Luar Biasa! Harumkan Nama Indonesia, Albert Januarta Raih Gelar Juara Dunia Biliar Junior 2025
Senin, 28 Juli 2025 - 12:04 WIB
loading...
A
A
A
Perjalanan Albert menuju podium tidaklah mudah. Sebelum sampai di final, talenta muda pebiliar Indonesia itu menyingkirkan Abdulaziz Alaswad dari Arab Saudi (7–1), Liao Hung-Yen dari Taiwan (7-5), dan Ahmad Altattan (7–1).
Baca Juga: Fajar/Fikri Juara China Open 2025 usai Ganyang Wakil Malaysia
Hendra merupakan sosok kunci di balik prestasi dunia Albert. Ia membina dan mensponsori Albert sejak mereka bertemu lima tahun lalu, ketika Albert berusia 11 tahun. Albert sendiri mulai bermain biliar sejak usia 8 tahun, dilatih langsung oleh ayahnya.
“Impian saya ketika mendirikan Carabao Billiards Indonesia adalah mencetak juara dunia dari Indonesia. Albert berhasil meraih tiga gelar juara dunia junior,” ujar Hendra.
Sejak bertemu, pembinaan dilakukan secara serius dan terstruktur. Berdasarkan riset panjang, Hendra meyakini bahwa juara dunia harus dibina sejak dini. Ia mulai melatih Albert secara intensif, meliputi teknik, fisik, dan mental. Albert pun mulai aktif mengikuti berbagai kejuaraan nasional dan internasional.
“Di masa awal, tubuh Albert sempat kewalahan. Ia pernah mimisan karena kelelahan, tapi tidak pernah menyerah. Sejak itu, kerja keras terus berlanjut. Ia tumbuh dalam disiplin dan terbiasa latihan hingga 10 jam per hari,” tambah Hendra.
Baca Juga: Fajar/Fikri Juara China Open 2025 usai Ganyang Wakil Malaysia
Hendra merupakan sosok kunci di balik prestasi dunia Albert. Ia membina dan mensponsori Albert sejak mereka bertemu lima tahun lalu, ketika Albert berusia 11 tahun. Albert sendiri mulai bermain biliar sejak usia 8 tahun, dilatih langsung oleh ayahnya.
“Impian saya ketika mendirikan Carabao Billiards Indonesia adalah mencetak juara dunia dari Indonesia. Albert berhasil meraih tiga gelar juara dunia junior,” ujar Hendra.
Sejak bertemu, pembinaan dilakukan secara serius dan terstruktur. Berdasarkan riset panjang, Hendra meyakini bahwa juara dunia harus dibina sejak dini. Ia mulai melatih Albert secara intensif, meliputi teknik, fisik, dan mental. Albert pun mulai aktif mengikuti berbagai kejuaraan nasional dan internasional.
“Di masa awal, tubuh Albert sempat kewalahan. Ia pernah mimisan karena kelelahan, tapi tidak pernah menyerah. Sejak itu, kerja keras terus berlanjut. Ia tumbuh dalam disiplin dan terbiasa latihan hingga 10 jam per hari,” tambah Hendra.
Lihat Juga :