Kenapa Oleksandr Usyk Ditinggal Promotor Alex Krassyuk?
Selasa, 24 Juni 2025 - 14:12 WIB
loading...
Kenapa Oleksandr Usyk Ditinggal Promotor Alex Krassyuk?
A
A
A
Petinju tak terkalahkan Oleksandr Usyk resmi berpisah dengan promotor yang telah menemaninya selama lebih dari satu dekade, Alex Krassyuk. Kabar mengejutkan ini memicu berbagai spekulasi, mengingat keduanya telah membentuk salah satu duet paling sukses dalam sejarah tinju modern.
Krassyuk adalah sosok di balik layar yang membawa Usyk menjadi juara dunia sejati di dua kelas berbeda: kelas penjelajah (cruiserweight) dan kelas berat. Bersama, mereka menaklukkan dunia tinju, menyusun rekor sempurna 23 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 14 kemenangan KO.
Namun jelang pertarungan besar melawan Daniel Dubois untuk mempertahankan status juara dunia tak terbantahkan kelas berat, Usyk harus berjalan tanpa sang promotor yang selama ini menjadi rekan setianya. Belum ada pernyataan resmi soal alasan perpisahan ini, tapi sejumlah kemungkinan mulai muncul ke permukaan.
Setelah kemenangan atas dua nama besar seperti Anthony Joshua dan Tyson Fury, pamor Usyk melejit ke level global. Di titik ini, Usyk disebut mulai mengambil alih kendali penuh atas kariernya. Dengan daya tarik pasar yang kuat, ia tak lagi membutuhkan figur promotor untuk menjembatani kesepakatan. Usyk bisa bicara langsung ke jaringan siaran dan sponsor—artinya, lebih banyak keuntungan langsung ke kantongnya.
Di sisi lain, kemitraan Krassyuk dan Usyk telah mencapai "misi mustahil" yang mereka bentuk sejak 2013. “Dua pemuda penuh mimpi ingin mengubah dunia tinju,” kenang Krassyuk dalam pernyataan emosionalnya. “Dan kami berhasil.”
Pisahnya Krassyuk bisa menandakan arah baru dalam karier Usyk. Petinju Ukraina itu sempat menyatakan ketertarikannya untuk menjajal laga crossover—bahkan melawan bintang UFC Alex Pereira yang tengah dikabarkan ingin banting setir ke tinju. Tak hanya itu, Usyk juga terbuka untuk duel MMA melawan Jake Paul, petinju YouTuber yang tengah mempersiapkan debutnya di PFL. Mengingat latar belakang gulat dan jiu-jitsu Usyk, laga semacam itu bisa jadi tambang emas terakhir sebelum pensiun.
Meski berpisah, Krassyuk tak menyimpan dendam. Dalam pernyataannya, ia menyebut Usyk sebagai “Double Undisputed” dan memohon agar Tuhan memberkati setiap langkah Usyk ke depan.
“Terima kasih untuk 12 tahun yang luar biasa. Mimpi itu nyata,” tutup Krassyuk.
Kini, semua mata tertuju pada langkah Usyk selanjutnya. Akankah ia tetap di jalur klasik mempertahankan sabuk? Atau justru menutup karier dengan gebrakan lintas disiplin?
Krassyuk adalah sosok di balik layar yang membawa Usyk menjadi juara dunia sejati di dua kelas berbeda: kelas penjelajah (cruiserweight) dan kelas berat. Bersama, mereka menaklukkan dunia tinju, menyusun rekor sempurna 23 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 14 kemenangan KO.
Namun jelang pertarungan besar melawan Daniel Dubois untuk mempertahankan status juara dunia tak terbantahkan kelas berat, Usyk harus berjalan tanpa sang promotor yang selama ini menjadi rekan setianya. Belum ada pernyataan resmi soal alasan perpisahan ini, tapi sejumlah kemungkinan mulai muncul ke permukaan.
Setelah kemenangan atas dua nama besar seperti Anthony Joshua dan Tyson Fury, pamor Usyk melejit ke level global. Di titik ini, Usyk disebut mulai mengambil alih kendali penuh atas kariernya. Dengan daya tarik pasar yang kuat, ia tak lagi membutuhkan figur promotor untuk menjembatani kesepakatan. Usyk bisa bicara langsung ke jaringan siaran dan sponsor—artinya, lebih banyak keuntungan langsung ke kantongnya.
Di sisi lain, kemitraan Krassyuk dan Usyk telah mencapai "misi mustahil" yang mereka bentuk sejak 2013. “Dua pemuda penuh mimpi ingin mengubah dunia tinju,” kenang Krassyuk dalam pernyataan emosionalnya. “Dan kami berhasil.”
Jalan Baru: MMA dan Crossover Fight?
Pisahnya Krassyuk bisa menandakan arah baru dalam karier Usyk. Petinju Ukraina itu sempat menyatakan ketertarikannya untuk menjajal laga crossover—bahkan melawan bintang UFC Alex Pereira yang tengah dikabarkan ingin banting setir ke tinju. Tak hanya itu, Usyk juga terbuka untuk duel MMA melawan Jake Paul, petinju YouTuber yang tengah mempersiapkan debutnya di PFL. Mengingat latar belakang gulat dan jiu-jitsu Usyk, laga semacam itu bisa jadi tambang emas terakhir sebelum pensiun.
Meski berpisah, Krassyuk tak menyimpan dendam. Dalam pernyataannya, ia menyebut Usyk sebagai “Double Undisputed” dan memohon agar Tuhan memberkati setiap langkah Usyk ke depan.
“Terima kasih untuk 12 tahun yang luar biasa. Mimpi itu nyata,” tutup Krassyuk.
Kini, semua mata tertuju pada langkah Usyk selanjutnya. Akankah ia tetap di jalur klasik mempertahankan sabuk? Atau justru menutup karier dengan gebrakan lintas disiplin?
(sto)
Lihat Juga :