Mampukah Timnas Indonesia Lolos Tanpa Keberuntungan Kandang?
Sabtu, 19 Juli 2025 - 20:08 WIB
loading...
A
A
A
Berbanding terbalik dengan Irak, Arab Saudi akan menjadi tantangan besar, terutama karena mereka bertindak sebagai tuan rumah. Bung Harpa menilai keberhasilan Timnas Indonesia dalam dua pertemuan di babak ketiga melawan Arab Saudi tidak bisa dijadikan tolok ukur.
"Karena saat ini Saudi mempunyai keunggulan mereka bertindak sebagai tuan rumah dan sebagai catatan Indonesia sejak round 2 sampai round 3 itu tidak pernah menang pada laga tandang kecuali lawan Vietnam di My Dinh National Stadium," jelas Bung Harpa.
"Sisanya semua kemenangan pasti di Home (kandang). Ketika kita mengalahkan Vietnam 1-0. Ketika kita mengalahkan Filipina 2-0. Bahkan di round 3 pun kemenangan kita lawan China, lawan Bahrain, lawan Saudi itu diraih home. Nah, ini kan jadi satu tantangan tersendiri."
"Ini cukup challenging. Sementara nanti kita waktunya enggak banyak, 8 Oktober kita akan main dan juga tanggal 11, dua pertandingan beruntun jaraknya 3 hari. Nah, sementara tuan rumah itu jaraknya lebih lama. Sementara Saudi akan memainkan match day pertama dan match day kedua, sori match day ketiga. Jarak itu sekitar 5 sampai 6 hari. Belum lagi faktor tuan rumah tadi. Jadi plus minusnya itu sangat sangat ambigu," imbuh Bung Harpa.
"Karena saat ini Saudi mempunyai keunggulan mereka bertindak sebagai tuan rumah dan sebagai catatan Indonesia sejak round 2 sampai round 3 itu tidak pernah menang pada laga tandang kecuali lawan Vietnam di My Dinh National Stadium," jelas Bung Harpa.
"Sisanya semua kemenangan pasti di Home (kandang). Ketika kita mengalahkan Vietnam 1-0. Ketika kita mengalahkan Filipina 2-0. Bahkan di round 3 pun kemenangan kita lawan China, lawan Bahrain, lawan Saudi itu diraih home. Nah, ini kan jadi satu tantangan tersendiri."
Faktor Cuaca Panas dan Jadwal Padat
Selain faktor tuan rumah, cuaca ekstrem juga menjadi tantangan serius bagi Timnas Indonesia. Bung Harpa memperkirakan cuaca di Arab Saudi pada awal Oktober masih sangat panas, berkisar 30 derajat Celcius."Ini cukup challenging. Sementara nanti kita waktunya enggak banyak, 8 Oktober kita akan main dan juga tanggal 11, dua pertandingan beruntun jaraknya 3 hari. Nah, sementara tuan rumah itu jaraknya lebih lama. Sementara Saudi akan memainkan match day pertama dan match day kedua, sori match day ketiga. Jarak itu sekitar 5 sampai 6 hari. Belum lagi faktor tuan rumah tadi. Jadi plus minusnya itu sangat sangat ambigu," imbuh Bung Harpa.
(yov)
Lihat Juga :