Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia U-23 vs Thailand Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2025
Jum'at, 25 Juli 2025 - 08:00 WIB
loading...
Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia U-23 vs Thailand Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2025
A
A
A
Duel sengit antara Timnas Indonesia U-23 melawan Thailand akan tersaji di babak semifinal Piala AFF U-23 2025 . Laga ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (25 Juli 2025) pukul 20.00 WIB.
Meski secara sejarah pertemuan Thailand masih lebih unggul, statistik sepanjang turnamen justru memperlihatkan dominasi Garuda Muda. Skuad asuhan Gerald Vanenburg tampil lebih tajam, dominan dalam penguasaan bola, dan unggul dalam distribusi serta efektivitas serangan.
Dalam hal produktivitas menyerang, Indonesia mencatatkan performa yang jauh lebih menjanjikan. Dari tiga pertandingan fase grup, Garuda Muda mencetak 9 gol dengan total 56 tembakan, di mana 24 di antaranya tepat sasaran.
Baca Juga: Mandul 2 Laga, Ketajaman Jens Raven dan Hokky Caraka Disorot Jelang Timnas Indonesia U-23 vs Thailand
Bandingkan dengan Thailand yang hanya mencetak 4 gol dari 36 tembakan, dengan 11 on target. Dari segi penguasaan bola, keunggulan Indonesia makin terasa. Rata-rata ball possession mereka mencapai 72,1 persen, sementara Thailand hanya 54,4 persen.
Kedua tim datang ke semifinal dengan catatan defensif yang solid. Indonesia dan Thailand sama-sama belum kebobolan alias mencatat dua clean sheet. Dalam urusan duel bertahan, Indonesia unggul tipis dengan 36 tekel sukses, sedangkan Thailand mencatat 35.
Faktor yang juga tak bisa diabaikan adalah kualitas distribusi bola. Indonesia mencatat 1588 operan dengan akurasi 90 persen, sedangkan Thailand hanya mengoleksi 967 umpan dengan akurasi 85 persen.
Dalam urusan crossing, Garuda Muda juga lebih efektif: 17 dari 59 crossing dinyatakan akurat. Thailand, di sisi lain, mencatat 16 crossing akurat dari total 35 upaya.
“Kesan saya kurang baik tentang babak penyisihan grup. Banyak kesalahan yang kami buat. Tapi untuk semifinal, para pemain kami pasti akan tampil lebih baik,” kata Thawatchai dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (25/7).
Thailand hanya mengemas satu kemenangan 4-0 atas Timor Leste, lalu ditahan imbang Myanmar tanpa gol. Dengan hanya satu gol tercipta dari permainan terbuka dan minim tekanan ke gawang lawan, penampilan mereka terbilang belum stabil.
Sementara itu, kapten tim Thailand, Seksan Ratree, juga menyadari bahwa banyak aspek yang harus dibenahi.
“Kami senang bisa sampai di semifinal. Tapi seperti kata pelatih, masih banyak yang harus diperbaiki. Kami berharap bisa tampil lebih baik di laga nanti,” ujarnya.
Meski secara sejarah pertemuan Thailand masih lebih unggul, statistik sepanjang turnamen justru memperlihatkan dominasi Garuda Muda. Skuad asuhan Gerald Vanenburg tampil lebih tajam, dominan dalam penguasaan bola, dan unggul dalam distribusi serta efektivitas serangan.
Dalam hal produktivitas menyerang, Indonesia mencatatkan performa yang jauh lebih menjanjikan. Dari tiga pertandingan fase grup, Garuda Muda mencetak 9 gol dengan total 56 tembakan, di mana 24 di antaranya tepat sasaran.
Baca Juga: Mandul 2 Laga, Ketajaman Jens Raven dan Hokky Caraka Disorot Jelang Timnas Indonesia U-23 vs Thailand
Bandingkan dengan Thailand yang hanya mencetak 4 gol dari 36 tembakan, dengan 11 on target. Dari segi penguasaan bola, keunggulan Indonesia makin terasa. Rata-rata ball possession mereka mencapai 72,1 persen, sementara Thailand hanya 54,4 persen.
Kedua tim datang ke semifinal dengan catatan defensif yang solid. Indonesia dan Thailand sama-sama belum kebobolan alias mencatat dua clean sheet. Dalam urusan duel bertahan, Indonesia unggul tipis dengan 36 tekel sukses, sedangkan Thailand mencatat 35.
Faktor yang juga tak bisa diabaikan adalah kualitas distribusi bola. Indonesia mencatat 1588 operan dengan akurasi 90 persen, sedangkan Thailand hanya mengoleksi 967 umpan dengan akurasi 85 persen.
Dalam urusan crossing, Garuda Muda juga lebih efektif: 17 dari 59 crossing dinyatakan akurat. Thailand, di sisi lain, mencatat 16 crossing akurat dari total 35 upaya.
Thailand Akui Tak Punya Modal Ideal
Menariknya, pelatih Thailand U-23, Thawatchai Damrong-Ongratkul, mengakui langsung bahwa timnya belum tampil meyakinkan di fase grup.“Kesan saya kurang baik tentang babak penyisihan grup. Banyak kesalahan yang kami buat. Tapi untuk semifinal, para pemain kami pasti akan tampil lebih baik,” kata Thawatchai dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (25/7).
Thailand hanya mengemas satu kemenangan 4-0 atas Timor Leste, lalu ditahan imbang Myanmar tanpa gol. Dengan hanya satu gol tercipta dari permainan terbuka dan minim tekanan ke gawang lawan, penampilan mereka terbilang belum stabil.
Sementara itu, kapten tim Thailand, Seksan Ratree, juga menyadari bahwa banyak aspek yang harus dibenahi.
“Kami senang bisa sampai di semifinal. Tapi seperti kata pelatih, masih banyak yang harus diperbaiki. Kami berharap bisa tampil lebih baik di laga nanti,” ujarnya.
(sto)
Lihat Juga :