FIFA Menolak! Kompetisi I.League Tanpa Suporter Away ke Kandang Lawan
Rabu, 06 Agustus 2025 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk saat ini, FIFA belum mengizinkan. Masih akan dilakukan pendalaman. Kami akan terus melakukan edukasi dan berinteraksi dengan para suporter agar bisa menunjukkan bahwa kami sudah membaik," lanjut Ferry.
Meskipun demikian, Ferry menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyerah. Ia berharap dalam beberapa bulan ke depan, FIFA dapat mengubah keputusannya.
"Kami akan terus berupaya agar mendapatkan izin. Mungkin 3-4 bulan ke depan, mudah-mudahan di putaran kedua nanti bisa ada perubahan," ujarnya optimistis.
Keputusan FIFA itu tak lepas dari sejumlah insiden suporter menjelang akhir musim 2024-2025. Salah satunya adalah penyalaan flare yang marak terjadi di beberapa pertandingan. Puncaknya, saat laga pamungkas yang mempertemukan Persib Bandung kontra Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 24 Mei 2025.
Dalam laga yang disaksikan langsung oleh delegasi FIFA itu, sejumlah suporter turun ke lapangan dan merusak fasilitas stadion usai Persib meraih gelar juara dengan kemenangan 3-2.
"Pertandingan terakhir itu disaksikan langsung oleh delegasi FIFA. Selain flare, yang lebih parah adalah penonton turun ke lapangan, merusak rumput, dan fasilitas lainnya," ujar Ferry.
Meskipun demikian, Ferry menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyerah. Ia berharap dalam beberapa bulan ke depan, FIFA dapat mengubah keputusannya.
"Kami akan terus berupaya agar mendapatkan izin. Mungkin 3-4 bulan ke depan, mudah-mudahan di putaran kedua nanti bisa ada perubahan," ujarnya optimistis.
Keputusan FIFA itu tak lepas dari sejumlah insiden suporter menjelang akhir musim 2024-2025. Salah satunya adalah penyalaan flare yang marak terjadi di beberapa pertandingan. Puncaknya, saat laga pamungkas yang mempertemukan Persib Bandung kontra Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 24 Mei 2025.
Dalam laga yang disaksikan langsung oleh delegasi FIFA itu, sejumlah suporter turun ke lapangan dan merusak fasilitas stadion usai Persib meraih gelar juara dengan kemenangan 3-2.
"Pertandingan terakhir itu disaksikan langsung oleh delegasi FIFA. Selain flare, yang lebih parah adalah penonton turun ke lapangan, merusak rumput, dan fasilitas lainnya," ujar Ferry.
Lihat Juga :