Festival SenengMinton 2025 Sukses Digelar: Upaya Dorong Regenerasi Atlet Bulutangkis Sejak Dini
Selasa, 15 Juli 2025 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
"Kami percaya bahwa olahraga bukan hanya soal fisik, tapi juga tentang membentuk karakter, seperti rasa percaya diri, disiplin, dan semangat untuk terus berkembang. Dengan memperluas jangkauan festival ke lebih banyak kota, kami ingin semakin banyak anak mendapat kesempatan tumbuh sehat, aktif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan," tambahnya.
Dukungan ini juga selaras dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2020, yang menyatakan bahwa anak-anak dan remaja usia 5 hingga 17 tahun membutuhkan minimal 60 menit aktivitas fisik intensitas sedang hingga tinggi setiap hari. Anak-anak yang aktif secara fisik terbukti memiliki banyak manfaat, mulai dari fungsi jantung dan paru yang lebih baik hingga kemampuan mengelola emosi dan stres yang lebih stabil.
Festival SenengMinton hadir dengan konsep "fun badminton", yang mengedepankan suasana santai dan menyenangkan alih-alih kompetisi formal. Kegiatan ini menggabungkan latihan teknik dasar, permainan tim, dan edukasi gaya hidup sehat. Anak-anak diajak bermain dan mengenal bulu tangkis dalam suasana yang rileks, menjadikan olahraga sebagai bagian dari pengalaman positif, bukan tekanan.
Yuni Kartika, Ketua Umum Pengkab PBSI Kudus, sangat mengapresiasi pendekatan ini. "Perjalanan atlet hebat sering kali dimulai dari momen-momen kecil seperti ini. Ketika anak-anak merasakan kebahagiaan di lapangan, dari situlah tumbuh kecintaan terhadap olahraga, termasuk bulu tangkis. Kehadiran pihak-pihak seperti Aice memungkinkan ruang seperti ini hadir lebih luas," tutur Yuni.
Dukungan ini juga selaras dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2020, yang menyatakan bahwa anak-anak dan remaja usia 5 hingga 17 tahun membutuhkan minimal 60 menit aktivitas fisik intensitas sedang hingga tinggi setiap hari. Anak-anak yang aktif secara fisik terbukti memiliki banyak manfaat, mulai dari fungsi jantung dan paru yang lebih baik hingga kemampuan mengelola emosi dan stres yang lebih stabil.
Festival SenengMinton hadir dengan konsep "fun badminton", yang mengedepankan suasana santai dan menyenangkan alih-alih kompetisi formal. Kegiatan ini menggabungkan latihan teknik dasar, permainan tim, dan edukasi gaya hidup sehat. Anak-anak diajak bermain dan mengenal bulu tangkis dalam suasana yang rileks, menjadikan olahraga sebagai bagian dari pengalaman positif, bukan tekanan.
Yuni Kartika, Ketua Umum Pengkab PBSI Kudus, sangat mengapresiasi pendekatan ini. "Perjalanan atlet hebat sering kali dimulai dari momen-momen kecil seperti ini. Ketika anak-anak merasakan kebahagiaan di lapangan, dari situlah tumbuh kecintaan terhadap olahraga, termasuk bulu tangkis. Kehadiran pihak-pihak seperti Aice memungkinkan ruang seperti ini hadir lebih luas," tutur Yuni.
(yov)
Lihat Juga :