Otot Terence Crawford Makin Kekar, Bud Siap Guncang Saul Canelo Alvarez di Las Vegas
Kamis, 31 Juli 2025 - 08:50 WIB
loading...
Terence Crawford terlihat dalam kondisi fisik prima dan siap tempur menjelang pertarungan akbar melawan Saul Canelo Alvarez pada 13 September mendatang / Foto: talkSPORT
A
A
A
Terence Crawford terlihat dalam kondisi fisik prima dan siap tempur menjelang pertarungan akbar melawan Saul Canelo Alvarez pada 13 September mendatang. Duel ini bukan sekadar pertarungan biasa, karena petinju berjuluk Bud akan naik dua kelas berat untuk menantang petinju Meksiko demi gelar juara kelas menengah super yang tak terbantahkan di Las Vegas.
Sebelumnya, Crawford belum pernah bertinju di atas kelas welter super (154 pon). Namun, ia telah bekerja keras membangun massa otot demi menyesuaikan diri dengan kategori kelas menengah super (168 pon). Dilaporkan, enam minggu sebelum malam pertarungan, berat badannya mencapai sekitar 185 pon (85 kg), angka yang cukup mencengangkan mengingat ia sempat menyentuh batas berat badan di kelas penjelajah (200 pon) awal tahun ini.
Foto-foto terbaru yang diunggah Crawford dari kamp pelatihannya sontak menarik perhatian publik. Ia tampak jauh lebih besar dan berotot dibandingkan saat berlaga di kelas yang lebih rendah, namun tetap mempertahankan perutnya yang rata.
Baca Juga: Ranking Kelas Welter: Mengapa Masuknya Pacquiao dan Ennis Melawan Logika?
Bentuk fisiknya yang mengesankan ini menunjukkan bahwa Crawford telah memanfaatkan 12 bulan di luar ring dengan sangat baik untuk beradaptasi dengan berat badan barunya. Sebuah foto tanpa baju dengan caption "Tak ada yang bisa menghentikanku" langsung dibanjiri pujian dari para penggemar tinju.
"Bud tetap di kelas 168 setelah pertarungan melawan Canelo," tulis seorang pendukung.
"Bud sangat besar... Tunggu sebentar," timpal lainnya.
Baca Juga: Tyson Fury Tawarkan Bantuan ke Daniel Dubois: Bangkitlah, Tak Ada Pengecut di Ring!
Pertanyaan besar kini mengemuka, apakah pertarungan melawan Canelo ini akan menjadi tarian terakhir bagi Terence Crawford? Pertarungan terakhir Crawford adalah pada Agustus 2024, saat itu ia meraih kemenangan angka mutlak atas Israil Madrimov untuk merebut gelar juara kelas welter super WBA.
Meski masih memegang sabuk di kelas 154 pon, kecil kemungkinan ia akan kembali ke kelas tersebut. Di usianya yang menginjak 37 tahun, Crawford memang memasuki senja kariernya.
Beberapa pengamat di komunitas tinju bahkan memperkirakan ia akan pensiun setelah pertarungannya dengan Canelo. Namun, jika ia berhasil mengatasi segala rintangan dan mengalahkan superstar Meksiko tersebut, Crawford akan dinobatkan sebagai juara tak terbantahkan pertama di tiga kelas berat dalam era empat sabuk, setelah sebelumnya mendominasi divisi super ringan dan kelas welter. Kemenangan bersejarah ini juga kemungkinan besar akan membuatnya melampaui nama-nama besar seperti Naoya Inoue dan Oleksandr Usyk, menempatkannya di posisi teratas dalam peringkat pound-for-pound
Sebelumnya, Crawford belum pernah bertinju di atas kelas welter super (154 pon). Namun, ia telah bekerja keras membangun massa otot demi menyesuaikan diri dengan kategori kelas menengah super (168 pon). Dilaporkan, enam minggu sebelum malam pertarungan, berat badannya mencapai sekitar 185 pon (85 kg), angka yang cukup mencengangkan mengingat ia sempat menyentuh batas berat badan di kelas penjelajah (200 pon) awal tahun ini.
Foto-foto terbaru yang diunggah Crawford dari kamp pelatihannya sontak menarik perhatian publik. Ia tampak jauh lebih besar dan berotot dibandingkan saat berlaga di kelas yang lebih rendah, namun tetap mempertahankan perutnya yang rata.
Baca Juga: Ranking Kelas Welter: Mengapa Masuknya Pacquiao dan Ennis Melawan Logika?
Bentuk fisiknya yang mengesankan ini menunjukkan bahwa Crawford telah memanfaatkan 12 bulan di luar ring dengan sangat baik untuk beradaptasi dengan berat badan barunya. Sebuah foto tanpa baju dengan caption "Tak ada yang bisa menghentikanku" langsung dibanjiri pujian dari para penggemar tinju.
"Bud tetap di kelas 168 setelah pertarungan melawan Canelo," tulis seorang pendukung.
"Bud sangat besar... Tunggu sebentar," timpal lainnya.
Baca Juga: Tyson Fury Tawarkan Bantuan ke Daniel Dubois: Bangkitlah, Tak Ada Pengecut di Ring!
Pertanyaan besar kini mengemuka, apakah pertarungan melawan Canelo ini akan menjadi tarian terakhir bagi Terence Crawford? Pertarungan terakhir Crawford adalah pada Agustus 2024, saat itu ia meraih kemenangan angka mutlak atas Israil Madrimov untuk merebut gelar juara kelas welter super WBA.
Meski masih memegang sabuk di kelas 154 pon, kecil kemungkinan ia akan kembali ke kelas tersebut. Di usianya yang menginjak 37 tahun, Crawford memang memasuki senja kariernya.
Beberapa pengamat di komunitas tinju bahkan memperkirakan ia akan pensiun setelah pertarungannya dengan Canelo. Namun, jika ia berhasil mengatasi segala rintangan dan mengalahkan superstar Meksiko tersebut, Crawford akan dinobatkan sebagai juara tak terbantahkan pertama di tiga kelas berat dalam era empat sabuk, setelah sebelumnya mendominasi divisi super ringan dan kelas welter. Kemenangan bersejarah ini juga kemungkinan besar akan membuatnya melampaui nama-nama besar seperti Naoya Inoue dan Oleksandr Usyk, menempatkannya di posisi teratas dalam peringkat pound-for-pound
(yov)
Lihat Juga :