Absen di Asian Youth Games 2025, FFI Tegaskan Komitmen Pembinaan Timnas U-17
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 21:30 WIB
loading...
Federasi Futsal Indonesia (FFI) menyampaikan penjelasan resmi mengenai ketidakhadiran Timnas Futsal Indonesia pada ajang 3rd Asian Youth Games 2025 / Foto: Federasi Futsal Indonesia
A
A
A
Federasi Futsal Indonesia (FFI) menyampaikan penjelasan resmi mengenai ketidakhadiran Timnas Futsal Indonesia pada ajang 3rd Asian Youth Games 2025 yang akan berlangsung di Bahrain. Asian Youth Games merupakan agenda multi-event tingkat Asia yang turut menghadirkan cabang olahraga futsal kelompok umur.
Untuk edisi ketiga, penyelenggara menetapkan bahwa hanya 12 slot negara yang berhak tampil di kategori putra. Mekanisme penentuan peserta mengacu pada hasil Piala Asia Futsal Senior edisi terakhir.
Dengan sistem tersebut, Indonesia tidak masuk dalam daftar 12 tim yang lolos di kategori putra U-17. Bagi FFI, situasi ini adalah bagian dari dinamika regulasi yang harus dihormati. Meski demikian, hal ini tidak mengurangi komitmen federasi dalam membina talenta muda futsal Indonesia, baik di sektor putra maupun putri.
Baca Juga: Liga Terbaik ASEAN Lebih Pilih Talenta Filipina dan Singapura, Kualitas Pemain Indonesia Diragukan?
Sebagai bagian dari roadmap pembinaan, FFI telah mengonfirmasi partisipasi Timnas Futsal Putra U-16 dan U-19 di AFF Futsal Championship 2025 di Thailand. Turnamen regional ini akan menjadi wadah penting bagi pemain usia muda Indonesia untuk mengasah pengalaman internasional dan mengukur progres pembinaan.
Selain itu, futsal putri juga tetap menjadi prioritas federasi. FFI terus menyiapkan strategi partisipasi di turnamen internasional dan memperkuat ekosistem kompetisi futsal putri di dalam negeri.
Absennya Indonesia di Asian Youth Games tidak mengurangi fokus FFI dalam menghadapi agenda penting lainnya. Saat ini perhatian utama tertuju pada dua event internasional di bulan September 2025 yang akan diikuti oleh Timnas Futsal Senior Putra.
Baca Juga: Harga Tiket Timnas Indonesia vs Kuwait dan Lebanon di FIFA Matchday September 2025: Termurah Rp75.000
Kedua ajang ini menjadi bagian strategis dari persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand serta AFC Futsal Asian Cup 2026, di mana Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah. Partisipasi tersebut diharapkan memperkuat pengalaman kompetitif sekaligus meningkatkan daya saing tim nasional.
“Ketidakhadiran Timnas U-17 di Asian Youth Games tahun ini terjadi karena jumlah slot kategori putra hanya 12 tim dan mekanisme seleksi peserta mengacu pada hasil Piala Asia Futsal Senior edisi terakhir, di mana Indonesia belum memenuhi syarat. Sementara itu, tim putri sebenarnya qualified, tetapi kami memutuskan untuk tidak hanya mengirim satu tim saja.
Hal ini tidak mengurangi komitmen kami dalam membina timnas kelompok umur, baik putra maupun putri. Sebagai bagian dari program, Indonesia juga sudah mengonfirmasi partisipasi di AFF U-16 dan U-19 Futsal Championship 2025 di Thailand. Untuk saat ini, energi kami difokuskan pada dua agenda besar Timnas Senior Putra di bulan September, yang menjadi langkah penting menuju SEA Games 2025 dan AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia.”
FFI menegaskan bahwa absennya Indonesia di Asian Youth Games 2025 tidak akan menghentikan perjalanan pembinaan futsal nasional. Justru situasi ini menjadi momentum untuk memperkuat sistem yang konsisten, terarah, dan berorientasi jangka panjang demi lahirnya generasi futsal Indonesia yang mampu bersaing di level Asia maupun dunia.
Untuk edisi ketiga, penyelenggara menetapkan bahwa hanya 12 slot negara yang berhak tampil di kategori putra. Mekanisme penentuan peserta mengacu pada hasil Piala Asia Futsal Senior edisi terakhir.
Dengan sistem tersebut, Indonesia tidak masuk dalam daftar 12 tim yang lolos di kategori putra U-17. Bagi FFI, situasi ini adalah bagian dari dinamika regulasi yang harus dihormati. Meski demikian, hal ini tidak mengurangi komitmen federasi dalam membina talenta muda futsal Indonesia, baik di sektor putra maupun putri.
Baca Juga: Liga Terbaik ASEAN Lebih Pilih Talenta Filipina dan Singapura, Kualitas Pemain Indonesia Diragukan?
Sebagai bagian dari roadmap pembinaan, FFI telah mengonfirmasi partisipasi Timnas Futsal Putra U-16 dan U-19 di AFF Futsal Championship 2025 di Thailand. Turnamen regional ini akan menjadi wadah penting bagi pemain usia muda Indonesia untuk mengasah pengalaman internasional dan mengukur progres pembinaan.
Selain itu, futsal putri juga tetap menjadi prioritas federasi. FFI terus menyiapkan strategi partisipasi di turnamen internasional dan memperkuat ekosistem kompetisi futsal putri di dalam negeri.
Absennya Indonesia di Asian Youth Games tidak mengurangi fokus FFI dalam menghadapi agenda penting lainnya. Saat ini perhatian utama tertuju pada dua event internasional di bulan September 2025 yang akan diikuti oleh Timnas Futsal Senior Putra.
Baca Juga: Harga Tiket Timnas Indonesia vs Kuwait dan Lebanon di FIFA Matchday September 2025: Termurah Rp75.000
Kedua ajang ini menjadi bagian strategis dari persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand serta AFC Futsal Asian Cup 2026, di mana Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah. Partisipasi tersebut diharapkan memperkuat pengalaman kompetitif sekaligus meningkatkan daya saing tim nasional.
“Ketidakhadiran Timnas U-17 di Asian Youth Games tahun ini terjadi karena jumlah slot kategori putra hanya 12 tim dan mekanisme seleksi peserta mengacu pada hasil Piala Asia Futsal Senior edisi terakhir, di mana Indonesia belum memenuhi syarat. Sementara itu, tim putri sebenarnya qualified, tetapi kami memutuskan untuk tidak hanya mengirim satu tim saja.
Hal ini tidak mengurangi komitmen kami dalam membina timnas kelompok umur, baik putra maupun putri. Sebagai bagian dari program, Indonesia juga sudah mengonfirmasi partisipasi di AFF U-16 dan U-19 Futsal Championship 2025 di Thailand. Untuk saat ini, energi kami difokuskan pada dua agenda besar Timnas Senior Putra di bulan September, yang menjadi langkah penting menuju SEA Games 2025 dan AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia.”
FFI menegaskan bahwa absennya Indonesia di Asian Youth Games 2025 tidak akan menghentikan perjalanan pembinaan futsal nasional. Justru situasi ini menjadi momentum untuk memperkuat sistem yang konsisten, terarah, dan berorientasi jangka panjang demi lahirnya generasi futsal Indonesia yang mampu bersaing di level Asia maupun dunia.
(yov)
Lihat Juga :