Malaysia Disanksi FIFA karena Naturalisasi Pemain: Fakta atau Sekadar Hoaks?

Rabu, 02 Juli 2025 - 08:22 WIB
loading...
Malaysia Disanksi FIFA...
Malaysia Disanksi FIFA karena Naturalisasi Pemain: Fakta atau Sekadar Hoaks?
A A A
Isu panas kembali menghangatkan jagat sepak bola Asia Tenggara. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) disebut-sebut tengah menerima sanksi berat dari FIFA dan AFC akibat dugaan pelanggaran dalam proses naturalisasi pemain. Kabar yang beredar menyebut Malaysia dilarang tampil di semua kompetisi internasional hingga 2027, didenda Rp30 miliar, dan tidak boleh merekrut pemain diaspora selama lima tahun.

Namun, benarkah sanksi itu nyata? Ataukah ini hanya isu liar yang berhembus tanpa dasar kuat?

Isu ini mencuat usai kemenangan mengejutkan Malaysia atas Vietnam dengan skor telak 4-0 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027 . Dalam laga itu, Malaysia menurunkan sembilan pemain naturalisasi. Media Vietnam kemudian mempertanyakan keabsahan proses naturalisasi yang dilakukan Malaysia, menuding adanya kejanggalan dalam prosedur.

Sontak, kabar sanksi dari FIFA pun menyebar cepat. Namun sejauh ini, tidak ada pernyataan resmi dari FIFA, AFC, maupun FAM mengenai hukuman tersebut.

Baca Juga: Bursa Transfer Pemain Abroad Timnas Indonesia: Shayne Pattynama ke Buriram, Rafael Struijk dan Jordi Amat ke Mana?

Penelusuran ke situs resmi FIFA dan AFC tidak menunjukkan adanya informasi soal sanksi kepada Malaysia. Jadwal pertandingan Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027 juga masih terpampang aktif. Bahkan, anggota Komite Disiplin PSSI, Hasani Abdulgani, turut angkat bicara. Ia menegaskan bahwa proses naturalisasi merupakan hal yang diperbolehkan FIFA, dengan syarat mengikuti regulasi yang berlaku.

“Setiap negara punya mekanisme sendiri soal naturalisasi. Selama tidak melanggar aturan FIFA, tidak ada yang salah,” kata Hasani.

Meskipun belum ada sanksi, program naturalisasi FAM memang sedang jadi bahan perbincangan. Dalam waktu singkat, Malaysia mendatangkan pemain-pemain asing seperti Facundo Garces, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, Joao Figueiredo, dan Jon Irazabal. Kecepatan proses ini memunculkan kecurigaan, terutama soal apakah para pemain tersebut memenuhi syarat residensi lima tahun atau memiliki hubungan darah dengan Malaysia.

Berbeda dengan Indonesia yang membuka proses naturalisasi secara transparan melalui sidang di DPR dan dokumen yang bisa diakses publik, Malaysia terkesan tertutup. Tak heran jika muncul pertanyaan: adakah sesuatu yang disembunyikan?

Di tengah kontroversi ini, pakar sepak bola Malaysia Raja Isa ikut berkomentar. Ia menilai program naturalisasi Malaysia masih jauh tertinggal dibanding Indonesia.
“Kalau kita bilang mereka (Vietnam dan Malaysia) bisa jadi pesaing Indonesia, saya rasa bisa. Tapi mereka bukan ancaman serius. Indonesia sudah lebih dulu jalan,” ujar mantan pelatih PSM Makassar itu.

Raja Isa menyebut bahwa keunggulan Indonesia terletak pada banyaknya talenta diaspora yang tersebar di Eropa dan negara-negara lain. Hal ini memberi PSSI keuntungan dalam membangun skuad kompetitif melalui naturalisasi.

Hingga saat ini, tidak ada bukti sahih bahwa FIFA menjatuhkan sanksi kepada Malaysia. Isu tersebut bisa dikategorikan sebagai hoaks. Namun, kontroversi soal proses naturalisasi cepat dan tertutup tetap menjadi catatan penting.

Jika Malaysia benar ingin membangun kekuatan lewat pemain diaspora, maka transparansi dan ketaatan terhadap aturan FIFA mutlak dibutuhkan. Tanpa itu, isu sanksi bisa saja suatu hari berubah menjadi kenyataan.

Sementara itu, Indonesia, yang sudah lebih matang dalam menjalankan program naturalisasi, tetap harus menjaga konsistensi agar tidak tersandung aturan yang sama.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Indonesia Taklukkan...
Indonesia Taklukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Latihan Timnas Indonesia...
Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo vs Luka Modric!
Ambisi Witan Sulaeman...
Liga Indonesia
Ambisi Witan Sulaeman Persembahkan Gelar Juara Super League untuk HUT Ke-500 Jakarta
Sentuhan John Herdman...
Liga Indonesia
Sentuhan John Herdman di Timnas Indonesia Jadi Modal Rayhan Hannan Unjuk Gigi Bersama Persija Jakarta
Rekomendasi
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Berita Terkini
Profil Marc Cucurella,...
Profil Marc Cucurella, Mesin Assist Spanyol di Piala Dunia 2026
3 Rekor Bersejarah Tercipta...
3 Rekor Bersejarah Tercipta saat Spanyol Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Bintang Senegal Boikot...
Bintang Senegal Boikot Timnas Usai Tersingkir Dramatis di Piala Dunia 2026
Infografis
Makan Daging Kambing...
Makan Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi, Mitos Atau Fakta?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved