Kenapa Cristiano Ronaldo Tak Hadir di Pemakaman Diogo Jota?
Senin, 07 Juli 2025 - 10:52 WIB
loading...
Kenapa Cristiano Ronaldo Tak Hadir di Pemakaman Diogo Jota?
A
A
A
PORTO - Kepergian tragis Diogo Jota dan sang kakak Andre Silva dalam kecelakaan mobil pada 3 Juli 2025 meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola, khususnya Portugal. Pemakaman striker Liverpool itu digelar Sabtu (5/7/2025), tak jauh dari kampung halamannya di Porto, dihadiri oleh rekan-rekan setim dan pelatih. Namun, sosok Cristiano Ronaldo tidak tampak di antara pelayat, memicu pertanyaan dan kritik di media sosial.
Menanggapi suara-suara miring tersebut, Katia Aveiro, kakak perempuan Ronaldo, menyampaikan penjelasan emosional di Instagram yang sekaligus membela keputusan adiknya untuk tidak hadir secara langsung.
Menurut Katia, ketidakhadiran Ronaldo bukan karena ketidaksopanan atau pengabaian, melainkan sebagai bentuk penghormatan agar momen pemakaman tidak terganggu oleh kehebohan media dan publik yang kerap mengikuti Ronaldo ke mana pun ia pergi.
“Ketika ayah kami meninggal, selain duka, kami juga harus menghadapi serbuan kamera dan orang-orang penasaran di pemakaman. Bahkan kami, anak-anaknya, sulit keluar dari kapel karena kerumunan,” tulis Katia dalam unggahan Instagram Story-nya, Minggu (6/7/2025).
Baca Juga: Cristiano Ronaldo dan Bintang Sepak Bola Dunia Beri Penghormatan Terakhir untuk Diogo Jota
Ia melanjutkan bahwa kehadiran tokoh besar seperti pelatih Timnas Portugal saat itu, Luís Filipe Scolari, bahkan tak sempat ia sadari. “Rasa sakit membuatku buta,” tulisnya.
Katia menyayangkan banyaknya pihak yang lebih fokus pada absennya Ronaldo daripada menghormati keluarga yang sedang berduka. “Masyarakat sekarang sakit. Mereka lebih memilih mengomentari siapa yang tidak hadir daripada meresapi kehilangan dua bersaudara,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa siapa pun yang mengkritik Ronaldo akan langsung ia blokir. “Sudah cukup. Fanatisme ini melelahkan.”
Meski tidak hadir secara fisik, Ronaldo tetap menyampaikan belasungkawa secara terbuka melalui media sosial. Kapten Portugal itu menulis:
"Ini tidak masuk akal. Kita baru saja bersama di timnas, dan kau baru saja menikah. Kepada keluargamu, istrimu, dan anak-anakmu, aku kirimkan doa dan kekuatan. Aku tahu kamu akan selalu bersama mereka. Istirahatlah dengan tenang, Diogo dan Andre. Kami semua akan merindukanmu."
Ronaldo dan Jota merupakan bagian dari skuad Portugal yang meraih gelar UEFA Nations League pada 8 Juni lalu. Dua pekan setelahnya, Jota menikahi kekasih masa kecilnya, Rute Cardoso, sebelum tragedi itu merenggut nyawanya.
Duka cita atas kepergian Jota seharusnya menjadi momen pemersatu dalam simpati, bukan justru memantik kontroversi soal kehadiran figur publik. Katia Aveiro menutup pesannya dengan sindiran pahit: “Manusia sekarang telah menjadi jurang tak berdasar. Aku prihatin... Kejahatan manusia juga bentuk dari perang. Dan setiap hari, kita harus melawannya.”
Menanggapi suara-suara miring tersebut, Katia Aveiro, kakak perempuan Ronaldo, menyampaikan penjelasan emosional di Instagram yang sekaligus membela keputusan adiknya untuk tidak hadir secara langsung.
Menurut Katia, ketidakhadiran Ronaldo bukan karena ketidaksopanan atau pengabaian, melainkan sebagai bentuk penghormatan agar momen pemakaman tidak terganggu oleh kehebohan media dan publik yang kerap mengikuti Ronaldo ke mana pun ia pergi.
“Ketika ayah kami meninggal, selain duka, kami juga harus menghadapi serbuan kamera dan orang-orang penasaran di pemakaman. Bahkan kami, anak-anaknya, sulit keluar dari kapel karena kerumunan,” tulis Katia dalam unggahan Instagram Story-nya, Minggu (6/7/2025).
Baca Juga: Cristiano Ronaldo dan Bintang Sepak Bola Dunia Beri Penghormatan Terakhir untuk Diogo Jota
Ia melanjutkan bahwa kehadiran tokoh besar seperti pelatih Timnas Portugal saat itu, Luís Filipe Scolari, bahkan tak sempat ia sadari. “Rasa sakit membuatku buta,” tulisnya.
Katia menyayangkan banyaknya pihak yang lebih fokus pada absennya Ronaldo daripada menghormati keluarga yang sedang berduka. “Masyarakat sekarang sakit. Mereka lebih memilih mengomentari siapa yang tidak hadir daripada meresapi kehilangan dua bersaudara,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa siapa pun yang mengkritik Ronaldo akan langsung ia blokir. “Sudah cukup. Fanatisme ini melelahkan.”
Meski tidak hadir secara fisik, Ronaldo tetap menyampaikan belasungkawa secara terbuka melalui media sosial. Kapten Portugal itu menulis:
"Ini tidak masuk akal. Kita baru saja bersama di timnas, dan kau baru saja menikah. Kepada keluargamu, istrimu, dan anak-anakmu, aku kirimkan doa dan kekuatan. Aku tahu kamu akan selalu bersama mereka. Istirahatlah dengan tenang, Diogo dan Andre. Kami semua akan merindukanmu."
Ronaldo dan Jota merupakan bagian dari skuad Portugal yang meraih gelar UEFA Nations League pada 8 Juni lalu. Dua pekan setelahnya, Jota menikahi kekasih masa kecilnya, Rute Cardoso, sebelum tragedi itu merenggut nyawanya.
Duka cita atas kepergian Jota seharusnya menjadi momen pemersatu dalam simpati, bukan justru memantik kontroversi soal kehadiran figur publik. Katia Aveiro menutup pesannya dengan sindiran pahit: “Manusia sekarang telah menjadi jurang tak berdasar. Aku prihatin... Kejahatan manusia juga bentuk dari perang. Dan setiap hari, kita harus melawannya.”
(sto)
Lihat Juga :