Marc Marquez Berduka, Tragedi Kebakaran Hutan Mengerikan di Lleida Renggut 2 Nyawa
Jum'at, 04 Juli 2025 - 00:02 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, laporan Inspain.news, melaporkan bahwa awan raksasa ini, yang terbentuk dari udara panas jenuh asap, abu, dan uap air, menjulang hingga 14 kilometer di atas Bumi, mengubah langit di wilayah itu menjadi abu-abu kecokelatan yang berkabut.
Beruntung, curah hujan yang turun larut malam membantu memecah pembentukan awan dan memberikan jeda bagi petugas pemadam kebakaran untuk memperlambat laju kobaran api sebelum tengah malam. Marc Marquez menyampaikan dukacita atas tragedi ini.
"Semua dukungan dan dorongan saya kepada keluarga yang terkena dampak kebakaran di wilayah Lleida, khususnya di Segarra," tulis Marc Marquez melalui akun X pribadinya.
Tragedi mematikan ini menjadi awal yang suram bagi musim kebakaran hutan di Spanyol. Para ahli iklim telah memperingatkan tentang musim panas yang semakin tidak menentu di seluruh Eropa selatan, di mana kekeringan berkepanjangan dan badai yang tidak menentu diperkirakan akan menciptakan lebih banyak risiko kebakaran. Spanyol, yang telah menghadapi suhu memecahkan rekor dan lanskap gersang dalam beberapa tahun terakhir, kini kembali berada dalam kondisi siaga tinggi.
Beruntung, curah hujan yang turun larut malam membantu memecah pembentukan awan dan memberikan jeda bagi petugas pemadam kebakaran untuk memperlambat laju kobaran api sebelum tengah malam. Marc Marquez menyampaikan dukacita atas tragedi ini.
"Semua dukungan dan dorongan saya kepada keluarga yang terkena dampak kebakaran di wilayah Lleida, khususnya di Segarra," tulis Marc Marquez melalui akun X pribadinya.
Tragedi mematikan ini menjadi awal yang suram bagi musim kebakaran hutan di Spanyol. Para ahli iklim telah memperingatkan tentang musim panas yang semakin tidak menentu di seluruh Eropa selatan, di mana kekeringan berkepanjangan dan badai yang tidak menentu diperkirakan akan menciptakan lebih banyak risiko kebakaran. Spanyol, yang telah menghadapi suhu memecahkan rekor dan lanskap gersang dalam beberapa tahun terakhir, kini kembali berada dalam kondisi siaga tinggi.
(yov)
Lihat Juga :