POBSI Pool Circuit Seri III Resmi Dibuka di Bandung, Diikuti 80 Peserta dari 21 Provinsi
Selasa, 17 Juni 2025 - 15:53 WIB
loading...
Perhelatan POBSI (Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia) Pool Circuit Seri III 2025 resmi dibuka di Pitpool Biliar, Jalan Sumatera, Braga, Kota Bandung pada Senin, 16 Juni 2025.Foto: Agi-MPI
A
A
A
BANDUNG - Perhelatan POBSI (Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia) Pool Circuit Seri III 2025 resmi dibuka di Pitpool Biliar, Jalan Sumatera, Braga, Kota Bandung pada Senin, 16 Juni 2025.
Event nasional ini akan berlangsung hingga 19 Juni 2025 dan diikuti oleh puluhan atlet dari berbagai penjuru Indonesia.
Ketua Bagian Organisasi POBSI Jawa Barat, Cecep Rustandi, menyebutkan bahwa Bandung menjadi tuan rumah dari gelaran seri ketiga tahun ini yang diselenggarakan oleh POBSI Pusat.
Baca Juga: PB POBSI Apresiasi Turnamen HDCI 9 Ball Open di Surabaya
Ia menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Barat.
“Alhamdulillah kita terpilih, dan mudah-mudahan kita bisa menyelenggarakan acara ini dengan lancar dan bahagia,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara.
Cecep menjelaskan, sebanyak 80 peserta dari 21 provinsi berpartisipasi dalam turnamen ini. Ia menyebut antusiasme masyarakat, khususnya kalangan muda terhadap olahraga biliar, terus meningkat.
“Ini luar biasa ya. Semakin hari, semakin banyak peminatnya. Biliar ini makin disukai, khususnya oleh anak-anak muda di Bandung,” jelasnya.
Terkait dukungan dari pemerintah, Cecep mengaku bahwa respons dari KONI Jabar dan Pemerintah Kota Bandung cukup positif. Ia pun berharap citra olahraga biliar di mata masyarakat bisa berubah ke arah yang lebih baik.
“Kita tahu citra biliar ini kan dulu identik dengan hiburan malam, tapi kenyataannya tidak juga. Sekarang banyak pemain biliar yang berhijab, dan suasananya pun lebih sehat tanpa alkohol. Jadi kita ingin citra itu berubah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua POBSI Kota Bandung, Agus Sujadi, mengungkapkan apresiasi terhadap pelaksanaan turnamen ini di wilayahnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini selaras dengan program Pemkot Bandung yang tengah mengembangkan sektor sport tourism.
“Saya sangat apresiasi karena dengan adanya event nasional, atlet dari berbagai daerah datang ke Bandung. Itu ikut menghidupkan hotel, kuliner, dan industri olahraga. Ini selaras dengan program KONI dan juga Pemkot,” kata Agus.
Agus juga berharap stigma negatif terhadap olahraga biliar terus bergeser, mengingat sudah banyak atlet yang menorehkan prestasi di berbagai level.
“Image biliar sebagai dunia malam itu sekarang mulai bergeser. Karena kita fokus pada olahraganya, bukan hiburannya. Bahkan saat hari besar agama, kita tetap buka karena orientasinya jelas untuk olahraga,” ungkapnya.
Event nasional ini akan berlangsung hingga 19 Juni 2025 dan diikuti oleh puluhan atlet dari berbagai penjuru Indonesia.
Ketua Bagian Organisasi POBSI Jawa Barat, Cecep Rustandi, menyebutkan bahwa Bandung menjadi tuan rumah dari gelaran seri ketiga tahun ini yang diselenggarakan oleh POBSI Pusat.
Baca Juga: PB POBSI Apresiasi Turnamen HDCI 9 Ball Open di Surabaya
Ia menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Barat.
“Alhamdulillah kita terpilih, dan mudah-mudahan kita bisa menyelenggarakan acara ini dengan lancar dan bahagia,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara.
Cecep menjelaskan, sebanyak 80 peserta dari 21 provinsi berpartisipasi dalam turnamen ini. Ia menyebut antusiasme masyarakat, khususnya kalangan muda terhadap olahraga biliar, terus meningkat.
“Ini luar biasa ya. Semakin hari, semakin banyak peminatnya. Biliar ini makin disukai, khususnya oleh anak-anak muda di Bandung,” jelasnya.
Terkait dukungan dari pemerintah, Cecep mengaku bahwa respons dari KONI Jabar dan Pemerintah Kota Bandung cukup positif. Ia pun berharap citra olahraga biliar di mata masyarakat bisa berubah ke arah yang lebih baik.
“Kita tahu citra biliar ini kan dulu identik dengan hiburan malam, tapi kenyataannya tidak juga. Sekarang banyak pemain biliar yang berhijab, dan suasananya pun lebih sehat tanpa alkohol. Jadi kita ingin citra itu berubah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua POBSI Kota Bandung, Agus Sujadi, mengungkapkan apresiasi terhadap pelaksanaan turnamen ini di wilayahnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini selaras dengan program Pemkot Bandung yang tengah mengembangkan sektor sport tourism.
“Saya sangat apresiasi karena dengan adanya event nasional, atlet dari berbagai daerah datang ke Bandung. Itu ikut menghidupkan hotel, kuliner, dan industri olahraga. Ini selaras dengan program KONI dan juga Pemkot,” kata Agus.
Agus juga berharap stigma negatif terhadap olahraga biliar terus bergeser, mengingat sudah banyak atlet yang menorehkan prestasi di berbagai level.
“Image biliar sebagai dunia malam itu sekarang mulai bergeser. Karena kita fokus pada olahraganya, bukan hiburannya. Bahkan saat hari besar agama, kita tetap buka karena orientasinya jelas untuk olahraga,” ungkapnya.
(sto)
Lihat Juga :