Video Brutal Conor McGregor Diduga Pukul Pengunjung Kelab Malam di Ibiza Tersebar Luas
Rabu, 18 Juni 2025 - 09:09 WIB
loading...
Conor McGregor kembali menjadi sorotan publik, namun kali ini bukan karena aksinya di oktagon, melainkan dugaan keterlibatannya dalam perkelahian di sebuah klub malam di Ibiza / Foto: MMA Mania
A
A
A
Conor McGregor kembali menjadi sorotan publik, namun kali ini bukan karena aksinya di oktagon, melainkan dugaan keterlibatannya dalam perkelahian di sebuah klub malam di Ibiza. Sebuah rekaman brutal yang memperlihatkan McGregor terlibat kontak fisik dengan seorang pria telah tersebar luas secara daring, memicu kehebohan di kalangan penggemar dan media.
Petarung sensasional berusia 36 tahun itu diketahui tengah menikmati waktu liburan di Kepulauan Balearic selama beberapa hari terakhir. Ia bahkan sempat tertangkap kamera berpesta bersama selebritas seperti bintang reality TV Katie Price dan pemilik klub, Wayne Lineker.
McGregor sendiri aktif mengunggah foto-foto perjalanannya ke media sosial, menunjukkan ia tengah bersenang-senang di Kepulauan Balearic.
Baca Juga: Jon Jones: Drama Perebutan Gelar Kelas Berat UFC dan Bayang-bayang Francis Ngannou
Namun, kegembiraan itu tampaknya tercoreng insiden pada Selasa (17/6/2025) dini hari waktu setempat. Media The Sun berhasil merekam cuplikan video yang menunjukkan McGregor tampak memukul pria lain saat berpesta.
Dalam rekaman tersebut, McGregor terlihat berbicara dengan seorang pria sebelum kemudian melingkarkan lengannya di sekitar pengunjung klub itu di atas panggung yang ditinggikan. Namun, situasi dengan cepat memanas.
McGregor terlihat melayangkan dua pukulan terpisah dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya masih memegang minuman. Beberapa orang kemudian segera memisahkan petarung brewok itu dari pria yang menjadi sasaran pukulan.
Baca Juga: Manny Pacquiao Dikalahkan Mario Barrios dengan Mudah
Motif di balik pertengkaran tersebut belum diketahui dengan jelas. Namun, seorang sumber yang berbicara kepada The Sun mengatakan: "Jelas ada sesuatu yang dikatakan yang membuatnya kesal, dan dia bereaksi sangat buruk."
"Pria itu tampak jatuh ke lantai, dan teman-temannya datang untuk mengangkatnya dan membawanya pergi. Tidak ada konsekuensi apa pun bagi Conor, tetapi orang yang dipukulnya dibawa pergi, dan saya tidak melihatnya lagi," tambah sumber itu kepada The Sun dikutip dari SPORTbible, Rabu (18/6/2025).
Insiden ini menambah panjang daftar kontroversi di luar oktagon yang menyelimuti mantan juara dua divisi UFC tersebut. Sejak kekalahan dari Dustin Poirier pada Juli 2021, McGregor memang belum pernah bertarung lagi.
McGregor bahkan telah membatalkan jadwal pertarungan yang sangat dinanti melawan Michael Chandler. Pada Maret lalu, McGregor mengklaim sedang "berunding" untuk dua pertarungan, namun hingga kini belum ada kesepakatan yang tercapai.
Presiden UFC, Dana White, juga telah memberikan update pesimis mengenai kembalinya McGregor ke oktagon. "Ia tidak akan bertarung dalam waktu dekat," kata White kepada Adam Glyn pada Mei lalu. "Saya belum berbicara dengannya semenit pun, tetapi ya, saya tidak tahu."
Di luar arena pertarungan, McGregor juga baru-baru ini dinyatakan bersalah atas penyerangan terhadap Nikita Hand di sebuah hotel di Dublin enam tahun lalu. Setelah kasus perdata yang panjang di pengadilan Republik Irlandia, pada November 2024, Hand dianugerahi ganti rugi sebesar 248.000 euro. Namun, BBC News melaporkan pada Februari 2025 bahwa McGregor berniat mengajukan banding atas putusan tersebut.
Petarung sensasional berusia 36 tahun itu diketahui tengah menikmati waktu liburan di Kepulauan Balearic selama beberapa hari terakhir. Ia bahkan sempat tertangkap kamera berpesta bersama selebritas seperti bintang reality TV Katie Price dan pemilik klub, Wayne Lineker.
McGregor sendiri aktif mengunggah foto-foto perjalanannya ke media sosial, menunjukkan ia tengah bersenang-senang di Kepulauan Balearic.
Baca Juga: Jon Jones: Drama Perebutan Gelar Kelas Berat UFC dan Bayang-bayang Francis Ngannou
Namun, kegembiraan itu tampaknya tercoreng insiden pada Selasa (17/6/2025) dini hari waktu setempat. Media The Sun berhasil merekam cuplikan video yang menunjukkan McGregor tampak memukul pria lain saat berpesta.
Dalam rekaman tersebut, McGregor terlihat berbicara dengan seorang pria sebelum kemudian melingkarkan lengannya di sekitar pengunjung klub itu di atas panggung yang ditinggikan. Namun, situasi dengan cepat memanas.
McGregor terlihat melayangkan dua pukulan terpisah dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya masih memegang minuman. Beberapa orang kemudian segera memisahkan petarung brewok itu dari pria yang menjadi sasaran pukulan.
Baca Juga: Manny Pacquiao Dikalahkan Mario Barrios dengan Mudah
Motif di balik pertengkaran tersebut belum diketahui dengan jelas. Namun, seorang sumber yang berbicara kepada The Sun mengatakan: "Jelas ada sesuatu yang dikatakan yang membuatnya kesal, dan dia bereaksi sangat buruk."
"Pria itu tampak jatuh ke lantai, dan teman-temannya datang untuk mengangkatnya dan membawanya pergi. Tidak ada konsekuensi apa pun bagi Conor, tetapi orang yang dipukulnya dibawa pergi, dan saya tidak melihatnya lagi," tambah sumber itu kepada The Sun dikutip dari SPORTbible, Rabu (18/6/2025).
Jauh dari Oktagon, Dekat dengan Masalah Hukum
Insiden ini menambah panjang daftar kontroversi di luar oktagon yang menyelimuti mantan juara dua divisi UFC tersebut. Sejak kekalahan dari Dustin Poirier pada Juli 2021, McGregor memang belum pernah bertarung lagi.
McGregor bahkan telah membatalkan jadwal pertarungan yang sangat dinanti melawan Michael Chandler. Pada Maret lalu, McGregor mengklaim sedang "berunding" untuk dua pertarungan, namun hingga kini belum ada kesepakatan yang tercapai.
Presiden UFC, Dana White, juga telah memberikan update pesimis mengenai kembalinya McGregor ke oktagon. "Ia tidak akan bertarung dalam waktu dekat," kata White kepada Adam Glyn pada Mei lalu. "Saya belum berbicara dengannya semenit pun, tetapi ya, saya tidak tahu."
Di luar arena pertarungan, McGregor juga baru-baru ini dinyatakan bersalah atas penyerangan terhadap Nikita Hand di sebuah hotel di Dublin enam tahun lalu. Setelah kasus perdata yang panjang di pengadilan Republik Irlandia, pada November 2024, Hand dianugerahi ganti rugi sebesar 248.000 euro. Namun, BBC News melaporkan pada Februari 2025 bahwa McGregor berniat mengajukan banding atas putusan tersebut.
(yov)
Lihat Juga :