Profil Kiandra Ramadhipa, Pembalap Binaan AHM yang Rebut Podium Pertama di Race 1 European Talent Cup 2025
Senin, 07 Juli 2025 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Di balapan kedua, yang juga berlangsung di lintasan basah, Ramadhipa menunjukkan konsistensinya. Ia mampu mempertahankan posisi kedua di awal balapan, meskipun kemudian sempat terpisah dari grup terdepan.
Baca Juga: Jorge Martin Diperkirakan Comeback di MotoGP Ceko 2025
Dengan kendali penuh dan strategi yang matang, ia berhasil menghindari insiden dan mengamankan posisi keempat. Balapan ini dihentikan lebih awal karena bendera merah, namun hasil tersebut cukup bagi Ramadhipa untuk menambah 13 poin penting, sehingga total poinnya kini menjadi 73 dan menempatkannya di peringkat keempat klasemen sementara.
"Pada race kedua, kondisinya lebih buruk dan target saya adalah bisa finish. Saya mengendalikan diri dan mencoba untuk tidak buru-buru, hingga bisa mengamankan 13 poin penting untuk klasemen. Saya hampir terjatuh, tetapi yang terpenting adalah hasil akhir. Saya sangat senang dengan apa yang kami capai di Magny-Cours," tambahnya.
Sementara itu, pembalap muda Indonesia lainnya, Veda Ega Pratama, juga menunjukkan semangat juang tinggi di JuniorGP. Meskipun belum bisa naik podium, Veda berhasil meraih empat poin perdananya musim ini dengan finis di posisi ke-12. Kondisi lintasan yang sangat licin menjadi tantangan besar baginya.
"Balapan hari ini sulit karena kondisi basah yang membuat lintasan jadi sangat licin. Saya mencatat peningkatan lap demi lap dan saya sudah melakukan yang terbaik. Inilah hasil yang kami dapatkan di Magny-Cours, tetapi paling tidak kami meraih poin perdana musim ini di JuniorGP," kata Veda.
Baca Juga: Jorge Martin Diperkirakan Comeback di MotoGP Ceko 2025
Dengan kendali penuh dan strategi yang matang, ia berhasil menghindari insiden dan mengamankan posisi keempat. Balapan ini dihentikan lebih awal karena bendera merah, namun hasil tersebut cukup bagi Ramadhipa untuk menambah 13 poin penting, sehingga total poinnya kini menjadi 73 dan menempatkannya di peringkat keempat klasemen sementara.
"Pada race kedua, kondisinya lebih buruk dan target saya adalah bisa finish. Saya mengendalikan diri dan mencoba untuk tidak buru-buru, hingga bisa mengamankan 13 poin penting untuk klasemen. Saya hampir terjatuh, tetapi yang terpenting adalah hasil akhir. Saya sangat senang dengan apa yang kami capai di Magny-Cours," tambahnya.
Sementara itu, pembalap muda Indonesia lainnya, Veda Ega Pratama, juga menunjukkan semangat juang tinggi di JuniorGP. Meskipun belum bisa naik podium, Veda berhasil meraih empat poin perdananya musim ini dengan finis di posisi ke-12. Kondisi lintasan yang sangat licin menjadi tantangan besar baginya.
"Balapan hari ini sulit karena kondisi basah yang membuat lintasan jadi sangat licin. Saya mencatat peningkatan lap demi lap dan saya sudah melakukan yang terbaik. Inilah hasil yang kami dapatkan di Magny-Cours, tetapi paling tidak kami meraih poin perdana musim ini di JuniorGP," kata Veda.
Lihat Juga :