Biodata dan Agama Xander Zayas: Juara Dunia Termuda Tak Terkalahkan
Senin, 28 Juli 2025 - 10:09 WIB
loading...
A
A
A
Petinju kelahiran Amerika Serikat, Wilfred Benitez, petinju Puerto Riko, memegang rekor sebagai juara dunia termuda, saat ia memenangkan sabuk kelas welter ringan WBA pada Maret 1976 di usia 17 tahun 176 hari.
"Itulah yang saya inginkan, itulah yang saya impikan, itulah mengapa saya melakukannya. Saya ingin menjadi salah satu yang terhebat yang pernah ada, tetapi pada akhirnya saya harus terus melakukan bagian saya. Saya akan membiarkan publik dan penggemar melakukan bagian mereka dan menilai saya sesuai keinginan mereka," kata Zayas kepada Sky Sports.
"Saya senang disebut bersama legenda seperti Miguel Cotto," lanjutnya. "Legenda Puerto Riko lainnya, saya senang disebut-sebut bersama mereka. Tapi sejujurnya, saya ingin menjadi Xander Zayas. "Saya ingin orang-orang mengakui usaha saya dan mengakui apa yang saya lakukan untuk diri saya sendiri."
Baca Juga: Xander Zayas Juara Baru WBO, Next, Unifikasi Gelar Fundora dan Murtazaliev
Xander Zayas dikenal seorang petinju yang beragama Katolik. Ia sering kali menyebutkan tentang imannya dan bagaimana agama mempengaruhi hidupnya. Dalam beberapa wawancara, Xander Zayas menyebutkan bahwa agama Katolik membantunya untuk tetap fokus dan termotivasi dalam kariernya sebagai petinju.
Zayas tinggal bersama ibunya, ayah tiri dan saudara perempuannya di Plantation, Florida, Amerika Serikat. Dia tidak tahu bahasa Inggris sebelum pindah ke sana tetapi hanya butuh waktu empat bulan untuk mempelajarinya, keluarganya menerjemahkannya dalam lingkungan sosial.
"Itulah yang saya inginkan, itulah yang saya impikan, itulah mengapa saya melakukannya. Saya ingin menjadi salah satu yang terhebat yang pernah ada, tetapi pada akhirnya saya harus terus melakukan bagian saya. Saya akan membiarkan publik dan penggemar melakukan bagian mereka dan menilai saya sesuai keinginan mereka," kata Zayas kepada Sky Sports.
"Saya senang disebut bersama legenda seperti Miguel Cotto," lanjutnya. "Legenda Puerto Riko lainnya, saya senang disebut-sebut bersama mereka. Tapi sejujurnya, saya ingin menjadi Xander Zayas. "Saya ingin orang-orang mengakui usaha saya dan mengakui apa yang saya lakukan untuk diri saya sendiri."
Baca Juga: Xander Zayas Juara Baru WBO, Next, Unifikasi Gelar Fundora dan Murtazaliev
Xander Zayas dikenal seorang petinju yang beragama Katolik. Ia sering kali menyebutkan tentang imannya dan bagaimana agama mempengaruhi hidupnya. Dalam beberapa wawancara, Xander Zayas menyebutkan bahwa agama Katolik membantunya untuk tetap fokus dan termotivasi dalam kariernya sebagai petinju.
Zayas tinggal bersama ibunya, ayah tiri dan saudara perempuannya di Plantation, Florida, Amerika Serikat. Dia tidak tahu bahasa Inggris sebelum pindah ke sana tetapi hanya butuh waktu empat bulan untuk mempelajarinya, keluarganya menerjemahkannya dalam lingkungan sosial.
Lihat Juga :