Laga Final Futsal Porprov Jatim Kota Malang vs Surabaya Ricuh, Wasit Jadi Kambing Hitam

Sabtu, 28 Juni 2025 - 00:20 WIB
loading...
Laga Final Futsal Porprov...
Laga Final Futsal Porprov Jatim Kota Malang vs Surabaya Ricuh, Wasit Jadi Kambing Hitam
A A A
MALANG - Dugaan wasit yang kurang bagus memimpin pertandingan menjadi penyebab kericuhan laga final futsal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kota Malang. Pertandingan antara Kota Malang selaku tuan rumah melawan Kota Surabaya, berakhir ricuh pada Jumat sore (27/6/2025).

Insiden kericuhan berawal dari pelanggaran - pelanggaran yang dilakukan oleh pemain futsal Kota Surabaya yang diduga dibiarkan wasit. Terlihat dari video yang beredar ada empat kali kontak fisik pelanggaran yang dilakukan oleh pemain futsal Kota Surabaya, yang diduga dibiarkan oleh wasit.

Puncaknya ketika kontak fisik keempat, adu fisik langsung memuncak. Bahkan hal ini disertai dengan beberapa penonton di GOR Polinema, Kota Malang, yang masuk ke lapangan yang berujung kericuhan.

Wasit pun terpaksa menghentikan laga. Sementara wasit dan kontingen futsal Kota Surabaya langsung lari ke ruang ganti untuk pengamanan oleh aparat keamanan. Tak ketinggalan Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah (Sekda), hingga Ketua DPRD Kota Malang, terpaksa dievakuasi dari Graha Polinema, lokasi pertandingan futsal.

"Tadi pelanggaran keras bertubi-tubi dibiarkan sama wasit, itu yang ke-4 baru diprit, satu dibiarkan, dua dibiarkan, tiga dibiarkan, baru yang keempat, langsung turun semua orang-orang, terpancing terprovokasi," kata Ketua Bidang Hukum Asosiasi Futsal Kota (AFK) Malang Alie Zainal Abidin, dikonfirmasi pada Jumat malam.

Atmosfer pertandingan diperparah dengan banyaknya penonton yang turun lapangan untuk memprotes dan berusaha menyerang wasit. Beberapa penonton juga melampiaskan emosi melemparkan benda-benda berupa botol hingga beberapa kursi di sekitar bangku cadangan pemain.

"Memang apapun itu nggak betul turun ke lapangan, itu tidak betul, itu tidak dibenarkan. Cuma kemampuan mengelola info emosi orang yang berbeda-beda, kita tidak bisa cegah di situ," terangnya.

Ia pun menyayangkan keputusan wasit yang terlihat berat sebelah. Hal ini ditandai beberapa pelanggaran yang dinilai dibiarkan oleh wasit, meksipun cukup membahayakan keselamatan pemain. Apalagi wasit hanya menghadiahkan kartu kuning ke pemain futsal Kota Surabaya meski melakukan pelanggaran keras.

"Kita bukan cari-cari alasan tidak, cuma andai kata wasit bisa mengendalikan permainan lebih cermat itu tidak terjadi. Wasit terlambat untuk mengambil keputusan sampai membiarkan tragedi terus bertubi-tubi, permainan keras bertubi-tubi," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, insiden kericuhan terjadi di laga final futsal pria Porprov Jawa Timur antara Kota Malang melawan Kota Surabaya. Laga yang berlangsung sejak pukul 13.30 WIB, Jumat siang (27/6/2025) sudah berlangsung panas, diperparah dengan atmosfer suporter yang menyanyikan lagu umpatan ke lawan, layaknya di laga Arema FC melawan Persebaya.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Simak jadwal Timnas...
Simak jadwal Timnas Futsal U-17 Indonesia di VI Nation U-17 Futsal Tournament 2026
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
Adaptasi Cepat Jadi...
Adaptasi Cepat Jadi Modal Timnas Futsal U-17 Indonesia Menuju Spanyol
TC Timnas Futsal Indonesia...
TC Timnas Futsal Indonesia U-17 Digeber Jelang Beraksi di Spanyol
Gugur dengan Kepala...
Gugur dengan Kepala Tegak, Garuda Futsal Ukir Sejarah di AFC Futsal Asian Cup 2026
Empat Gol Antar Iran...
Empat Gol Antar Iran ke Final Piala Asia Futsal 2026
Bungkam Jepang, Indonesia...
Bungkam Jepang, Indonesia Tantang Iran di Final Piala Asia Futsal
Special Bola
Janji Rezaldi Hehanussa,...
Liga Indonesia
Janji Rezaldi Hehanussa, Siap Berjuang Habis-habisan demi Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Les Bleus Bakal Pesta Gol?
Bos Persija Jakarta...
Liga Indonesia
Bos Persija Jakarta Beberkan Alasan Rekrut Aqil Savik Jelang Super League 2026-2027
Rekomendasi
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Berita Terkini
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Vietnam Jelang Final AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved