lawan Joshua dalam waktu dekat. Hearn pun menyebutkan tiga nama yang tengah dipertimbangkan:
![3 Calon Lawan Anthony Joshua untuk Laga Comeback: Tak Ada Nama Tyson Fury!]()
Petinju asal Amerika ini masuk radar setelah bangkit dari kekalahan melawan Martin Bakole dan menang angka mutlak atas Marios Kollias awal tahun ini. Usianya yang masih muda dan gaya bertarung agresif dianggap cocok untuk menguji ketangguhan Joshua.
![3 Calon Lawan Anthony Joshua untuk Laga Comeback: Tak Ada Nama Tyson Fury!]()
Pertarungan antara Joshua dan Wilder telah beberapa kali nyaris terjadi, namun selalu gagal di detik-detik akhir. Wilder akan kembali naik ring melawan Tyrrell Anthony Herndon akhir Juni. Jika menang dan tampil meyakinkan, nama Wilder bisa menjadi pilihan yang seksi untuk duel penuh daya ledak di penghujung 2025.
![3 Calon Lawan Anthony Joshua untuk Laga Comeback: Tak Ada Nama Tyson Fury!]()
Sempat jadi kandidat utama, namun kemungkinan terpaksa dicoret karena Whyte dijadwalkan menghadapi Moses Itauma pada 16 Agustus. Meski demikian, andai Whyte keluar tanpa cedera, pertarungan ulang dengan Joshua—setelah kalah TKO pada 2015—masih mungkin terjadi.
Saat ditanya tentang kemungkinan menghadapi Zhilei Zhang, Hearn mengaku belum mempertimbangkannya secara serius. “Itu bukan pertarungan yang kami pikirkan. Dia baru saja kalah, tapi saya tidak melihat masalah kalau pertarungan itu benar-benar terjadi,” ujar Hearn.
Tidak satu pun dari ketiga nama tersebut memegang sabuk juara dunia. Namun bagi Joshua, kemenangan dalam pertarungan comeback ini akan menjadi krusial untuk membangun momentum menuju perebutan gelar ketiga kalinya. Kemenangan besar bisa membuka jalan menghadapi pemenang antara Usyk vs Dubois, atau menjadi pemanasan ideal menuju dua mega-fight melawan Tyson Fury pada 2026.
Dengan rekor profesional 28 menang (25 KO) dan 4 kalah dari 32 pertandingan, Joshua masih menjadi daya tarik besar di dunia tinju. Comeback-nya dipastikan bakal jadi salah satu momen paling ditunggu dalam kalender tinju dunia akhir tahun ini.
Dengan Oleksandr Usyk dan Daniel Dubois sudah dijadwalkan bertarung pada 19 Juli, keduanya otomatis tidak bisa menjadi lawan Joshua dalam waktu dekat. Hearn pun menyebutkan tiga nama yang tengah dipertimbangkan:
1. Jared Anderson

Petinju asal Amerika ini masuk radar setelah bangkit dari kekalahan melawan Martin Bakole dan menang angka mutlak atas Marios Kollias awal tahun ini. Usianya yang masih muda dan gaya bertarung agresif dianggap cocok untuk menguji ketangguhan Joshua.
2. Deontay Wilder

Pertarungan antara Joshua dan Wilder telah beberapa kali nyaris terjadi, namun selalu gagal di detik-detik akhir. Wilder akan kembali naik ring melawan Tyrrell Anthony Herndon akhir Juni. Jika menang dan tampil meyakinkan, nama Wilder bisa menjadi pilihan yang seksi untuk duel penuh daya ledak di penghujung 2025.
3. Dillian Whyte

Sempat jadi kandidat utama, namun kemungkinan terpaksa dicoret karena Whyte dijadwalkan menghadapi Moses Itauma pada 16 Agustus. Meski demikian, andai Whyte keluar tanpa cedera, pertarungan ulang dengan Joshua—setelah kalah TKO pada 2015—masih mungkin terjadi.
Saat ditanya tentang kemungkinan menghadapi Zhilei Zhang, Hearn mengaku belum mempertimbangkannya secara serius. “Itu bukan pertarungan yang kami pikirkan. Dia baru saja kalah, tapi saya tidak melihat masalah kalau pertarungan itu benar-benar terjadi,” ujar Hearn.
Tidak satu pun dari ketiga nama tersebut memegang sabuk juara dunia. Namun bagi Joshua, kemenangan dalam pertarungan comeback ini akan menjadi krusial untuk membangun momentum menuju perebutan gelar ketiga kalinya. Kemenangan besar bisa membuka jalan menghadapi pemenang antara Usyk vs Dubois, atau menjadi pemanasan ideal menuju dua mega-fight melawan Tyson Fury pada 2026.
Dengan rekor profesional 28 menang (25 KO) dan 4 kalah dari 32 pertandingan, Joshua masih menjadi daya tarik besar di dunia tinju. Comeback-nya dipastikan bakal jadi salah satu momen paling ditunggu dalam kalender tinju dunia akhir tahun ini.
(sto)
Lihat Juga :