8 Pebulu Tangkis Indonesia Masuk Top 10 Ranking BWF Junior: Zaki Ubaidillah No. 1
Selasa, 05 Agustus 2025 - 13:15 WIB
loading...
8 Pebulu Tangkis Indonesia Masuk Top 10 Ranking BWF Junior: Zaki Ubaidillah No. 1/PBSI
A
A
A
Inilah 8 jago bulu tangkis Indonesia masuk top 10 Ranking BWF junior: Mohammad Zaki Ubaidillah menjadi nomor 1 dunia tunggal putra. Dari data BWF hingga awal Agustus 2025, ada 8 pemain Indonesia yang masuk dalam daftar Top 10 ranking junior di empat nomor.
Mereka adalah Zaki Ubaidillah, Denis Azzarya, Richie Duta Richardo, Thalita Ramadhani Wiryawan, Grendly Alkatib Lumintang, Muhammad Vito Annafsa, Alexius Ongkytama Subagio, dan Rinjani Kwinara Nastine. Kedelapan pemain pemain junior terbaik Indonesia itu bersaing dengan rivalnya dari negara lain.
Baca Juga: Ranking Jago Bulu Tangkis Indonesia Peraih Gelar Turnamen BWF Super Series 2025
Dari tunggal putra, Indonesia menempatkan 3 jagoannya dalam Top 10. Zaki Ubaidillah kini menjadi pemain nomor 1 dunia junior dengan koleksi 22,150 poin dari 11 turnamen yang diikutinya.
Prestasi terbaik Ubed --panggilan Zaki Ubaidillah-- tahun ini menjadi juara di Singapore International Challenge dan juara Asia 2025. Zaki menjadi juara Asia mengumpulkan 4.600 poin.
Denis Azzarya mengikuti di posisi ketiga dengan meraih 14,020 poin dari 8 turnamen. Prestasi terbaiknya tahun ini menjadi juara FZ Forza Alpes International U-19. Sedangkan Richie Duta Richardo menduduki posisi ketujuh dengan mengumpulkan 12,480 poin.
Baca Juga: Daftar 18 Jago Bulu Tangkis Indonesia yang Bertanding di Kejuaraan Dunia 2025
Dari tunggal putri, nama Thalita Ramadhani Wiryawan menempati posisi kelima dengan mengumpulkan 14,815 poin dari 9 turnamen. Thalita mengalami kenaikan 4 setrip dengan prestasi terbaik tahun ini menempati posisi 3/4 Slovenia Open 2025.
Dari ganda putra, tiga pemain muda Indonesia menempati posisi 8 hingga 10: Grendly Alkatib Lumintang, Muhammad Vito Annafsa, dan Alexius Ongkytama Subagio. Grendly dan Vito sama-sama menempati posisi 8 dengan perolehan 12,845 poin. Sedangkan Alexius di posisi 10 dengan meraih 12,700 poin.
Dan, di ganda putri, Rinjani Kwinara Nastine menduduki posisi keenam. Rinjani mengalami kenaikan 3 setrip dengan mencatat 16,840 poin dari 17 turnamen. Sayang, di ganda campuran, pemain junior Indonesia tidak memiliki wakil di Top 10.
Mereka adalah Zaki Ubaidillah, Denis Azzarya, Richie Duta Richardo, Thalita Ramadhani Wiryawan, Grendly Alkatib Lumintang, Muhammad Vito Annafsa, Alexius Ongkytama Subagio, dan Rinjani Kwinara Nastine. Kedelapan pemain pemain junior terbaik Indonesia itu bersaing dengan rivalnya dari negara lain.
Baca Juga: Ranking Jago Bulu Tangkis Indonesia Peraih Gelar Turnamen BWF Super Series 2025
Dari tunggal putra, Indonesia menempatkan 3 jagoannya dalam Top 10. Zaki Ubaidillah kini menjadi pemain nomor 1 dunia junior dengan koleksi 22,150 poin dari 11 turnamen yang diikutinya.
Prestasi terbaik Ubed --panggilan Zaki Ubaidillah-- tahun ini menjadi juara di Singapore International Challenge dan juara Asia 2025. Zaki menjadi juara Asia mengumpulkan 4.600 poin.
Denis Azzarya mengikuti di posisi ketiga dengan meraih 14,020 poin dari 8 turnamen. Prestasi terbaiknya tahun ini menjadi juara FZ Forza Alpes International U-19. Sedangkan Richie Duta Richardo menduduki posisi ketujuh dengan mengumpulkan 12,480 poin.
Baca Juga: Daftar 18 Jago Bulu Tangkis Indonesia yang Bertanding di Kejuaraan Dunia 2025
Dari tunggal putri, nama Thalita Ramadhani Wiryawan menempati posisi kelima dengan mengumpulkan 14,815 poin dari 9 turnamen. Thalita mengalami kenaikan 4 setrip dengan prestasi terbaik tahun ini menempati posisi 3/4 Slovenia Open 2025.
Dari ganda putra, tiga pemain muda Indonesia menempati posisi 8 hingga 10: Grendly Alkatib Lumintang, Muhammad Vito Annafsa, dan Alexius Ongkytama Subagio. Grendly dan Vito sama-sama menempati posisi 8 dengan perolehan 12,845 poin. Sedangkan Alexius di posisi 10 dengan meraih 12,700 poin.
Dan, di ganda putri, Rinjani Kwinara Nastine menduduki posisi keenam. Rinjani mengalami kenaikan 3 setrip dengan mencatat 16,840 poin dari 17 turnamen. Sayang, di ganda campuran, pemain junior Indonesia tidak memiliki wakil di Top 10.
(aww)
Lihat Juga :