Siapa Pemain Indonesia yang Pertama Kali Bermain di Luar Negeri?
Rabu, 16 Juli 2025 - 12:12 WIB
loading...
Nama Iswadi Idris mungkin tak asing bagi para pecinta sepak bola Tanah Air / Foto: Kolase
A
A
A
Nama Iswadi Idris mungkin tak asing bagi para pecinta sepak bola Tanah Air. Gelandang legendaris kelahiran Banda Aceh ini bukan hanya dikenal sebagai bagian dari kuartet tercepat di Asia bersama Soetjipto Soentoro, Abdul Kadir, dan Jacob Sihasale, tetapi juga sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang merumput di luar negeri.
Meski berpostur mungil (165cm), Iswadi Idris punya julukan "Si Boncel" yang mendominasi setiap laga. Kecepatan lari istimewanya dilengkapi dengan visi bermain yang sangat baik, menjadikannya gelandang komplet. Di luar lapangan, ia dikenal disiplin, pekerja keras, dan berkarakter apik – modal kuat yang membawanya menuju kesuksesan.
Kecerdasannya di lapangan membuatnya dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia selama periode 1970 hingga 1980. Bersama skuad Garuda, Iswadi mencatatkan rekor gol yang memukau, yakni 55 gol dari total 97 penampilan internasional.
Baca Juga: Gerald Vanenburg Pelatih Tersukses Timnas Indonesia U-23 di Laga Debut
Statistik luar biasa ini mendapat perhatian klub luar negeri. Mike Laing, pelatih klub semi-profesional Australia, Western Suburbs Club (WSC), tertarik dengan kemampuannya saat Iswadi bermain untuk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 1974 di Australia.
Iswadi pun akhirnya digaet WSC, mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang berkarier di luar negeri. Sayangnya, proses adaptasi yang sulit membuatnya hanya bertahan satu musim. Meskipun singkat, langkahnya ini membuka pintu dan menginspirasi banyak pesepak bola Indonesia lainnya untuk menatap karier di kancah internasional.
Baca Juga: Rekor Pemain Timnas Indonesia Cetak Lebih 3 Gol dalam Satu Pertandingan
Benar saja, jejak Iswadi Idris diikuti Peri Sandria, Rochy Putiray, Kurniawan Dwi Yulianto hingga di era modern saat ini ada nama-nama seperti Egy Maualan Vikri, Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, hingga Saddil Ramdani, yang mencicipi sengitnya persaingan di kompetisi luar negeri. Berkat pengalamannya bermain di luar negeri Timnas Indonesia pun terkena dampaknya.
Meskipun Egy, Pratama, Asnawi dan Saddil sudah jarang terlihat di Timnas Indonesia di bawah asuhan Patrick Kluivert, namun mereka pernah memberikan kontribusi yang luar biasa untuk mendongkrak posisi Skuad Garuda di ranking FIFA. Lantas, kira-kira siapa lagi yang bakal mengikuti jejak Si Boncel dkk?
Meski berpostur mungil (165cm), Iswadi Idris punya julukan "Si Boncel" yang mendominasi setiap laga. Kecepatan lari istimewanya dilengkapi dengan visi bermain yang sangat baik, menjadikannya gelandang komplet. Di luar lapangan, ia dikenal disiplin, pekerja keras, dan berkarakter apik – modal kuat yang membawanya menuju kesuksesan.
Kecerdasannya di lapangan membuatnya dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia selama periode 1970 hingga 1980. Bersama skuad Garuda, Iswadi mencatatkan rekor gol yang memukau, yakni 55 gol dari total 97 penampilan internasional.
Baca Juga: Gerald Vanenburg Pelatih Tersukses Timnas Indonesia U-23 di Laga Debut
Statistik luar biasa ini mendapat perhatian klub luar negeri. Mike Laing, pelatih klub semi-profesional Australia, Western Suburbs Club (WSC), tertarik dengan kemampuannya saat Iswadi bermain untuk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 1974 di Australia.
Iswadi pun akhirnya digaet WSC, mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang berkarier di luar negeri. Sayangnya, proses adaptasi yang sulit membuatnya hanya bertahan satu musim. Meskipun singkat, langkahnya ini membuka pintu dan menginspirasi banyak pesepak bola Indonesia lainnya untuk menatap karier di kancah internasional.
Baca Juga: Rekor Pemain Timnas Indonesia Cetak Lebih 3 Gol dalam Satu Pertandingan
Benar saja, jejak Iswadi Idris diikuti Peri Sandria, Rochy Putiray, Kurniawan Dwi Yulianto hingga di era modern saat ini ada nama-nama seperti Egy Maualan Vikri, Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, hingga Saddil Ramdani, yang mencicipi sengitnya persaingan di kompetisi luar negeri. Berkat pengalamannya bermain di luar negeri Timnas Indonesia pun terkena dampaknya.
Meskipun Egy, Pratama, Asnawi dan Saddil sudah jarang terlihat di Timnas Indonesia di bawah asuhan Patrick Kluivert, namun mereka pernah memberikan kontribusi yang luar biasa untuk mendongkrak posisi Skuad Garuda di ranking FIFA. Lantas, kira-kira siapa lagi yang bakal mengikuti jejak Si Boncel dkk?
(yov)
Lihat Juga :