Profil dan Sejarah Sassuolo: Klub Baru Jay Idzes Kapten Timnas Indonesia
Jum'at, 08 Agustus 2025 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Jadwal Super League 2025-2026 Hari Ini: Ada 3 Laga yang Tersaji
Associazione Sportiva Dilettantistica Sassuolo Calcio didirikan pada tahun 1920. Selama puluhan tahun, Sassuolo hanya berkutat di kompetisi amatir dan divisi bawah. Namun, titik balik klub ini terjadi pada awal tahun 2000-an. Di bawah kepemimpinan pengusaha keramik, Giorgio Squinzi, Sassuolo memulai misi ambisius untuk naik ke kasta tertinggi.
Perjalanan mereka dimulai dari Serie C2, kemudian secara bertahap naik ke Serie C1. Pada musim 2007-2008, Sassuolo berhasil promosi ke Serie B untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Meskipun harus berjuang keras di Serie B, Sassuolo menunjukkan konsistensi luar biasa. Puncaknya, pada musim 2012-2013, mereka berhasil menjuarai Serie B dan secara mengejutkan lolos ke Serie A. Ini adalah sebuah pencapaian fenomenal, mengingat Sassuolo adalah tim dari kota kecil yang tidak memiliki basis penggemar sebesar klub-klub besar Italia lainnya.
Setelah promosi, Sassuolo tidak hanya sekadar numpang lewat. Mereka berhasil bertahan di Serie A dan bahkan menjelma menjadi tim yang disegani. Salah satu momen paling bersejarah adalah pada musim 2015-2016 di bawah asuhan pelatih Eusebio Di Francesco.
Sassuolo finis di peringkat keenam, yang membuat mereka lolos ke babak kualifikasi Liga Europa untuk pertama kalinya. Sassuolo dikenal memiliki filosofi permainan yang menyerang dan menarik. Mereka juga sangat jeli dalam merekrut pemain muda berbakat yang kemudian berkembang pesat, seperti Domenico Berardi, Manuel Locatelli, dan Matteo Politano. Kemampuan mereka dalam membangun tim yang solid dan kompetitif dengan sumber daya terbatas menjadi contoh sukses bagi banyak klub.
Associazione Sportiva Dilettantistica Sassuolo Calcio didirikan pada tahun 1920. Selama puluhan tahun, Sassuolo hanya berkutat di kompetisi amatir dan divisi bawah. Namun, titik balik klub ini terjadi pada awal tahun 2000-an. Di bawah kepemimpinan pengusaha keramik, Giorgio Squinzi, Sassuolo memulai misi ambisius untuk naik ke kasta tertinggi.
Perjalanan mereka dimulai dari Serie C2, kemudian secara bertahap naik ke Serie C1. Pada musim 2007-2008, Sassuolo berhasil promosi ke Serie B untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Meskipun harus berjuang keras di Serie B, Sassuolo menunjukkan konsistensi luar biasa. Puncaknya, pada musim 2012-2013, mereka berhasil menjuarai Serie B dan secara mengejutkan lolos ke Serie A. Ini adalah sebuah pencapaian fenomenal, mengingat Sassuolo adalah tim dari kota kecil yang tidak memiliki basis penggemar sebesar klub-klub besar Italia lainnya.
Setelah promosi, Sassuolo tidak hanya sekadar numpang lewat. Mereka berhasil bertahan di Serie A dan bahkan menjelma menjadi tim yang disegani. Salah satu momen paling bersejarah adalah pada musim 2015-2016 di bawah asuhan pelatih Eusebio Di Francesco.
Sassuolo finis di peringkat keenam, yang membuat mereka lolos ke babak kualifikasi Liga Europa untuk pertama kalinya. Sassuolo dikenal memiliki filosofi permainan yang menyerang dan menarik. Mereka juga sangat jeli dalam merekrut pemain muda berbakat yang kemudian berkembang pesat, seperti Domenico Berardi, Manuel Locatelli, dan Matteo Politano. Kemampuan mereka dalam membangun tim yang solid dan kompetitif dengan sumber daya terbatas menjadi contoh sukses bagi banyak klub.
(yov)
Lihat Juga :