Korfball DKI Jakarta Gelar Coaching Clinic Bersama Pelatih Belanda Raymond Mollet

Minggu, 10 Agustus 2025 - 12:53 WIB
loading...
Korfball DKI Jakarta...
Pemberian cindera mata dari Ketua Umum Korfball DKI Jakarta, Adi Dwiariono kepada Coach Raymond Mollet sebagai abbasador Korfball Se-Asia di The Forum Sport Hub, Bintaro Jakarta Selatan, Sabtu (09/08). Foto : Media Korfball DKI Jakarta
A A A
Pengurus Provinsi (Pengprov) Korfball DKI Jakarta menggelar kegiatan coaching clinic dan main bareng bersama pelatih asal Belanda, Raymond Mollet, di The Forum Sport Hub, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (9/8/2025). Kegiatan ini dihadiri atlet, pelatih, dan komunitas olahraga dari berbagai daerah, dengan tujuan memperluas sosialisasi Korfball di Indonesia.

Ketua Umum Pengprov Korfball DKI Jakarta, Adi Dwiariono, menjelaskan bahwa kedatangan Coach Raymond ke Jakarta merupakan bagian dari agenda resmi Federasi Korfball Internasional (IKF) Asia untuk Indonesia. Raymond, yang juga menjabat sebagai Duta IKF Asia untuk Indonesia, hadir memberikan pelatihan kepada pelatih yang sedang mengikuti program lisensi level 1 dan 2.

"Alhamdulillah, enam pelatih DKI Jakarta sudah memiliki lisensi tersebut. Karena itu, kami secara khusus mengundang Coach Raymond untuk menggelar coaching clinic bagi atlet DKI Jakarta dan masyarakat umum," ujar Adi dalam keterangan persnya.

Baca Juga: Ganda Putra Dadakan Fajar/Fikri Kembali Diduetkan, Pelatih Tuntut Konsistensi

Menurutnya, pelatihan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, memberikan pengetahuan dan teknik bermain Korfball kepada atlet DKI Jakarta. Kedua, memperkenalkan olahraga ini kepada masyarakat agar semakin populer dan diminati.

Selain atlet dan pelatih Korfball DKI Jakarta, kegiatan ini juga diikuti peserta dari Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) Tangerang Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi. Menariknya, komunitas Liga Basket Emak-emak (Libamak) juga turut ambil bagian dalam sesi coaching clinic dan permainan bersama tersebut.

Adi menyebut antusiasme peserta sangat tinggi. Banyak di antara mereka berasal dari cabang olahraga bola basket yang ingin mencoba Korfball. "Rata-rata mereka mengakui teknik Korfball tidak terlalu sulit, tapi memang lebih menguras energi dibanding basket," kata Adi.

Baca Juga: Hasil Drawing Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Beregu Junior 2025: Indonesia Masuk Grup C

Pengprov Korfball DKI Jakarta baru-baru ini meraih juara umum di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh–Sumut. Prestasi tersebut mendorong mereka untuk lebih gencar menyosialisasikan olahraga ini. Adi berharap kegiatan seperti coaching clinic dapat diadakan secara rutin sebagai ajang fun Korfball dan pengenalan teknik dasar.

Namun, ia juga mengungkapkan kendala yang dihadapi, salah satunya keterbatasan lapangan khusus Korfball di DKI Jakarta. "Mudah-mudahan ke depan akan ada liga atau turnamen resmi Korfball di Indonesia. Di Porprov saja belum dipertandingkan, tapi kami optimistis tahun ini Kejurnas bisa digelar," ujarnya.

Coach Raymond Mollet mengaku terkesan dengan potensi atlet Indonesia. Menurutnya, dalam lima hingga enam tahun ke depan, Indonesia berpeluang menjadi salah satu tim top di Asia.

"Potensi atlet di Indonesia khususnya di DKI Jakarta sangat bagus. Postur tubuh tidak menjadi hambatan di Korfball, yang terpenting adalah kecerdasan bermain, kelincahan, dan kemampuan bekerja sama dalam tim," kata Raymond.

Pelatih yang telah lama terlibat di kancah internasional ini berharap olahraga Korfball bisa lebih dikenal di seluruh Indonesia. Ia juga menargetkan agar Tim Nasional Indonesia dan tim DKI Jakarta dapat mengikuti lebih banyak kompetisi internasional dan bersaing dengan tim-tim papan atas dunia.

Olahraga Korfball masih tergolong baru di Indonesia dan belum sepopuler cabang olahraga lain seperti basket atau futsal. Namun, format permainan yang unik — dengan melibatkan pemain pria dan wanita dalam satu tim — menjadi daya tarik tersendiri.

Pengprov Korfball DKI Jakarta melihat momentum kedatangan Coach Raymond sebagai kesempatan emas untuk meningkatkan popularitas Korfball. Dengan pelatihan langsung dari pelatih berpengalaman internasional, diharapkan teknik dasar hingga strategi permainan dapat dikuasai lebih cepat oleh atlet-atlet lokal.

Kegiatan coaching clinic ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antara peserta dari berbagai daerah. Pertukaran ide dan teknik diharapkan dapat memperkuat jaringan komunitas Korfball di Indonesia.

Dengan meningkatnya minat masyarakat dan terbentuknya komunitas-komunitas baru, Korfball di Indonesia mulai menunjukkan perkembangan positif. Adi Dwiariono optimistis, jika ada dukungan fasilitas dan kompetisi berkelanjutan, olahraga ini dapat berkembang pesat.

"Kami ingin membentuk ekosistem Korfball yang berkelanjutan, mulai dari pembinaan usia dini, pelatihan pelatih, hingga kompetisi rutin. Jika ini terwujud, target bersaing di tingkat Asia bukan hal mustahil," tegasnya.

Coach Raymond menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal yang cukup untuk menembus persaingan internasional. Dengan strategi pembinaan yang tepat, ia percaya Korfball Indonesia dapat menjadi salah satu kekuatan baru di Asia. Dengan semangat kolaborasi antara pelatih, atlet, dan komunitas, Korfball DKI Jakarta berharap kehadiran Coach Raymond Mollet dapat menjadi titik awal kebangkitan olahraga ini di tanah air.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
8 Olahraga yang Pernah...
8 Olahraga yang Pernah Dilakukan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya
Jangan Asal Olahraga!...
Jangan Asal Olahraga! Ini 9 Adab Berolahraga dalam Islam
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Special Bola
Kongres Biasa PSSI Digelar...
Bola Dunia
Kongres Biasa PSSI Digelar 3 Agustus 2026, Yunus Nusi: Malamnya Timnas Indonesia vs Vietnam
Prediksi Timnas Portugal...
Bola Dunia
Prediksi Timnas Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Perpisahan Legenda
Didier Deschamps Terharu...
Bola Dunia
Didier Deschamps Terharu Dipeluk Kylian Mbappe saat Selebrasi Gol
Rekomendasi
Bukan Cuma Jago Nyanyi,...
Bukan Cuma Jago Nyanyi, Meidra Idol Ternyata Pernah Terjun ke Dunia Kapal Tanker
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Berita Terkini
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Laga Berat Sebelah
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Messi Pemersatu, Ronaldo...
Messi Pemersatu, Ronaldo Biang Masalah Portugal
Hary Tanoesoedibjo Harap...
Hary Tanoesoedibjo Harap Atlet Maksimalkan Kemampuan di IIO 2026
IIO 2026 Resmi Dimulai,...
IIO 2026 Resmi Dimulai, Hary Tanoesoedibjo: Ini Komitmen POBSI Memajukan Biliar Indonesia
The Championships Wimbledon...
The Championships Wimbledon 2026 Tengah Berlangsung, Nonton Live Streaming di VISION+
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved