Dillian Whyte Dijanjikan Megaduel Jika Kalahkan Moses Itauma
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 12:19 WIB
loading...
Dillian Whyte Dijanjikan Megaduel Jika Kalahkan Moses Itauma. Foto: IST
A
A
A
JAKARTA - Pertarungan Dillian Whyte melawan Moses Itauma akhir pekan ini bisa menjadi pintu menuju laga besar lain. Jika mampu mengalahkan Itauma, Whyte berpeluang menjalani duel trilogi melawan rival lamanya, Derek Chisora.
Meski demikian, jalan menuju sana tidak mudah. Whyte, yang dijuluki The Bodysnatcher, hanya melawan dua petinju level bawah dalam tiga tahun terakhir dan performanya dianggap menurun. Namun, ia diyakini tengah dalam kondisi prima untuk menghadapi tantangan Sabtu ini.
Di sisi lain, Moses Itauma, 20 tahun, tengah naik daun sebagai prospek kelas berat. Dari 12 kemenangan yang ia kantongi, 10 di antaranya diraih lewat kemenangan KO cepat. Ketajaman dan agresivitas Itauma membuat duel ini disebut sebagai ujian berat bagi Whyte.
Baca Juga: Bobot Dillian Whyte Lebih Berat, Mampukah Meng-KO Moses Itauma?
Menariknya, Derek Chisora sudah lebih dulu melempar tantangan. Kepada The Sun Sport, Chisora menyatakan siap kembali naik ring menghadapi Whyte jika sang rival lama berhasil menundukkan Itauma.
“Kalau dia menang kali ini, mungkin satu kali lagi. Kalau dia bisa melewati ini, saya akan lawan dia,” kata Chisora.
Rivalitas Whyte dan Chisora termasuk yang paling seru dalam tinju kelas berat Inggris. Pertemuan pertama mereka pada 2016 di Manchester Arena berakhir dengan kemenangan split decision untuk Whyte setelah pertarungan sengit penuh drama. Dua tahun kemudian, mereka kembali bertarung. Saat itu Chisora sempat unggul di kartu penilaian sebelum Whyte mendaratkan hook kiri telak di ronde ke-11 untuk memastikan kemenangan KO.
Sejak itu, keduanya kerap saling lempar komentar dan tak jarang menyatakan minat untuk menyelesaikan trilogi. Jika kali ini jadi terwujud, pertarungan ketiga bisa sekaligus menjadi duel perpisahan bagi Chisora yang tengah membidik laga ke-50 sekaligus terakhir dalam kariernya.
Pertarungan Whyte–Itauma akhir pekan ini dengan sendirinya akan menjawab: apakah Whyte masih punya nyali dan tenaga untuk membuka jalan menuju panggung besar, atau justru era baru tinju Inggris akan benar-benar diambil alih oleh Moses Itauma.
Meski demikian, jalan menuju sana tidak mudah. Whyte, yang dijuluki The Bodysnatcher, hanya melawan dua petinju level bawah dalam tiga tahun terakhir dan performanya dianggap menurun. Namun, ia diyakini tengah dalam kondisi prima untuk menghadapi tantangan Sabtu ini.
Di sisi lain, Moses Itauma, 20 tahun, tengah naik daun sebagai prospek kelas berat. Dari 12 kemenangan yang ia kantongi, 10 di antaranya diraih lewat kemenangan KO cepat. Ketajaman dan agresivitas Itauma membuat duel ini disebut sebagai ujian berat bagi Whyte.
Baca Juga: Bobot Dillian Whyte Lebih Berat, Mampukah Meng-KO Moses Itauma?
Menariknya, Derek Chisora sudah lebih dulu melempar tantangan. Kepada The Sun Sport, Chisora menyatakan siap kembali naik ring menghadapi Whyte jika sang rival lama berhasil menundukkan Itauma.
“Kalau dia menang kali ini, mungkin satu kali lagi. Kalau dia bisa melewati ini, saya akan lawan dia,” kata Chisora.
Rivalitas Whyte dan Chisora termasuk yang paling seru dalam tinju kelas berat Inggris. Pertemuan pertama mereka pada 2016 di Manchester Arena berakhir dengan kemenangan split decision untuk Whyte setelah pertarungan sengit penuh drama. Dua tahun kemudian, mereka kembali bertarung. Saat itu Chisora sempat unggul di kartu penilaian sebelum Whyte mendaratkan hook kiri telak di ronde ke-11 untuk memastikan kemenangan KO.
Sejak itu, keduanya kerap saling lempar komentar dan tak jarang menyatakan minat untuk menyelesaikan trilogi. Jika kali ini jadi terwujud, pertarungan ketiga bisa sekaligus menjadi duel perpisahan bagi Chisora yang tengah membidik laga ke-50 sekaligus terakhir dalam kariernya.
Pertarungan Whyte–Itauma akhir pekan ini dengan sendirinya akan menjawab: apakah Whyte masih punya nyali dan tenaga untuk membuka jalan menuju panggung besar, atau justru era baru tinju Inggris akan benar-benar diambil alih oleh Moses Itauma.
(sto)
Lihat Juga :