Butterbean Tantang Jake Paul di Arena Sejarah Kekalahan Tragis Mike Tyson
Jum'at, 11 Juli 2025 - 14:23 WIB
loading...
Butterbean (Eric Esch), melontarkan tantangan mengejutkan kepada Jake Paul / Foto: talkSPORT
A
A
A
Butterbean (Eric Esch), melontarkan tantangan mengejutkan kepada Jake Paul . Legenda tinju kelas berat mengincar sebuah pertarungan akbar di Tokyo Dome, stadion ikonik di Jepang senilai USD269 juta (Rp4,3 triliun).
Alasan Butterbean memilih Tokyo Dome bukan sekadar karena ukurannya yang besar. Stadion ini adalah saksi bisu salah satu momen terbesar dalam sejarah tinju: kekalahan mengejutkan Mike Tyson dari Buster Douglas pada 1990.
Saat itu, Tyson tak terkalahkan (37-0) dan Douglas adalah underdog dengan peluang 42 banding 1. Namun, Douglas berhasil meng-KO Tyson secara brutal. Butterbean yakin pertarungan antara dirinya dan Paul akan menarik perhatian global dan mengisi penuh stadion.
Baca Juga: Geger Devin Haney vs Brian Norman Jr Berkelahi di New York
"Tidak diragukan lagi tiket stadionnya akan terjual habis, kita harus pergi ke Jepang di mana ada stadion yang lebih besar. Saya pikir itu adalah sesuatu yang ingin dilihat orang-orang di seluruh dunia," ujar Butterbean dikutip dari talkSPORT, Jumat (11/7/2025).
Dengan kata lain, tantangan ini tidak main-main. Butterbean, yang dikenal sebagai Raja Empat Ronde di masa kejayaannya, mengisyaratkan keinginan kuat untuk kembali naik ring setelah masa pensiunnya sejak 2013.
Butterbean sempat berjuang dengan kondisi kesehatan, bahkan harus menggunakan kursi roda selama tiga tahun. Namun, kini Butterbean telah melakukan transformasi drastis, berhasil menurunkan berat badan hingga 90 kilogram. Dengan semangat baru, ia merasa siap menghadapi Jake Paul.
Baca Juga: Oscar De La Hoya Ramal Shakur Stevenson Kalah KO dari William Zepeda
"Saya menggunakan kursi roda selama tiga tahun, dan Jake mengolok-olok saya. Setelah saya mulai pulih, saya ingin memaksakan diri untuk satu pertarungan lagi hanya untuk melawannya," kata Butterbean.
Butterbean menambahkan bahwa kondisinya sekarang lebih baik daripada saat ia masih aktif bertarung. "Jake harus siap menghadapi seseorang yang akan melancarkan banyak pukulan," tegasnya.
Meskipun tawaran Butterbean sangat menarik, Jake Paul belum secara terbuka menerima tantangan tersebut. Paul, yang saat ini berusia 28 tahun dan sedang membangun karier tinjunya agar dianggap serius, tampaknya lebih fokus pada pertarungan yang menawarkan kesepakatan komersial besar.
Nama-nama seperti Anthony Joshua dan Gervonta Davis menjadi target utama Paul. Bahkan, ada kemungkinan Paul akan segera bertarung memperebutkan gelar juara dunia. Negosiasi untuk menghadapi juara kelas penjelajah WBC, Badou Jack, sedang berlangsung.
"Satu-satunya kemungkinan saat ini adalah Jake ingin bertarung memperebutkan sabuk juara sesegera mungkin," kata Jake Paul.
Namun, mengingat Badou Jack memiliki pertandingan ulang wajib, pertarungan perebutan gelar mungkin tidak terjadi tahun ini. Meski demikian, Paul tetap berkomitmen untuk kembali naik ring pada November atau Desember.
Alasan Butterbean memilih Tokyo Dome bukan sekadar karena ukurannya yang besar. Stadion ini adalah saksi bisu salah satu momen terbesar dalam sejarah tinju: kekalahan mengejutkan Mike Tyson dari Buster Douglas pada 1990.
Saat itu, Tyson tak terkalahkan (37-0) dan Douglas adalah underdog dengan peluang 42 banding 1. Namun, Douglas berhasil meng-KO Tyson secara brutal. Butterbean yakin pertarungan antara dirinya dan Paul akan menarik perhatian global dan mengisi penuh stadion.
Baca Juga: Geger Devin Haney vs Brian Norman Jr Berkelahi di New York
"Tidak diragukan lagi tiket stadionnya akan terjual habis, kita harus pergi ke Jepang di mana ada stadion yang lebih besar. Saya pikir itu adalah sesuatu yang ingin dilihat orang-orang di seluruh dunia," ujar Butterbean dikutip dari talkSPORT, Jumat (11/7/2025).
Dengan kata lain, tantangan ini tidak main-main. Butterbean, yang dikenal sebagai Raja Empat Ronde di masa kejayaannya, mengisyaratkan keinginan kuat untuk kembali naik ring setelah masa pensiunnya sejak 2013.
Butterbean sempat berjuang dengan kondisi kesehatan, bahkan harus menggunakan kursi roda selama tiga tahun. Namun, kini Butterbean telah melakukan transformasi drastis, berhasil menurunkan berat badan hingga 90 kilogram. Dengan semangat baru, ia merasa siap menghadapi Jake Paul.
Baca Juga: Oscar De La Hoya Ramal Shakur Stevenson Kalah KO dari William Zepeda
"Saya menggunakan kursi roda selama tiga tahun, dan Jake mengolok-olok saya. Setelah saya mulai pulih, saya ingin memaksakan diri untuk satu pertarungan lagi hanya untuk melawannya," kata Butterbean.
Butterbean menambahkan bahwa kondisinya sekarang lebih baik daripada saat ia masih aktif bertarung. "Jake harus siap menghadapi seseorang yang akan melancarkan banyak pukulan," tegasnya.
Meskipun tawaran Butterbean sangat menarik, Jake Paul belum secara terbuka menerima tantangan tersebut. Paul, yang saat ini berusia 28 tahun dan sedang membangun karier tinjunya agar dianggap serius, tampaknya lebih fokus pada pertarungan yang menawarkan kesepakatan komersial besar.
Nama-nama seperti Anthony Joshua dan Gervonta Davis menjadi target utama Paul. Bahkan, ada kemungkinan Paul akan segera bertarung memperebutkan gelar juara dunia. Negosiasi untuk menghadapi juara kelas penjelajah WBC, Badou Jack, sedang berlangsung.
"Satu-satunya kemungkinan saat ini adalah Jake ingin bertarung memperebutkan sabuk juara sesegera mungkin," kata Jake Paul.
Namun, mengingat Badou Jack memiliki pertandingan ulang wajib, pertarungan perebutan gelar mungkin tidak terjadi tahun ini. Meski demikian, Paul tetap berkomitmen untuk kembali naik ring pada November atau Desember.
(yov)
Lihat Juga :