Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Bung Kesit: Waspadai Kebiasaan Non-Teknis
Senin, 23 Juni 2025 - 18:08 WIB
loading...
Langkah Timnas Indonesia di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dipastikan tak akan mudah / Foto: Isra Triansyah
A
A
A
Langkah Timnas Indonesia di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dipastikan tak akan mudah. Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, memberikan peringatan serius kepada Skuad Garuda untuk mewaspadai masalah non-teknis, terutama karena pertandingan tidak akan dimainkan di tempat netral.
Timnas Indonesia akan bersaing dengan lima negara kuat Timur Tengah di babak krusial ini: Arab Saudi, Qatar, Oman, Irak, dan Uni Emirat Arab. Sebuah tantangan besar mengingat dominasi geografis lawan-lawan tersebut. Keputusan AFC menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah babak keempat (8-14 Oktober 2025) justru menuai kekhawatiran.
Pasalnya, kedua negara tersebut juga merupakan kontestan babak ini. Hal inilah yang menjadi sorotan utama Kesit Budi Handoyo.
Baca Juga: Suporter Timnas Indonesia Mendunia! Rekor Penonton Terbanyak di Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
"Yang harus diwaspadai lebih kepada masalah non teknis, karena bermain di negara peserta ronde keempat. Bukan di tempat netral," kata Kesit kepada iNews Media Group, Senin (23/6/2025).
Kesit tak menampik adanya kemungkinan 'main kotor' dari negara tuan rumah. Ia bahkan menyebut bahwa beberapa negara Timur Tengah memiliki reputasi sering diuntungkan oleh keputusan wasit.
"Saya pikir kita sudah paham betul kebiasaan-kebiasaan buruk 'mereka' demi bisa lolos dari persaingan," sambungnya.
Baca Juga: Market Value Tertinggi 5 Pemain Timnas Kontestan Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kesit menginginkan para pemain Timnas Indonesia fokus memantapkan persiapan secara menyeluruh. Dengan penampilan yang solid, konsisten, dan mental baja, Skuad Garuda diharapkan tak akan 'dikerjai' oleh faktor non-teknis.
"Hanya dengan penampilan yang baik, solid dan konsisten dari Timnas Indonesia lah yang membuat lawan akan sulit mematahkan kita dengan hal-hal non teknis," papar Kesit.
Enam tim yang lolos ke babak keempat ini akan dibagi menjadi dua grup, masing-masing berisi tiga tim. Juara grup akan langsung mendapatkan tiket Piala Dunia 2026, sementara runner-up masing-masing grup akan berduel dalam babak playoff untuk memperebutkan satu tempat lagi atau tiket menuju playoff antar-konfederasi.
Undian pembagian grup babak keempat akan dilaksanakan pada 17 Juli 2025. Timnas Indonesia akan menempati pot 3 bersama Oman karena memiliki peringkat FIFA terendah di antara kontestan. Ini berarti, Skuad Garuda berpeluang besar bersua raksasa-raksasa seperti Arab Saudi, Qatar, dan Irak di grup yang sama.
Timnas Indonesia akan bersaing dengan lima negara kuat Timur Tengah di babak krusial ini: Arab Saudi, Qatar, Oman, Irak, dan Uni Emirat Arab. Sebuah tantangan besar mengingat dominasi geografis lawan-lawan tersebut. Keputusan AFC menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah babak keempat (8-14 Oktober 2025) justru menuai kekhawatiran.
Pasalnya, kedua negara tersebut juga merupakan kontestan babak ini. Hal inilah yang menjadi sorotan utama Kesit Budi Handoyo.
Baca Juga: Suporter Timnas Indonesia Mendunia! Rekor Penonton Terbanyak di Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
"Yang harus diwaspadai lebih kepada masalah non teknis, karena bermain di negara peserta ronde keempat. Bukan di tempat netral," kata Kesit kepada iNews Media Group, Senin (23/6/2025).
Kesit tak menampik adanya kemungkinan 'main kotor' dari negara tuan rumah. Ia bahkan menyebut bahwa beberapa negara Timur Tengah memiliki reputasi sering diuntungkan oleh keputusan wasit.
"Saya pikir kita sudah paham betul kebiasaan-kebiasaan buruk 'mereka' demi bisa lolos dari persaingan," sambungnya.
Baca Juga: Market Value Tertinggi 5 Pemain Timnas Kontestan Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kesit menginginkan para pemain Timnas Indonesia fokus memantapkan persiapan secara menyeluruh. Dengan penampilan yang solid, konsisten, dan mental baja, Skuad Garuda diharapkan tak akan 'dikerjai' oleh faktor non-teknis.
"Hanya dengan penampilan yang baik, solid dan konsisten dari Timnas Indonesia lah yang membuat lawan akan sulit mematahkan kita dengan hal-hal non teknis," papar Kesit.
Format Grup dan Undian Krusial
Enam tim yang lolos ke babak keempat ini akan dibagi menjadi dua grup, masing-masing berisi tiga tim. Juara grup akan langsung mendapatkan tiket Piala Dunia 2026, sementara runner-up masing-masing grup akan berduel dalam babak playoff untuk memperebutkan satu tempat lagi atau tiket menuju playoff antar-konfederasi.
Undian pembagian grup babak keempat akan dilaksanakan pada 17 Juli 2025. Timnas Indonesia akan menempati pot 3 bersama Oman karena memiliki peringkat FIFA terendah di antara kontestan. Ini berarti, Skuad Garuda berpeluang besar bersua raksasa-raksasa seperti Arab Saudi, Qatar, dan Irak di grup yang sama.
(yov)
Lihat Juga :