Parama Hansa, Jagoan Matematika Dunia Taklukkan Ombak Bali dan Raih Penghargaan Surfing!
Selasa, 01 Juli 2025 - 13:30 WIB
loading...
Parama Hansa, bocah 7 tahun yang dikenal sebagai peraih medali emas Olimpiade Matematika Dunia, kembali mengharumkan nama Indonesia / Foto: Ist
A
A
A
Parama Hansa, bocah 7 tahun yang dikenal sebagai peraih medali emas Olimpiade Matematika Dunia, kembali mengharumkan nama Indonesia. Kali ini, ia mengukir prestasi membanggakan di bidang olahraga air dengan meraih penghargaan "Best Little Nemo Surf Award" dalam kompetisi surfing yang diselenggarakan oleh Halfway Kuta Boardriders di Pantai Kuta, Bali.
Meski baru berusia 7 tahun, Parama berani tampil di kategori junior (usia 12 tahun) dan menunjukkan semangat yang luar biasa. Penghargaan khusus ini diberikan sebagai pengakuan atas keberanian, dedikasi, dan semangat pantang menyerahnya dalam menghadapi ombak. Panitia menilai bahwa antusiasme Parama untuk belajar langsung dari para peselancar profesional Bali patut menjadi inspirasi bagi anak-anak seusianya.
Kompetisi surfing ini merupakan bagian dari "Nemo Surfing Competition", salah satu rangkaian dari program tahunan "Challenge Series" yang diadakan oleh Halfway Kuta Boardriders. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan bagi para peselancar muda Bali dan sarana untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap laut dan pantai.
Baca Juga: Atlet Ski Air dan Wakeboard DKI Jakarta Juara Umum Kejurnas & Kasal Cup Water Sport 2025
Rahtu Suargita, Ketua Halfway Kuta Boardriders periode sebelumnya, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat Parama. "Kami bangga melihat anak-anak seperti Parama yang tidak hanya unggul di satu bidang, tetapi juga berani mencoba hal baru. Ini sejalan dengan visi kami untuk membangun generasi yang mencintai dan menjaga laut, khususnya Pantai Kuta. Karena surfing bukan hanya soal olahraga, tetapi juga soal bagaimana kita belajar menghargai alam," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Parama yang terlihat malu-malu mengungkapkan kegembiraannya. "Awalnya saya cuma ingin mencoba ikut surfing, tapi ternyata surfing itu seru sekali! Apalagi bisa belajar langsung dari para profesional di sini," katanya.
Baca Juga: Intip Dompet Raja Tenis Dunia: Novak Djokovic Petenis Terkaya
Menurut Parama, pengalaman ini tak kalah membahagiakan dibanding saat ia memenangkan lomba matematika. Prestasi ini membuktikan bahwa keberanian untuk keluar dari zona nyaman, menjajal pengalaman baru, dan terus berkembang di berbagai bidang adalah kunci utama menuju kesuksesan. Penghargaan "Best Little Nemo Surf Award" menjadi bukti nyata bahwa prestasi tidak melulu soal menjadi yang terbaik di podium, tetapi juga tentang semangat untuk terus belajar dan berani mencoba hal baru.
Meski baru berusia 7 tahun, Parama berani tampil di kategori junior (usia 12 tahun) dan menunjukkan semangat yang luar biasa. Penghargaan khusus ini diberikan sebagai pengakuan atas keberanian, dedikasi, dan semangat pantang menyerahnya dalam menghadapi ombak. Panitia menilai bahwa antusiasme Parama untuk belajar langsung dari para peselancar profesional Bali patut menjadi inspirasi bagi anak-anak seusianya.
Kompetisi surfing ini merupakan bagian dari "Nemo Surfing Competition", salah satu rangkaian dari program tahunan "Challenge Series" yang diadakan oleh Halfway Kuta Boardriders. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan bagi para peselancar muda Bali dan sarana untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap laut dan pantai.
Baca Juga: Atlet Ski Air dan Wakeboard DKI Jakarta Juara Umum Kejurnas & Kasal Cup Water Sport 2025
Rahtu Suargita, Ketua Halfway Kuta Boardriders periode sebelumnya, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat Parama. "Kami bangga melihat anak-anak seperti Parama yang tidak hanya unggul di satu bidang, tetapi juga berani mencoba hal baru. Ini sejalan dengan visi kami untuk membangun generasi yang mencintai dan menjaga laut, khususnya Pantai Kuta. Karena surfing bukan hanya soal olahraga, tetapi juga soal bagaimana kita belajar menghargai alam," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Parama yang terlihat malu-malu mengungkapkan kegembiraannya. "Awalnya saya cuma ingin mencoba ikut surfing, tapi ternyata surfing itu seru sekali! Apalagi bisa belajar langsung dari para profesional di sini," katanya.
Baca Juga: Intip Dompet Raja Tenis Dunia: Novak Djokovic Petenis Terkaya
Menurut Parama, pengalaman ini tak kalah membahagiakan dibanding saat ia memenangkan lomba matematika. Prestasi ini membuktikan bahwa keberanian untuk keluar dari zona nyaman, menjajal pengalaman baru, dan terus berkembang di berbagai bidang adalah kunci utama menuju kesuksesan. Penghargaan "Best Little Nemo Surf Award" menjadi bukti nyata bahwa prestasi tidak melulu soal menjadi yang terbaik di podium, tetapi juga tentang semangat untuk terus belajar dan berani mencoba hal baru.
(yov)
Lihat Juga :