Francisco Rodriguez Robohkan Galal Yafai, Rampas Sabuk Juara Interim WBC
Minggu, 22 Juni 2025 - 06:32 WIB
loading...
A
A
A
Rodriguez, yang berusia 32 tahun, menekan maju dengan hook liar yang mengenai Yafai pada ronde kedua. Yafai merespon dengan baik dengan sebuah pukulan kiri, namun itu memantul di dagu Rodriguez dan ia kembali menyerang dengan pukulan yang sama.
Yafai memberikan perlawanan yang baik pada ronde ketiga, namun ia masih terkena pukulan kanan Rodriguez yang melingkar liar. Yafai mulai menemukan sasaran untuk pukulan kirinya ke arah tubuh, namun nampaknya itu tidak terlalu berpengaruh. Sebuah luka terbuka di bawah mata kiri Yafai saat keduanya bertemu di tengah ring pada ronde keempat.
Yafai, terlepas dari itu, nampak lebih mampu mengatasi ukuran tubuh Rodriguez; alih-alih mencoba bergulat dengan atlet Meksiko yang lebih besar itu, ia justru meloncat ke sisi ring dan menyerang balik dengan pukulan kirinya. Kepala keduanya beradu saat mereka bertemu di akhir ronde, dimana sebuah luka parah terbuka di atas mata kiri Rodriguez.
Yafai terus menekan maju dan berhasil dengan pukulan kirinya pada ronde kelima, namun Rodriguez menangkapnya dengan sebuah pukulan kanan yang kembali menggoyahkan Yafai. Yafai dengan berani menekan maju, namun ia terus terkena serangan yang sama dan nampaknya hanya masalah waktu sebelum serangan itu menjatuhkannya ke atas kanvas.
Yafai menjalani ronde keenam dengan baik, membalas serangan Rodriguez dengan baik, namun pada akhir ronde, Rodriguez masuk dan mendaratkan sebuah pukulan kanan keras yang melukai Yafai. Petinju Meksiko itu lalu melanjutkan dengan tiga pukulan lainnya yang mendarat di bagian atas kepala Yafai. Yafai terluka, namun bel pertandingan berbunyi beberapa saat kemudian.
Tidak lama kemudian, Rodriguez kembali membuat Yafai terluka. Pada awal ronde ketujuh, atlet Meksiko ini mendaratkan sebuah pukulan kiri yang membuat Yafai goyah dan berusaha keras untuk bertahan. Rodriguez mendaratkan sebuah tinju kanan yang keras dan mendorong Yafai ke atas kanvas. Hal itu dianggap sebagai sebuah dorongan, namun Yafai nampak terluka dan mampu bertahan dengan baik selama sisa ronde tersebut.
Rodriguez kembali menambah tekanan pada Yafai pada ronde kedelapan dan petarung tuan rumah itu terlihat semakin terpuruk. Ia melawan dengan gagah berani, namun ia menerima terlalu banyak serangan, dan itu mendekati waktu dimana tim pojok Yafai harus mulai berpikir untuk menariknya keluar.
Yafai memberikan perlawanan yang baik pada ronde ketiga, namun ia masih terkena pukulan kanan Rodriguez yang melingkar liar. Yafai mulai menemukan sasaran untuk pukulan kirinya ke arah tubuh, namun nampaknya itu tidak terlalu berpengaruh. Sebuah luka terbuka di bawah mata kiri Yafai saat keduanya bertemu di tengah ring pada ronde keempat.
Yafai, terlepas dari itu, nampak lebih mampu mengatasi ukuran tubuh Rodriguez; alih-alih mencoba bergulat dengan atlet Meksiko yang lebih besar itu, ia justru meloncat ke sisi ring dan menyerang balik dengan pukulan kirinya. Kepala keduanya beradu saat mereka bertemu di akhir ronde, dimana sebuah luka parah terbuka di atas mata kiri Rodriguez.
Yafai terus menekan maju dan berhasil dengan pukulan kirinya pada ronde kelima, namun Rodriguez menangkapnya dengan sebuah pukulan kanan yang kembali menggoyahkan Yafai. Yafai dengan berani menekan maju, namun ia terus terkena serangan yang sama dan nampaknya hanya masalah waktu sebelum serangan itu menjatuhkannya ke atas kanvas.
Yafai menjalani ronde keenam dengan baik, membalas serangan Rodriguez dengan baik, namun pada akhir ronde, Rodriguez masuk dan mendaratkan sebuah pukulan kanan keras yang melukai Yafai. Petinju Meksiko itu lalu melanjutkan dengan tiga pukulan lainnya yang mendarat di bagian atas kepala Yafai. Yafai terluka, namun bel pertandingan berbunyi beberapa saat kemudian.
Tidak lama kemudian, Rodriguez kembali membuat Yafai terluka. Pada awal ronde ketujuh, atlet Meksiko ini mendaratkan sebuah pukulan kiri yang membuat Yafai goyah dan berusaha keras untuk bertahan. Rodriguez mendaratkan sebuah tinju kanan yang keras dan mendorong Yafai ke atas kanvas. Hal itu dianggap sebagai sebuah dorongan, namun Yafai nampak terluka dan mampu bertahan dengan baik selama sisa ronde tersebut.
Rodriguez kembali menambah tekanan pada Yafai pada ronde kedelapan dan petarung tuan rumah itu terlihat semakin terpuruk. Ia melawan dengan gagah berani, namun ia menerima terlalu banyak serangan, dan itu mendekati waktu dimana tim pojok Yafai harus mulai berpikir untuk menariknya keluar.
Lihat Juga :