Sensasi Sorato Shimizu Pecahkan Rekor Dunia Usain Bolt di Usia 16 Tahun!
Rabu, 30 Juli 2025 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Albert Januarta Juara di World Pool Championship Junior Saudi Arabia 2025!
Kehadiran Shimizu semakin memanaskan persaingan di dunia lari sprint junior. Sebelumnya, remaja Australia Gout Gout juga telah mencuri perhatian dengan memecahkan sejumlah rekor nasional di usia 16 tahun, termasuk rekor 200m dan rekor U-18 serta U-20 Australia dan Oseania untuk 100m dan 200m.
Namun, bahkan catatan waktu terbaik 100m Gout yang 10,17 detik masih belum mampu menandingi kecepatan Shimizu. Dengan rekor barunya ini, Shimizu telah memenuhi standar masuk untuk Kejuaraan Atletik Dunia yang akan berlangsung di kandang sendiri, Tokyo, pada bulan September. Waktu 10,00 detik adalah persyaratan minimum yang ditetapkan oleh World Athletics untuk lolos.
Federasi Atletik Jepang (JAAF) sendiri belum mengumumkan kriteria seleksi akhir karena Shimizu tidak berkompetisi di Kejuaraan Nasional mereka. Saat ini, hanya ada dua pelari cepat Jepang lain yang terdaftar di nomor 100m, dan hanya satu yang mencatatkan waktu di bawah 10 detik, yaitu Abdul Hakim Sani Brown dengan 9,96 detik (meskipun musim ini terbaiknya 10,31 detik).
Media Spanyol, Marca, melaporkan bahwa meskipun performa Shimizu luar biasa di tingkat junior, kemungkinan besar ia tidak akan masuk tim estafet 4x100m Jepang karena kuartet yang ada saat ini dianggap sudah mapan. Meski demikian, potensi individu Shimizu untuk bersinar di panggung dunia kini menjadi sorotan utama.
Kehadiran Shimizu semakin memanaskan persaingan di dunia lari sprint junior. Sebelumnya, remaja Australia Gout Gout juga telah mencuri perhatian dengan memecahkan sejumlah rekor nasional di usia 16 tahun, termasuk rekor 200m dan rekor U-18 serta U-20 Australia dan Oseania untuk 100m dan 200m.
Namun, bahkan catatan waktu terbaik 100m Gout yang 10,17 detik masih belum mampu menandingi kecepatan Shimizu. Dengan rekor barunya ini, Shimizu telah memenuhi standar masuk untuk Kejuaraan Atletik Dunia yang akan berlangsung di kandang sendiri, Tokyo, pada bulan September. Waktu 10,00 detik adalah persyaratan minimum yang ditetapkan oleh World Athletics untuk lolos.
Federasi Atletik Jepang (JAAF) sendiri belum mengumumkan kriteria seleksi akhir karena Shimizu tidak berkompetisi di Kejuaraan Nasional mereka. Saat ini, hanya ada dua pelari cepat Jepang lain yang terdaftar di nomor 100m, dan hanya satu yang mencatatkan waktu di bawah 10 detik, yaitu Abdul Hakim Sani Brown dengan 9,96 detik (meskipun musim ini terbaiknya 10,31 detik).
Media Spanyol, Marca, melaporkan bahwa meskipun performa Shimizu luar biasa di tingkat junior, kemungkinan besar ia tidak akan masuk tim estafet 4x100m Jepang karena kuartet yang ada saat ini dianggap sudah mapan. Meski demikian, potensi individu Shimizu untuk bersinar di panggung dunia kini menjadi sorotan utama.
(yov)
Lihat Juga :