Jake Paul Menang Angka Mutlak Lawan Chavez Jr, Penonton Kecewa
Minggu, 29 Juni 2025 - 12:31 WIB
loading...
Jake Paul mengalahkan Julio Cesar Chavez Jr dengan kemenangan angka 99-91, 97-93, 98-92 dalam pertarungan 10 ronde di kelas penjelajah / Foto: The SUN
A
A
A
Jake Paul mengalahkan Julio Cesar Chavez Jr dengan kemenangan angka 99-91, 97-93, 98-92 dalam pertarungan 10 ronde di kelas penjelajah di Honda Center, Anaheim, California, Amerika Serikat, Minggu (29/6/2025). Kemenangan ini mempertajam catatan rekor profesionalnya sebagai petinju menjadi 12-1.
Duel tinju yang ditunggu-tunggu antara bintang media sosial Jake Paul dan petinju profesional Julio Cesar Chavez Jr. tampaknya berlangsung di luar dugaan. Sejak gong pembuka ronde pertama, Paul menunjukkan dominasinya, membuat Chavez Jr. kesulitan mengembangkan permainan.
Sejak awal, Jake Paul, yang dikenal dengan gaya bertarung agresifnya, justru memilih untuk menjaga jarak. Namun, ia tak ragu masuk ke dalam untuk melancarkan beberapa pukulan ke tubuh Chavez Jr. di awal ronde.
Baca Juga: Saul Canelo Alvarez vs Terence Crawford Juara Tak Terbantahkan vs Juara Tak Terkalahkan
Di sisi lain, Chavez Jr. terlihat sangat konservatif, memilih untuk bertinju dari belakang. Menjelang akhir ronde, tensi mulai memanas saat Chavez Jr. mengeluh kepada wasit, mengklaim ia terkena "pukulan kelinci" dari Paul.
Di ronde kedua, Paul terus konsisten dengan pukulan jab-nya, sementara Chavez Jr. masih belum menunjukkan agresivitas yang diharapkan. Statistik menunjukkan betapa pasifnya petinju Meksiko itu, ia gagal mendaratkan satu pun pukulan berarti di ronde pertama, dan kondisinya tak jauh berbeda di ronde ini.
Paul memanfaatkan situasi ini dengan baik, mendaratkan kombinasi pukulan apik menjelang akhir ronde, menegaskan keunggulannya. Di ronde ketiga, menjadi titik di mana para penggemar mulai kehilangan kesabaran.
Baca Juga: Membandingkan Canelo vs Crawford dengan Marvin Hagler vs Roberto Duran
Kurangnya agresi dan kemauan Chavez Jr. untuk melepaskan pukulan membuat penonton di arena frustrasi. Pertanyaan besar mulai muncul: apakah Chavez Jr. hanya datang untuk mendapatkan bayaran, atau ia memang berniat memenangkan pertarungan?
Paul dibiarkan sepenuhnya mengendalikan jalannya laga sejauh ini, dengan Chavez Jr. yang tampak tak berdaya. Pola yang sama masih terlihat di ronde keempat. Chavez Jr. lebih banyak mengeluh daripada melancarkan pukulan.
Paul memanfaatkan momen ini untuk mendaratkan pukulan keras yang seharusnya bisa membangkitkan petinju Meksiko tersebut. Keduanya sempat bertukar pukulan jab yang solid, namun jab dari Chavez Jr. masih belum cukup ofensif.
Di ronde berikutnya, situasi masih belum berubah. Paul masih mendominasi. Pukulan uppercut beberapa kali menembus pertahanan Chavez Jr. Mode bertahan masih diperagakan anak mantan juara dunia tersebut
Namun Paul tampak tidak terpengaruh dan terus melancarkan pukulan dan mendaratkan pukulan. Masih sangat mencolok bagaimana Paul tampak lebih kuat.
Hanya pukulan KO yang mungkin dibutuhkan Chavez saat ini. Namun ia sepertinya tidak memiliki keinginan untuk membuka diri dan melancarkan pukulan yang bisa mengubah keadaan.
Pengalaman Chavez di atas ring tinju dengan rekor 54 menang (34 KO), enam kalah, dan sekali imbang, sepertinya hanya sebatas angka saja. Itu terlihat saat ia belum juga menunjukkan pukulan yang bisa menjatuhkan Jake Paul.
Dua ronde terakhir, Chavez mulai bangkit. Pukulan kombinasinya berhasil membuat penonton bersorak dan berteriak 'Julio, Julio'. Namun hingga bel berbunyi di ronde 12, tidak ada keajaiban terjadi.
Chavez harus mengakui kehebatan Jake Paul setelah ketiga hakim memutuskan petinju Youtuber itu berhasil memenangkan pertarungan dengan kemenangan angka 99-91, 97-93, 98-92
Duel tinju yang ditunggu-tunggu antara bintang media sosial Jake Paul dan petinju profesional Julio Cesar Chavez Jr. tampaknya berlangsung di luar dugaan. Sejak gong pembuka ronde pertama, Paul menunjukkan dominasinya, membuat Chavez Jr. kesulitan mengembangkan permainan.
Sejak awal, Jake Paul, yang dikenal dengan gaya bertarung agresifnya, justru memilih untuk menjaga jarak. Namun, ia tak ragu masuk ke dalam untuk melancarkan beberapa pukulan ke tubuh Chavez Jr. di awal ronde.
Baca Juga: Saul Canelo Alvarez vs Terence Crawford Juara Tak Terbantahkan vs Juara Tak Terkalahkan
Di sisi lain, Chavez Jr. terlihat sangat konservatif, memilih untuk bertinju dari belakang. Menjelang akhir ronde, tensi mulai memanas saat Chavez Jr. mengeluh kepada wasit, mengklaim ia terkena "pukulan kelinci" dari Paul.
Di ronde kedua, Paul terus konsisten dengan pukulan jab-nya, sementara Chavez Jr. masih belum menunjukkan agresivitas yang diharapkan. Statistik menunjukkan betapa pasifnya petinju Meksiko itu, ia gagal mendaratkan satu pun pukulan berarti di ronde pertama, dan kondisinya tak jauh berbeda di ronde ini.
Paul memanfaatkan situasi ini dengan baik, mendaratkan kombinasi pukulan apik menjelang akhir ronde, menegaskan keunggulannya. Di ronde ketiga, menjadi titik di mana para penggemar mulai kehilangan kesabaran.
Baca Juga: Membandingkan Canelo vs Crawford dengan Marvin Hagler vs Roberto Duran
Kurangnya agresi dan kemauan Chavez Jr. untuk melepaskan pukulan membuat penonton di arena frustrasi. Pertanyaan besar mulai muncul: apakah Chavez Jr. hanya datang untuk mendapatkan bayaran, atau ia memang berniat memenangkan pertarungan?
Paul dibiarkan sepenuhnya mengendalikan jalannya laga sejauh ini, dengan Chavez Jr. yang tampak tak berdaya. Pola yang sama masih terlihat di ronde keempat. Chavez Jr. lebih banyak mengeluh daripada melancarkan pukulan.
Paul memanfaatkan momen ini untuk mendaratkan pukulan keras yang seharusnya bisa membangkitkan petinju Meksiko tersebut. Keduanya sempat bertukar pukulan jab yang solid, namun jab dari Chavez Jr. masih belum cukup ofensif.
Di ronde berikutnya, situasi masih belum berubah. Paul masih mendominasi. Pukulan uppercut beberapa kali menembus pertahanan Chavez Jr. Mode bertahan masih diperagakan anak mantan juara dunia tersebut
Namun Paul tampak tidak terpengaruh dan terus melancarkan pukulan dan mendaratkan pukulan. Masih sangat mencolok bagaimana Paul tampak lebih kuat.
Hanya pukulan KO yang mungkin dibutuhkan Chavez saat ini. Namun ia sepertinya tidak memiliki keinginan untuk membuka diri dan melancarkan pukulan yang bisa mengubah keadaan.
Pengalaman Chavez di atas ring tinju dengan rekor 54 menang (34 KO), enam kalah, dan sekali imbang, sepertinya hanya sebatas angka saja. Itu terlihat saat ia belum juga menunjukkan pukulan yang bisa menjatuhkan Jake Paul.
Dua ronde terakhir, Chavez mulai bangkit. Pukulan kombinasinya berhasil membuat penonton bersorak dan berteriak 'Julio, Julio'. Namun hingga bel berbunyi di ronde 12, tidak ada keajaiban terjadi.
Chavez harus mengakui kehebatan Jake Paul setelah ketiga hakim memutuskan petinju Youtuber itu berhasil memenangkan pertarungan dengan kemenangan angka 99-91, 97-93, 98-92
(yov)
Lihat Juga :