Petualangan Baru Mark Magsayo di Kelas Bulu Super 58,9 Kg
Kamis, 26 Juni 2025 - 17:12 WIB
loading...
A
A
A
Magsayo akan membutuhkan seluruh energinya untuk menghadapi Mata, 21-2-2 (13 KO), seorang petarung yang penuh aksi dari Jalisco, Meksiko. Mata datang dengan lima kemenangan beruntun sejak kekalahan angka terbelah dari Jose Luis Vazquez Hernandez pada tahun 2023.
Petinju berusia 24 tahun ini hanya pernah dihentikan satu kali, saat menghadapi Eduardo Hernandez - penantang berbobot 58,9 kilogram yang diperintahkan oleh WBC untuk bertarung dalam laga perebutan gelar sebelum Hernandez mengundurkan diri karena masalah medis. "Jorge Mata adalah petarung yang baik, dia bertarung dengan Eduardo Hernandez, dia bertarung dengan baik. Saya tahu gayanya, dia bagus, dan saya telah mempersiapkan diri untuk itu sejak pertarungan terakhir saya," kata Magsayo.
Somodio menambahkan: "Ini adalah laga yang sangat bagus karena ia suka bertarung, Mark juga suka bertarung, maka saya rasa ini akan menjadi laga yang menyenangkan untuk ditonton. Saya rasa gaya bertarung Mark sangat cocok untuknya."
Walau laga ini tidak akan ditayangkan di televisi dalam pay-per-view PBC, Magsayo memiliki motivasi yang tinggi untuk menghadapi laga 10 ronde ini. Pertarungan ini akan berada di undercard Barrios vs Pacquiao, memberikan Magsayo kesempatan yang lebih besar untuk tampil di laga tambahan dari petinju Filipina yang paling sukses dan populer sepanjang masa.
Kembalinya Pacquiao ke atas ring setelah empat tahun tidak aktif telah membawa perhatian yang lebih besar bagi para petinju Filipina, termasuk Magsayo. ''Sebuah kehormatan bisa bertarung bersama petinju legendaris seperti Manny Pacquiao,” ujar Magsayo, yang telah menang tiga kali berturut-turut sejak kalah angka mutlak dari Rey Vargas.
"Dia adalah pahlawan saya, dia adalah mentor saya, dia adalah alasan saya mulai bertinju. Ia selalu memberi saya motivasi setiap kali berlatih dan bertanding. Sekarang saya berada di laga tambahan untuk kedua kalinya, jadi merupakan kehormatan bagi saya untuk bertarung dengannya. Setiap kali kami berlari bersama, berlatih bersama, ia memotivasi kami dan menginspirasi kami untuk berlatih dan bekerja lebih keras. Ia menularkan mentalitas Mamba itu."
Walau ini bukanlah laga perebutan gelar, ada banyak hal yang dipertaruhkan bagi Magsayo. Jika ia menang, promotor Sean Gibbons mengatakan bahwa Magsayo akan diperintahkan oleh WBC untuk menghadapi penantang nomor 3, Michael Magnesi, 25-2 (13 KO), dari Lazio, Italia, dalam pertarungan eliminasi. Magsayo-Magnesi akan menentukan penantang wajib bagi pemenang antara pemegang gelar O'Shaquie Foster dan Stephen Fulton, yang akan berlangsung pada tanggal 16 Agustus dalam laga tambahan dari pertandingan ulang Gervonta Davis vs Lamont Roach.
Petinju berusia 24 tahun ini hanya pernah dihentikan satu kali, saat menghadapi Eduardo Hernandez - penantang berbobot 58,9 kilogram yang diperintahkan oleh WBC untuk bertarung dalam laga perebutan gelar sebelum Hernandez mengundurkan diri karena masalah medis. "Jorge Mata adalah petarung yang baik, dia bertarung dengan Eduardo Hernandez, dia bertarung dengan baik. Saya tahu gayanya, dia bagus, dan saya telah mempersiapkan diri untuk itu sejak pertarungan terakhir saya," kata Magsayo.
Somodio menambahkan: "Ini adalah laga yang sangat bagus karena ia suka bertarung, Mark juga suka bertarung, maka saya rasa ini akan menjadi laga yang menyenangkan untuk ditonton. Saya rasa gaya bertarung Mark sangat cocok untuknya."
Walau laga ini tidak akan ditayangkan di televisi dalam pay-per-view PBC, Magsayo memiliki motivasi yang tinggi untuk menghadapi laga 10 ronde ini. Pertarungan ini akan berada di undercard Barrios vs Pacquiao, memberikan Magsayo kesempatan yang lebih besar untuk tampil di laga tambahan dari petinju Filipina yang paling sukses dan populer sepanjang masa.
Kembalinya Pacquiao ke atas ring setelah empat tahun tidak aktif telah membawa perhatian yang lebih besar bagi para petinju Filipina, termasuk Magsayo. ''Sebuah kehormatan bisa bertarung bersama petinju legendaris seperti Manny Pacquiao,” ujar Magsayo, yang telah menang tiga kali berturut-turut sejak kalah angka mutlak dari Rey Vargas.
"Dia adalah pahlawan saya, dia adalah mentor saya, dia adalah alasan saya mulai bertinju. Ia selalu memberi saya motivasi setiap kali berlatih dan bertanding. Sekarang saya berada di laga tambahan untuk kedua kalinya, jadi merupakan kehormatan bagi saya untuk bertarung dengannya. Setiap kali kami berlari bersama, berlatih bersama, ia memotivasi kami dan menginspirasi kami untuk berlatih dan bekerja lebih keras. Ia menularkan mentalitas Mamba itu."
Walau ini bukanlah laga perebutan gelar, ada banyak hal yang dipertaruhkan bagi Magsayo. Jika ia menang, promotor Sean Gibbons mengatakan bahwa Magsayo akan diperintahkan oleh WBC untuk menghadapi penantang nomor 3, Michael Magnesi, 25-2 (13 KO), dari Lazio, Italia, dalam pertarungan eliminasi. Magsayo-Magnesi akan menentukan penantang wajib bagi pemenang antara pemegang gelar O'Shaquie Foster dan Stephen Fulton, yang akan berlangsung pada tanggal 16 Agustus dalam laga tambahan dari pertandingan ulang Gervonta Davis vs Lamont Roach.
Lihat Juga :