Sejarah Jannik Sinner, Petenis Italia Pertama Rebut Gelar Tunggal Grand Slam Wimbledon
Senin, 14 Juli 2025 - 10:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Jadwal Japan Open 2025: Ginting Comeback, Pembuktian Tunggal Putra Indonesia
Di sisi lain, Alcaraz, juga memberikan ucapan selamat. "Sulit untuk kalah. Selalu sulit untuk kalah, bahkan jika itu di final, tetapi pertama-tama saya harus mengucapkan selamat kepada Jannik sekali lagi," kata Alcaraz.
"Saya sangat senang untuk Anda. Jadi, teruskan saja, dan saya sangat senang bisa membangun hubungan yang sangat baik di luar lapangan, tetapi juga persaingan yang baik di lapangan. Itu membuat saya berkembang setiap hari," tambahnya.
Sinner tidak hanya mengukir namanya dalam buku sejarah sebagai petenis putra Italia pertama yang memenangkan Wimbledon, tetapi ia juga kini hanya kekurangan gelar Roland Garros untuk menyelesaikan Grand Slam. Kemenangan ini juga memperkuat posisinya sebagai petenis nomor 1 dunia, dengan keunggulan 3.430 poin atas Alcaraz di Peringkat ATP PIF.
Di sisi lain, Alcaraz, juga memberikan ucapan selamat. "Sulit untuk kalah. Selalu sulit untuk kalah, bahkan jika itu di final, tetapi pertama-tama saya harus mengucapkan selamat kepada Jannik sekali lagi," kata Alcaraz.
"Saya sangat senang untuk Anda. Jadi, teruskan saja, dan saya sangat senang bisa membangun hubungan yang sangat baik di luar lapangan, tetapi juga persaingan yang baik di lapangan. Itu membuat saya berkembang setiap hari," tambahnya.
Sinner tidak hanya mengukir namanya dalam buku sejarah sebagai petenis putra Italia pertama yang memenangkan Wimbledon, tetapi ia juga kini hanya kekurangan gelar Roland Garros untuk menyelesaikan Grand Slam. Kemenangan ini juga memperkuat posisinya sebagai petenis nomor 1 dunia, dengan keunggulan 3.430 poin atas Alcaraz di Peringkat ATP PIF.
(yov)
Lihat Juga :