Kasus Foden-Greenwood Bukti Masih Banyak Abai Bahaya Corona
Rabu, 09 September 2020 - 13:35 WIB
loading...
Pemain timnas Inggris Phil Foden berlatih bersama rekan-rekannya jelang persiapan pertandingan melawan Islandia pada UEFA Nations League, Grop 2 di Laugardalsvollur, Reykjavik, Islandia (6/9). Foden bersama Greenwood dipulangkan karena melanggar protokol
A
A
A
REYKJAVIK - Keputusan Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate memulangkan Phil Foden dan Mason Greenwood mendapat dukungan banyak pihak. Tindakan keduanya melanggar protokol kesehatan Covid-19 yang tidak saja membahayakan rekan satu tim dan tim lawan, tapi juga bisa menjadi contoh buruk untuk fans Inggris serta klub mereka berasal.
Foden yang membela Manchester City (Man City) dan Greenwood dari Manchester United (MU) telah melanggar protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah Islandia, UEFA, dan timnas Inggris. Mereka terbukti mengizinkan orang lain masuk ke dalam kamar hotel tim—yang dibantah Southgate dengan mengatakan di luar hotel tim. (Baca: Gugus Tugas Waspadai Klaster Pilkada Serentak di Jabar)
“Ada pelanggaran pedoman virus korona. Kami menghabiskan waktu lama untuk memberlakukan langkah-langkah pencegahan dan seluruh skuad mengikutinya bersama-sama. Kami telah menjalani empat tes selama bersama. Dalam hal ini kami tidak punya alternatif selain melakukan apa yang kami lakukan," kata Southgate, dikutip Skysports.
Tindakan Foden dan Greenwood tidak saja membuat FA merasa harus melakukan penyelidikan. Pihak klub juga merasa perlu memberikan klarifikasi atas insiden tersebut. Di situs resminya, Man City menganggap apa yang dilakukan Foden sangat tidak pantas.
“Manchester City FC menyadari cerita yang muncul hari ini dari kubu tim nasional Inggris sehubungan dengan perilaku Foden. Perilakunya tidak hanya secara langsung bertentangan dengan pedoman ketat terkait Covid-19, tapi juga jauh di bawah standar yang diharapkan dari pemain Man City dan pemain internasional Inggris,” tulis pernyataan tersebut.
Foden juga telah menyampaikan permintaan maaf langsung di media sosial. Dia mengaku menyesal atas apa yang dilakukan serta mengambil banyak pelajaran dari insiden tersebut. “Saya meminta maaf kepada pelatih, rekan satu tim, ofisial, dan klub,” tulisnya, di akun media sosial.
Foden dan Greenwood sebenarnya bukan pemain atau olahragawan pertama yang melanggar protokol kesehatan. Pemain muda Chelsea Mason Mount dan Hodson Odoi juga pernah melakukan hal serupa saat Liga Primer diputar kembali. (Baca juga: Berat, Ternyata Banyak Masalah yang Menghadang UMKM)
Foden yang membela Manchester City (Man City) dan Greenwood dari Manchester United (MU) telah melanggar protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah Islandia, UEFA, dan timnas Inggris. Mereka terbukti mengizinkan orang lain masuk ke dalam kamar hotel tim—yang dibantah Southgate dengan mengatakan di luar hotel tim. (Baca: Gugus Tugas Waspadai Klaster Pilkada Serentak di Jabar)
“Ada pelanggaran pedoman virus korona. Kami menghabiskan waktu lama untuk memberlakukan langkah-langkah pencegahan dan seluruh skuad mengikutinya bersama-sama. Kami telah menjalani empat tes selama bersama. Dalam hal ini kami tidak punya alternatif selain melakukan apa yang kami lakukan," kata Southgate, dikutip Skysports.
Tindakan Foden dan Greenwood tidak saja membuat FA merasa harus melakukan penyelidikan. Pihak klub juga merasa perlu memberikan klarifikasi atas insiden tersebut. Di situs resminya, Man City menganggap apa yang dilakukan Foden sangat tidak pantas.
“Manchester City FC menyadari cerita yang muncul hari ini dari kubu tim nasional Inggris sehubungan dengan perilaku Foden. Perilakunya tidak hanya secara langsung bertentangan dengan pedoman ketat terkait Covid-19, tapi juga jauh di bawah standar yang diharapkan dari pemain Man City dan pemain internasional Inggris,” tulis pernyataan tersebut.
Foden juga telah menyampaikan permintaan maaf langsung di media sosial. Dia mengaku menyesal atas apa yang dilakukan serta mengambil banyak pelajaran dari insiden tersebut. “Saya meminta maaf kepada pelatih, rekan satu tim, ofisial, dan klub,” tulisnya, di akun media sosial.
Foden dan Greenwood sebenarnya bukan pemain atau olahragawan pertama yang melanggar protokol kesehatan. Pemain muda Chelsea Mason Mount dan Hodson Odoi juga pernah melakukan hal serupa saat Liga Primer diputar kembali. (Baca juga: Berat, Ternyata Banyak Masalah yang Menghadang UMKM)
Lihat Juga :