4 Alasan Junto Nakatani Naik Kelas Bantam Super: Lengserkan Naoya Inoue

Kamis, 07 Agustus 2025 - 20:20 WIB
loading...
4 Alasan Junto Nakatani...
4 Alasan Junto Nakatani Naik Kelas Bantam Super: Lengserkan Naoya Inoue/Ring
A A A
Inilah 4 alasan mengapa Junto Nakatani memutuskan naik ke kelas dari kelas bantam menjadi kelas bantam super dengan target besar melengserkan Naoya Inoue . Dari ambisi menjadi juara empat divisi, raja kelas bantam super tak terbantahkan, melengserkan takhta Naoya Inoue hingga status petinju terbaik Jepang sepanjang masa.

1. Target Juara 4 Divisi
Junto Nakatani baru saja mengonfirmasi akan naik ke kelas bantam super 55,3 kilogram. Keputusan itu disertai kerelaannya akan melepas gelar tinju kelas bantam WBC/IBF miliknya. Salah satu petarung terbaik dunia asal Jepang ini siap berjuang untuk menjadi juara empat divisi dengan menjadi penguasa kelas bantam super 55,3 kilogram.

''Apakah saya akan naik ke kelas bantam super untuk pertarungan berikutnya? Ya,” Nakatani mengonfirmasi dalam rekaman terbaru untuk seri Excite Match SP WOWOW. “Apakah saya akan melepas gelar kelas bantam saya? Ya, saya rasa begitu.”

Baca Juga: Junto Nakatani Naik Kelas Bantam Super, Lepas Sabuk Bantam WBC/IBF

2. Juara Kelas Bantam Super Tak Terbantahkan
Junto Nakatani sebelumnya menjadi raja kelas bantam WBC dan IBF yang tak terkalahkan dan tak terbantahkan. Nakatani yang tercatat sebagai juara tiga divisi dan petarung peringkat 7 pound-for-pound BoxingScene ini, mengisyaratkan rencana pindahnya selama beberapa minggu.

Secara terbuka, Nakatani mengakui bahwa sudah waktunya untuk menambah beberapa kg lagi ke tubuhnya yang tingginya 172 centimeter. Segmen wawancara Nakatani ini dijadwalkan tayang pada 11 Agustus, bersamaan dengan siaran ulang kemenangan KO Nakatani atas Ryosuke Nishida dalam pertarungan unifikasi WBC/IBF pada 8 Juni di Tokyo, Jepang.

Nakatani, dengan rekor 31-0 (24 KO), telah memegang gelar-gelar utama di kelas terbang, kelas bantam junior, dan kelas bantam. Kemenangannya atas Nishida yang disebutkan di atas menandai pertarungan unifikasi pertamanya dalam sepuluh pertarungan di ketiga kelas tersebut.

Ini juga memperpanjang rekor lima pertarungan KO Nakatani saat ini. Seluruh rekor tersebut diraih di kelas 53,5 kg, dimulai dengan kemenangan KO ronde keenamnya atas Alexandro Santiago dari Meksiko pada 24 Februari lalu di Tokyo. Terlihat semakin jelas bahwa tidak ada rencana untuk menyatukan divisi kelas bantam lebih lanjut, meskipun hal ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan.

3. Ambisi Lengserkan Takhta Naoya Inoue
BoxingScene sebelumnya melaporkan, Nakatani ingin sekali berhadapan dengan rekan senegaranya sekaligus juara kelas bantam super 55,3 kg tak terbantahkan, Naoya Inoue. Monster KO Naoya Inoue terlebih dahulu naik kelas menjadi juara kelas bantam super dengan rekor 30-0 (27 KO).

Namun, Naoya Inoue akan terlebih dahulu mempertahankan gelarnya melawan mantan juara kelas 55,3 kg unifikasi, Murodjon Akhmadaliev, dengan rekor 14-1 (11 KO) pada 14 September di Nagoya, Jepang. Dengan kemenangan ini, Inoue dikabarkan akan menghadapi Alan David Picasso dari Meksiko, dengan rekor 32-0-1 (17 KO) pada akhir Desember.

4. Petinju Terbaik Jepang Sepanjang Masa

Dengan naiknya Nakatani ke kelas bantam super, pertarungan impian dua petinju terbaik Jepang itu, yang dulunya merupakan laga impian, kini dinantikan dan ditargetkan pada Mei mendatang.Pemenang pertarungan dua juara tak terkalahkan yang tak terbantahkan ini bisa menjadi ring penentu siapa petinju terbaik Jepang sepanjang masa.

Baca Juga: Artur Beterbiev vs David Benavidez Pertarungan Besar Guncang 2026

Jika duel dengan Naoya Inoue terwujud, Nakatani bisa meraih semua impiannya: menjadi juara 4 divisi, raja kelas bantam super tak terbantahkan, melengserkan takhta Naoya Inoue, petinju terbaik Jepang sepanjang masa. Apakah, semua mimpi Nakatani terwujud, menarik ditunggu debutnya di kelas bantam super.

Nah, untuk saat ini, Nakatani akan beradaptasi dengan divisi kelas bantam super. Debutnya di kelas tersebut diperkirakan akan berlangsung akhir musim gugur ini. Laga ini akan menandai pertarungan non-gelar pertamanya sejak November 2022, ketika ia naik ke kelas 52,1 kg dari kelas terbang, ketika Nakatani bertarung sepuluh ronde dalam kemenangan mutlak atas Francisco Rodriguez dari Meksiko.

“Membangun fisik saya akan menjadi hal yang penting,” kata Nakatani, yang berlatih di L.A. Boxing Gym milik pelatih kepala Rudy Hernandez di pusat kota Los Angeles. “Setelah itu, semuanya tentang merasakannya, dan bagaimana rasanya ketika saya naik kelas. Ini adalah proses penerapannya dalam tinju.”
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jack Catterall Rebut...
Jack Catterall Rebut Sabuk WBA usai Kalahkan Shakhram Giyasov
Mantan Juara Dunia Tinju...
Mantan Juara Dunia Tinju Paulie Malignaggi Tumbang KO di Duel Bare-Knuckle
Byson Fight 2026 Resmi...
Byson Fight 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Pertarungan Berkualitas
Cucu Muhammad Ali Turun...
Cucu Muhammad Ali Turun Gunung, Nico Ali Walsh Perjuangkan Hak Petinju Profesional
Resmi, Naoya Inoue Jadi...
Resmi, Naoya Inoue Jadi Petinju Terbaik Dunia Geser Oleksandr Usyk
Jadwal Tinju Dunia Pekan...
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Duel Panas Fabio Wardley vs Daniel Dubois Jadi Sorotan
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju
Syifa Hadju Bangga El...
Syifa Hadju Bangga El Rumi Kalahkan Jefri Nichol: Sayangku Berhasil Lagi
Jefri Nichol Minta Maaf...
Jefri Nichol Minta Maaf Kalah TKO dari El Rumi, Ungkap Alasan Duel Tinju hanya 38 Detik
Special Bola
Lionel Messi Dikonfirmasi...
Bola Dunia
Lionel Messi Dikonfirmasi Jadi Cadangan di Laga Timnas Yordania vs Argentina
Hadapi Argentina di...
Bola Dunia
Hadapi Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026, Timnas Cape Verde: Kami Bangga!
Jadwal 32 Besar Piala...
Bola Dunia
Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Ada Brasil vs Jepang hingga Argentina vs Cape Verde
Rekomendasi
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Berita Terkini
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved