Jesse Rodriguez KO Phumelele Cafu, Juara 2 Divisi Tak Terkalahkan
Minggu, 20 Juli 2025 - 12:14 WIB
loading...
A
A
A
Cafu segera dipaksa untuk bermain bertahan saat Rodriguez menyarangkan jab-nya ke arah bawah dan atas untuk mendaratkan serangan yang lebih kuat. Cafu bukannya tidak memiliki momen, walau sebagian besar berada dalam mode serangan balik dan tidak pernah lebih dari satu serangan dalam satu waktu.
Rodriguez terus menekan Cafu dengan jab-nya pada ronde kedua. Cafu berusaha mengatur waktu masuknya serangan Rodriguez, namun seringkali gagal dengan hook kirinya. Cafu mendaratkan sebuah pukulan kanan ke arah atas, namun dibalas dengan tinju kiri ke arah tubuh Rodriguez. 30 detik terakhir dari ronde ini dihabiskan dengan Cafu yang terdesak di pojok ring, sementara Rodriguez menyarangkan jab dan pukulan straight kirinya.
Sebuah jab dan pukulan kanan dari Cafu memberikan sedikit optimisme pada awal ronde ketiga. Rodriguez berhasil melewatinya dan segera memaksa Cafu untuk mundur. Rodriguez bergerak masuk dan keluar, pertama untuk menghindari pukulan kanan Cafu dari atas kepala dan kemudian mempersiapkan jab dan hook kanannya ke arah tubuh.
Sebuah jab dan straight kanan dari Cafu berhasil dimentahkan oleh Rodriguez, yang mengakhiri setiap kombinasi dengan sebuah hook kanan ke arah tubuh. Cafu memberikan penampilan terbaiknya pada ronde keempat, meskipun itu tidak cukup untuk memenangkan ronde tersebut.
Bam Rodriguez terus maju, namun Cafu mampu mengatur waktu dengan lebih baik untuk memukul lawannya. Lonjakan kepercayaan diri Rodriguez terdeteksi oleh Cafu, yang meningkatkan tekanan pada menit-menit terakhir dan menjatuhkan Cafu dengan hook kanannya. Cafu menunjukkan dagunya yang kokoh, namun tidak memberikan respons atas serangan tersebut.
Tren Rodriguez yang terus menekan Cafu membuat kesabaran sang petinju asal Afrika Selatan ini semakin menipis. Instruksi tegas untuk keluar dari tali ring sempat dipatuhi oleh Cafu, namun Rodriguez terlalu bersemangat malam itu.
“Ini mungkin penampilan terbaik saya sampai saat ini,” kata Jesse Rodriguez kepada Chris Mannix dari DAZN setelah pertandingan.
Rodriguez terus menekan Cafu dengan jab-nya pada ronde kedua. Cafu berusaha mengatur waktu masuknya serangan Rodriguez, namun seringkali gagal dengan hook kirinya. Cafu mendaratkan sebuah pukulan kanan ke arah atas, namun dibalas dengan tinju kiri ke arah tubuh Rodriguez. 30 detik terakhir dari ronde ini dihabiskan dengan Cafu yang terdesak di pojok ring, sementara Rodriguez menyarangkan jab dan pukulan straight kirinya.
Sebuah jab dan pukulan kanan dari Cafu memberikan sedikit optimisme pada awal ronde ketiga. Rodriguez berhasil melewatinya dan segera memaksa Cafu untuk mundur. Rodriguez bergerak masuk dan keluar, pertama untuk menghindari pukulan kanan Cafu dari atas kepala dan kemudian mempersiapkan jab dan hook kanannya ke arah tubuh.
Sebuah jab dan straight kanan dari Cafu berhasil dimentahkan oleh Rodriguez, yang mengakhiri setiap kombinasi dengan sebuah hook kanan ke arah tubuh. Cafu memberikan penampilan terbaiknya pada ronde keempat, meskipun itu tidak cukup untuk memenangkan ronde tersebut.
Bam Rodriguez terus maju, namun Cafu mampu mengatur waktu dengan lebih baik untuk memukul lawannya. Lonjakan kepercayaan diri Rodriguez terdeteksi oleh Cafu, yang meningkatkan tekanan pada menit-menit terakhir dan menjatuhkan Cafu dengan hook kanannya. Cafu menunjukkan dagunya yang kokoh, namun tidak memberikan respons atas serangan tersebut.
Tren Rodriguez yang terus menekan Cafu membuat kesabaran sang petinju asal Afrika Selatan ini semakin menipis. Instruksi tegas untuk keluar dari tali ring sempat dipatuhi oleh Cafu, namun Rodriguez terlalu bersemangat malam itu.
“Ini mungkin penampilan terbaik saya sampai saat ini,” kata Jesse Rodriguez kepada Chris Mannix dari DAZN setelah pertandingan.
Lihat Juga :