Jaime Munguia Positif Doping: Kemenangan dan Kariernya di Ujung Tanduk
Rabu, 18 Juni 2025 - 09:49 WIB
loading...
Jaime Munguia Positif Doping: Kemenangan dan Kariernya di Ujung Tanduk/Queensberry Promotions/Boxing News 24
A
A
A
Jaime Munguia positif doping membuat kemenangan dan kariernya di ujung tanduk setelah Sampel B miliknya mengandung testosteron sintetis. Kandungan testosteron sintetis itu ditemukan dalam sample B setelah kemenangan angka yang diraihnya atas Bruno Surace dalam laga ulang mereka pada tanggal 3 Mei lalu di Riyadh.
Kemenangan Munguia atas Surace (26-1-2, 5 KO) kini dapat berubah menjadi keputusan no contest, dan ia dapat menghadapi hukuman skorsing. Kemenangan Munguia dirusak oleh hasil tes sampel B yang positif mengandung testosteron eksogen, dan hal ini membuat karier petarung Meksiko berusia 28 tahun ini berada dalam bahaya.
Baca Juga: Canelo Terlalu Besar untuk Crawford, Shane Mosley: Tanggal 13 Hari Sial bud
Menjelang laga ulangnya melawan atlet Perancis, Surace, Munguia memiliki rekor 1-2, dan kariernya berada dalam kondisi yang buruk. Mike Coppinger mengungkapkan berita hari ini tentang sampel B Munguia yang positif menggunakan testosteron sintetis.
Ketika hasil tes positif awal diumumkan pada 29 Mei, Munguia mengungkapkan keterkejutannya, dengan mengatakan, “Beberapa ahli telah menjelaskan bahwa ada beberapa cara kontaminasi dapat terjadi.”
Ia mengatakan bahwa ia belum pernah dites positif selama kariernya. Hasil tes positif pada pertandingan ulang melawan Surace tidak masuk akal. Kekalahan Munguia pada bulan Desember lalu seharusnya merupakan situasi dimana ia hanya terkena pukulan saat sedang gegabah.
Pertarungan pertama dipandang sebagai pilihan yang tepat oleh Munguia, dengan memilih Surace yang tidak dikenal, yang belum pernah mengalahkan petarung terkenal selama kariernya. Bahkan dengan skorsing selama enam bulan, akan sulit bagi Munguia untuk pulih dari hal ini.
Ia tampil biasa-biasa saja saat kalah dari Surace dan kalah dari Saul Canelo Alvarez tahun lalu. Jika Munguia kembali menjadi penantang yang biasa-biasa saja seperti sebelumnya, maka karirnya akan berakhir. Kemampuannya masih jauh dari level teratas.
Baca Juga: KO Mario Barrios, Kekuatan Tersembunyi Manny Pacquiao
Ada banyak petarung dalam 15 besar yang akan berpesta dengan versi Munguia yang dikalahkan Surace pada bulan Desember lalu di Tijuana. Para penggemar bertanya-tanya mengapa Munguia (45-2, 35 KO) tampil sangat impresif dalam laga ulangnya melawan Surace.
Ia mampu melewati pukulan kanan Surace yang seperti ular kobra seperti tidak ada apa-apanya, dan terlihat lebih kuat dari sebelumnya. Beberapa penggemar mempertanyakan bagaimana Jaime dapat berubah dari petarung yang tidak bertenaga dan kalah KO dalam enam ronde pada bulan Desember lalu, menjadi petarung layaknya Superman yang dengan mudah mengalahkan Surace pada pertandingan ulang bulan Mei lalu. Munguia menang dengan skor 117-111, 116-112, dan 117-111.
Kemenangan Munguia atas Surace (26-1-2, 5 KO) kini dapat berubah menjadi keputusan no contest, dan ia dapat menghadapi hukuman skorsing. Kemenangan Munguia dirusak oleh hasil tes sampel B yang positif mengandung testosteron eksogen, dan hal ini membuat karier petarung Meksiko berusia 28 tahun ini berada dalam bahaya.
Baca Juga: Canelo Terlalu Besar untuk Crawford, Shane Mosley: Tanggal 13 Hari Sial bud
Menjelang laga ulangnya melawan atlet Perancis, Surace, Munguia memiliki rekor 1-2, dan kariernya berada dalam kondisi yang buruk. Mike Coppinger mengungkapkan berita hari ini tentang sampel B Munguia yang positif menggunakan testosteron sintetis.
Ketika hasil tes positif awal diumumkan pada 29 Mei, Munguia mengungkapkan keterkejutannya, dengan mengatakan, “Beberapa ahli telah menjelaskan bahwa ada beberapa cara kontaminasi dapat terjadi.”
Ia mengatakan bahwa ia belum pernah dites positif selama kariernya. Hasil tes positif pada pertandingan ulang melawan Surace tidak masuk akal. Kekalahan Munguia pada bulan Desember lalu seharusnya merupakan situasi dimana ia hanya terkena pukulan saat sedang gegabah.
Pertarungan pertama dipandang sebagai pilihan yang tepat oleh Munguia, dengan memilih Surace yang tidak dikenal, yang belum pernah mengalahkan petarung terkenal selama kariernya. Bahkan dengan skorsing selama enam bulan, akan sulit bagi Munguia untuk pulih dari hal ini.
Ia tampil biasa-biasa saja saat kalah dari Surace dan kalah dari Saul Canelo Alvarez tahun lalu. Jika Munguia kembali menjadi penantang yang biasa-biasa saja seperti sebelumnya, maka karirnya akan berakhir. Kemampuannya masih jauh dari level teratas.
Baca Juga: KO Mario Barrios, Kekuatan Tersembunyi Manny Pacquiao
Ada banyak petarung dalam 15 besar yang akan berpesta dengan versi Munguia yang dikalahkan Surace pada bulan Desember lalu di Tijuana. Para penggemar bertanya-tanya mengapa Munguia (45-2, 35 KO) tampil sangat impresif dalam laga ulangnya melawan Surace.
Ia mampu melewati pukulan kanan Surace yang seperti ular kobra seperti tidak ada apa-apanya, dan terlihat lebih kuat dari sebelumnya. Beberapa penggemar mempertanyakan bagaimana Jaime dapat berubah dari petarung yang tidak bertenaga dan kalah KO dalam enam ronde pada bulan Desember lalu, menjadi petarung layaknya Superman yang dengan mudah mengalahkan Surace pada pertandingan ulang bulan Mei lalu. Munguia menang dengan skor 117-111, 116-112, dan 117-111.
(aww)
Lihat Juga :