Petinju Nikita Tszyu Makan Plasenta Bayi sebelum Naik Ring Lawan Lulzim Ismaili
Rabu, 13 Agustus 2025 - 16:24 WIB
loading...
Petinju Nikita Tszyu Makan Plasenta Bayi sebelum Naik Ring Lawan Lulzim Ismaili
A
A
A
Petinju top Australia, Nikita Tszyu , tengah menjadi sorotan bukan hanya karena pertarungan penting yang akan dijalaninya, tetapi juga karena pola makan nyentrik yang ia jalani. Menjelang duel melawan petinju tak terkalahkan Lulzim Ismaili pada 20 Agustus mendatang, Tszyu mengaku rutin mengonsumsi plasenta istrinya dan minum air susu ibu (ASI) sang istri.
Dalam wawancara di program radio Triple M Breakfast with Beau, Cat & Woodsy, Tszyu bercerita bahwa plasenta tersebut telah melalui proses pengeringan beku sebelum diolah menjadi kapsul.
“Secara teknis saya jadi kanibal,” ujarnya sambil bercanda. “Rasanya seperti punya kekuatan super. Saat saya latihan sparing, hari-hari di mana saya meminumnya terasa punya energi gila-gilaan.”
Baca Juga: Biodata dan Agama Roy Jones Jr: Legenda Tinju yang Mampu Menaklukkan 2 Divisi
Ketika ditanya apakah ia juga mencoba minum ASI, Tszyu menjawab singkat, “Ya, pernah.” Rekannya di acara itu menimpali bahwa ASI dikenal sangat bergizi dan murni. Tszyu pun menambahkan, “Bahkan rasanya enak.”
Fenomena mengonsumsi plasenta, atau placentophagy, memang semakin populer di kalangan ibu baru di Australia. Pendukungnya percaya praktik ini dapat meningkatkan energi, mempercepat pemulihan pascamelahirkan, dan membantu produksi ASI. Meski demikian, kalangan medis masih berbeda pendapat soal manfaat dan efek sampingnya.
Bagi Tszyu, kelahiran putrinya yang diberi nama unik, Curiosity, menjadi sumber motivasi besar. “Melihat matanya saja sudah luar biasa memotivasi,” katanya.
Meski begitu, ia mengaku sedikit tersiksa saat menjalani program penurunan berat badan. “Saya sering berbaring di tempat tidur sambil menonton video makanan, dari barbeku sampai pizza yang aneh-aneh. Semua terlihat menggoda,” tuturnya.
Dengan gaya hidup dan pola makan yang tak biasa ini, publik tentu penasaran apakah “resep rahasia” Tszyu akan memberinya keunggulan saat naik ring melawan Ismaili akhir bulan ini.
Dalam wawancara di program radio Triple M Breakfast with Beau, Cat & Woodsy, Tszyu bercerita bahwa plasenta tersebut telah melalui proses pengeringan beku sebelum diolah menjadi kapsul.
“Secara teknis saya jadi kanibal,” ujarnya sambil bercanda. “Rasanya seperti punya kekuatan super. Saat saya latihan sparing, hari-hari di mana saya meminumnya terasa punya energi gila-gilaan.”
Baca Juga: Biodata dan Agama Roy Jones Jr: Legenda Tinju yang Mampu Menaklukkan 2 Divisi
Ketika ditanya apakah ia juga mencoba minum ASI, Tszyu menjawab singkat, “Ya, pernah.” Rekannya di acara itu menimpali bahwa ASI dikenal sangat bergizi dan murni. Tszyu pun menambahkan, “Bahkan rasanya enak.”
Fenomena mengonsumsi plasenta, atau placentophagy, memang semakin populer di kalangan ibu baru di Australia. Pendukungnya percaya praktik ini dapat meningkatkan energi, mempercepat pemulihan pascamelahirkan, dan membantu produksi ASI. Meski demikian, kalangan medis masih berbeda pendapat soal manfaat dan efek sampingnya.
Bagi Tszyu, kelahiran putrinya yang diberi nama unik, Curiosity, menjadi sumber motivasi besar. “Melihat matanya saja sudah luar biasa memotivasi,” katanya.
Meski begitu, ia mengaku sedikit tersiksa saat menjalani program penurunan berat badan. “Saya sering berbaring di tempat tidur sambil menonton video makanan, dari barbeku sampai pizza yang aneh-aneh. Semua terlihat menggoda,” tuturnya.
Dengan gaya hidup dan pola makan yang tak biasa ini, publik tentu penasaran apakah “resep rahasia” Tszyu akan memberinya keunggulan saat naik ring melawan Ismaili akhir bulan ini.
(sto)
Lihat Juga :