Ilia Topuria Cetak Sejarah, KO Charles Oliveira di Ronde Pertama
Minggu, 29 Juni 2025 - 12:55 WIB
loading...
Sejarah tercipta di UFC 317, Minggu (29/6/2025). Petarung fenomenal Ilia Topuria kembali menunjukkan taringnya dengan performa brutal yang hanya membutuhkan 2 menit 27 detik di ronde pertama / Foto: al jazeera
A
A
A
Sejarah tercipta di UFC 317, Minggu (29/6/2025). Petarung fenomenal Ilia Topuria kembali menunjukkan taringnya dengan performa brutal yang hanya membutuhkan 2 menit 27 detik di ronde pertama untuk menghantam KO Charles Oliveira dan merebut sabuk juara kelas ringan yang kosong. Kemenangan kilat ini memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 17-0, sebuah catatan yang sungguh mengagumkan.
Topuria, yang sebelumnya mengosongkan gelar kelas bulu miliknya pada April lalu untuk naik ke divisi kelas ringan, membuktikan bahwa langkah berani itu adalah keputusan tepat.
Topuria juga menepati janjinya untuk menumbangkan Oliveira di ronde pertama, sebuah prediksi yang ia ucapkan jauh sebelum pertarungan. Pertarungan utama UFC 317 dimulai dengan agresivitas Charles Oliveira yang langsung menargetkan kaki Topuria.
Baca Juga: Jake Paul Menang Angka Mutlak Lawan Chavez Jr, Penonton Kecewa
Namun, Topuria tak tinggal diam. Ia segera membalas dengan pukulan telak ke kepala Oliveira yang menyebabkan luka di atas mata kanan lawannya.
Oliveira sempat mencoba melakukan takedown, tetapi Topuria dengan cepat membalikkan keadaan dan berakhir di posisi atas. Meskipun Oliveira hampir mengunci kaki Topuria, petarung tak terkalahkan ini berhasil melepaskan diri dan pertarungan kembali berdiri.
![Ilia Topuria Cetak Sejarah, KO Charles Oliveira di Ronde Pertama]()
Foto:Al Jazeera
Momen krusial terjadi ketika Topuria menjatuhkan Oliveira dengan sebuah hook kanan yang diikuti hook kiri mematikan. Oliveira terhuyung dan akhirnya ambruk. Tanpa ampun, Topuria menghabisi Oliveira dengan pukulan susulan saat petarung Brasil itu sudah tak berdaya di kanvas, mengakhiri laga seperti yang telah ia janjikan.
Baca Juga: Membandingkan Canelo vs Crawford dengan Marvin Hagler vs Roberto Duran
Dengan kemenangan spektakuler ini, Topuria (17-0 MMA, 9-0 UFC) tidak hanya mengklaim gelar kelas ringan UFC, tetapi juga mencatat kemenangan KO ketiganya secara berturut-turut. Lebih dari itu, ia kini resmi menjadi petarung tak terkalahkan pertama dan hanya petarung ke-10 dalam sejarah UFC yang sukses menjadi juara di dua divisi berbeda!
Sabuk kelas ringan UFC sebelumnya kosong setelah juara bertahan Islam Makhachev memutuskan naik ke divisi kelas welter. Oliveira sendiri pernah memegang gelar kelas bulu UFC dari Mei 2021 hingga Mei 2022, sebelum sabuknya dicopot karena gagal memenuhi batas berat badan, sebuah insiden langka yang menjadi kali pertama dalam sejarah UFC seorang juara bertahan kehilangan gelar karena masalah berat badan.
Kini, dengan dua sabuk di pinggangnya dan rekor tak terkalahkan, Ilia Topuria telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu bintang paling terang dan dominan di dunia UFC. Siapa yang akan menjadi lawan berikutnya bagi sang raja baru ini?
Topuria, yang sebelumnya mengosongkan gelar kelas bulu miliknya pada April lalu untuk naik ke divisi kelas ringan, membuktikan bahwa langkah berani itu adalah keputusan tepat.
Topuria juga menepati janjinya untuk menumbangkan Oliveira di ronde pertama, sebuah prediksi yang ia ucapkan jauh sebelum pertarungan. Pertarungan utama UFC 317 dimulai dengan agresivitas Charles Oliveira yang langsung menargetkan kaki Topuria.
Baca Juga: Jake Paul Menang Angka Mutlak Lawan Chavez Jr, Penonton Kecewa
Namun, Topuria tak tinggal diam. Ia segera membalas dengan pukulan telak ke kepala Oliveira yang menyebabkan luka di atas mata kanan lawannya.
Oliveira sempat mencoba melakukan takedown, tetapi Topuria dengan cepat membalikkan keadaan dan berakhir di posisi atas. Meskipun Oliveira hampir mengunci kaki Topuria, petarung tak terkalahkan ini berhasil melepaskan diri dan pertarungan kembali berdiri.

Foto:Al Jazeera
Momen krusial terjadi ketika Topuria menjatuhkan Oliveira dengan sebuah hook kanan yang diikuti hook kiri mematikan. Oliveira terhuyung dan akhirnya ambruk. Tanpa ampun, Topuria menghabisi Oliveira dengan pukulan susulan saat petarung Brasil itu sudah tak berdaya di kanvas, mengakhiri laga seperti yang telah ia janjikan.
Baca Juga: Membandingkan Canelo vs Crawford dengan Marvin Hagler vs Roberto Duran
Dengan kemenangan spektakuler ini, Topuria (17-0 MMA, 9-0 UFC) tidak hanya mengklaim gelar kelas ringan UFC, tetapi juga mencatat kemenangan KO ketiganya secara berturut-turut. Lebih dari itu, ia kini resmi menjadi petarung tak terkalahkan pertama dan hanya petarung ke-10 dalam sejarah UFC yang sukses menjadi juara di dua divisi berbeda!
Sabuk kelas ringan UFC sebelumnya kosong setelah juara bertahan Islam Makhachev memutuskan naik ke divisi kelas welter. Oliveira sendiri pernah memegang gelar kelas bulu UFC dari Mei 2021 hingga Mei 2022, sebelum sabuknya dicopot karena gagal memenuhi batas berat badan, sebuah insiden langka yang menjadi kali pertama dalam sejarah UFC seorang juara bertahan kehilangan gelar karena masalah berat badan.
Kini, dengan dua sabuk di pinggangnya dan rekor tak terkalahkan, Ilia Topuria telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu bintang paling terang dan dominan di dunia UFC. Siapa yang akan menjadi lawan berikutnya bagi sang raja baru ini?
(yov)
Lihat Juga :