Profil Hiroto Kyoguchi, Juara 2 Divisi yang Pensiun di Usia 31 Tahun
Rabu, 02 Juli 2025 - 21:21 WIB
loading...
Profil Hiroto Kyoguchi, Juara 2 Divisi yang Pensiun di Usia 31 Tahun/Tapology
A
A
A
Profil Hiroto Kyoguchi, petinju juara dunia dua divisi yang gantung sarung tinju di usia 31 tahun yang mengejutkan. Mantan pemegang gelar divisi jerami dan terbang junior dari Osaka, Jepang, mengumumkan pengunduran dirinya setelah menjalani karier profesional selama sembilan tahun.
Kyoguchi yang berusia 31 tahun ini membuat pengumuman tersebut pada hari Rabu di kanal YouTube miliknya, menyapa para penggemarnya dengan mengenakan setelan jas dan dasi. "Saya telah memutuskan untuk pensiun. Terima kasih banyak," kata Kyoguchi, 19-3 (12 KO) dalam transkripsi yang diposting di sanspo.com.
"Saya telah menjalani karier profesional yang melampaui apa yang saya bayangkan. Saya sangat senang dapat menggantungkan sarung tinju saya di sini. Ini merupakan kehidupan tinju yang luar biasa. Tinju adalah yang terbaik."
Baca Juga: Terence Crawford Eksploitasi Pukulan Tubuh untuk Kalahkan Saul Canelo Alvarez
Kyoguchi, yang berlatih di Watanabe Gym di Tokyo, telah menempuh banyak pengalaman hanya dalam 22 pertarungan profesional, dan memenangkan gelar juara dunia pertamanya, sabuk IBF kelas 47,6 kilogram, dengan kemenangan angka mutlak atas Jose Argumedo, hanya 15 bulan setelah debut profesionalnya.
Kyoguchi berhasil mempertahankan gelarnya dalam dua kali pertarungan sebelum naik ke kelas 48,9 kilogram, dimana ia mengalahkan Hekkie Budler dalam 10 ronde pada Malam Tahun Baru 2018 untuk merebut gelar WBA di Macau. Setelah empat kali mempertahankan gelar, termasuk di Dallas (menghentikan Axel Aragon pada ronde kelima) dan Guadalajara, Meksiko (menghentikan Esteban Bermudez pada ronde kedelapan), ia mengalami kekalahan pertamanya, sebuah penyelesaian pada ronde ketujuh saat menghadapi rivalnya dari dalam negeri, Kenshiro Teraji, dalam sebuah laga unifikasi divisi 48,9 kilogram pada bulan November 2022.
Karier Kyoguchi tidak pernah sepenuhnya pulih setelah kekalahan dari Teraji, meskipun ia mengalahkan sepasang petinju Filipina pada tahun 2023 sebelum kalah angka dan kembali menang angka atas Vince Paras, yang sebelumnya ia kalahkan dalam pertarungan perebutan gelar kelas 47,6 kilogram.
Kyoguchi melakukan upaya terakhir untuk merebut gelar juara dunia ketiga, namun ia kalah angka mutlak dari Anthony Olascuaga pada bulan Maret untuk memperebutkan gelar kelas terbang WBO. Kyoguchi, yang belajar di Osaka University of Commerce, kabarnya akan mengejar karier di bidang komentator.
Kyoguchi yang berusia 31 tahun ini membuat pengumuman tersebut pada hari Rabu di kanal YouTube miliknya, menyapa para penggemarnya dengan mengenakan setelan jas dan dasi. "Saya telah memutuskan untuk pensiun. Terima kasih banyak," kata Kyoguchi, 19-3 (12 KO) dalam transkripsi yang diposting di sanspo.com.
"Saya telah menjalani karier profesional yang melampaui apa yang saya bayangkan. Saya sangat senang dapat menggantungkan sarung tinju saya di sini. Ini merupakan kehidupan tinju yang luar biasa. Tinju adalah yang terbaik."
Baca Juga: Terence Crawford Eksploitasi Pukulan Tubuh untuk Kalahkan Saul Canelo Alvarez
Kyoguchi, yang berlatih di Watanabe Gym di Tokyo, telah menempuh banyak pengalaman hanya dalam 22 pertarungan profesional, dan memenangkan gelar juara dunia pertamanya, sabuk IBF kelas 47,6 kilogram, dengan kemenangan angka mutlak atas Jose Argumedo, hanya 15 bulan setelah debut profesionalnya.
Kyoguchi berhasil mempertahankan gelarnya dalam dua kali pertarungan sebelum naik ke kelas 48,9 kilogram, dimana ia mengalahkan Hekkie Budler dalam 10 ronde pada Malam Tahun Baru 2018 untuk merebut gelar WBA di Macau. Setelah empat kali mempertahankan gelar, termasuk di Dallas (menghentikan Axel Aragon pada ronde kelima) dan Guadalajara, Meksiko (menghentikan Esteban Bermudez pada ronde kedelapan), ia mengalami kekalahan pertamanya, sebuah penyelesaian pada ronde ketujuh saat menghadapi rivalnya dari dalam negeri, Kenshiro Teraji, dalam sebuah laga unifikasi divisi 48,9 kilogram pada bulan November 2022.
Karier Kyoguchi tidak pernah sepenuhnya pulih setelah kekalahan dari Teraji, meskipun ia mengalahkan sepasang petinju Filipina pada tahun 2023 sebelum kalah angka dan kembali menang angka atas Vince Paras, yang sebelumnya ia kalahkan dalam pertarungan perebutan gelar kelas 47,6 kilogram.
Kyoguchi melakukan upaya terakhir untuk merebut gelar juara dunia ketiga, namun ia kalah angka mutlak dari Anthony Olascuaga pada bulan Maret untuk memperebutkan gelar kelas terbang WBO. Kyoguchi, yang belajar di Osaka University of Commerce, kabarnya akan mengejar karier di bidang komentator.
(aww)
Lihat Juga :