Akmal Marhali Soroti Performa Rafael Struick di Dewa United: Belum Berpengalaman
Selasa, 19 Agustus 2025 - 21:18 WIB
loading...
Penampilan Rafael Struick bersama Dewa United di awal musim Super League 2025-2026 menjadi sorotan tajam / Foto: Rafael Struick (@rafaelstruick)
A
A
A
Penampilan Rafael Struick bersama Dewa United di awal musim Super League 2025-2026 menjadi sorotan tajam. Pengamat sepak bola Indonesia, Akmal Marhali, menilai pemain berdarah Belanda ini belum menunjukkan performa terbaiknya setelah dua pertandingan.
Struick, yang baru saja memulai petualangan baru di Indonesia usai membela klub Australia, Brisbane Roar, disebut Akmal datang dalam kondisi yang kurang ideal. Minimnya menit bermain di klub lama disinyalir menjadi penyebab utama performanya yang belum memuaskan.
"Ketika di Brisbane Roar, dia tidak mendapatkan jam terbang yang banyak. Ditambah di tim nasional juga performanya sedang turun. Rafael Struick ada dalam fase transisi," kata Akmal Marhali kepada iNews Media Group, Senin (18/8/2025).
Baca Juga: Nasib Pemain Muda Timnas Indonesia U-23 di Super League 2025-2026: Berapa Banyak yang Jadi Pilihan Utama?
"Ini (pasti pernah) dialami oleh sejumlah pesepak bola. Tinggal bagaimana masa kritis ini bisa dimaksimalkan oleh Rafael Struick untuk bisa bangkit."
Menurut Akmal, Struick harus segera berbenah diri agar bisa memberikan kontribusi maksimal bagi Dewa United. Peningkatan performa ini akan menjadi kunci untuk mendapatkan kepercayaan pelatih dan jam bermain yang lebih banyak.
"Banyak sisi lemahnya, salah satunya faktor usia muda yang masih belum berpengalaman, sehingga permainannya pasang surut," tambah Akmal.
Baca Juga: Nova Arianto Siap Evaluasi Menyeluruh dan Opsi Tambah Pemain Timnas Indonesia U-17
"Artinya Rafael Struick harus lebih banyak belajar lagi di Dewa United. Apalagi di posisinya, persaingannya cukup banyak. Saya pikir ini momentum buat Rafael Struick untuk introspeksi dan meningkatkan performanya."
Perjalanan Dewa United di Super League 2025-2026 dimulai dengan kekalahan 1-3 dari Malut United di Banten International Stadium (BIS) pada 9 Agustus 2025. Dalam pertandingan itu, Struick bermain sebagai starter, tetapi ditarik keluar pada menit ke-46 dan digantikan Stefano Lilipaly.
Di laga kedua, Dewa United kembali menelan kekalahan 0-2 saat bertandang ke markas Semen Padang di Stadion GOR Haji Agus Salim pada 15 Agustus 2025. Pada laga ini, Struick tidak bermain sejak awal dan baru diturunkan pada menit ke-84 menggantikan Ricky Kambuaya. Dua kekalahan ini menjadi sinyal bagi Dewa United dan Rafael Struick untuk segera bangkit dan membuktikan kualitas mereka di sisa kompetisi.
Struick, yang baru saja memulai petualangan baru di Indonesia usai membela klub Australia, Brisbane Roar, disebut Akmal datang dalam kondisi yang kurang ideal. Minimnya menit bermain di klub lama disinyalir menjadi penyebab utama performanya yang belum memuaskan.
"Ketika di Brisbane Roar, dia tidak mendapatkan jam terbang yang banyak. Ditambah di tim nasional juga performanya sedang turun. Rafael Struick ada dalam fase transisi," kata Akmal Marhali kepada iNews Media Group, Senin (18/8/2025).
Baca Juga: Nasib Pemain Muda Timnas Indonesia U-23 di Super League 2025-2026: Berapa Banyak yang Jadi Pilihan Utama?
"Ini (pasti pernah) dialami oleh sejumlah pesepak bola. Tinggal bagaimana masa kritis ini bisa dimaksimalkan oleh Rafael Struick untuk bisa bangkit."
Menurut Akmal, Struick harus segera berbenah diri agar bisa memberikan kontribusi maksimal bagi Dewa United. Peningkatan performa ini akan menjadi kunci untuk mendapatkan kepercayaan pelatih dan jam bermain yang lebih banyak.
"Banyak sisi lemahnya, salah satunya faktor usia muda yang masih belum berpengalaman, sehingga permainannya pasang surut," tambah Akmal.
Baca Juga: Nova Arianto Siap Evaluasi Menyeluruh dan Opsi Tambah Pemain Timnas Indonesia U-17
"Artinya Rafael Struick harus lebih banyak belajar lagi di Dewa United. Apalagi di posisinya, persaingannya cukup banyak. Saya pikir ini momentum buat Rafael Struick untuk introspeksi dan meningkatkan performanya."
Perjalanan Dewa United di Super League 2025-2026 dimulai dengan kekalahan 1-3 dari Malut United di Banten International Stadium (BIS) pada 9 Agustus 2025. Dalam pertandingan itu, Struick bermain sebagai starter, tetapi ditarik keluar pada menit ke-46 dan digantikan Stefano Lilipaly.
Di laga kedua, Dewa United kembali menelan kekalahan 0-2 saat bertandang ke markas Semen Padang di Stadion GOR Haji Agus Salim pada 15 Agustus 2025. Pada laga ini, Struick tidak bermain sejak awal dan baru diturunkan pada menit ke-84 menggantikan Ricky Kambuaya. Dua kekalahan ini menjadi sinyal bagi Dewa United dan Rafael Struick untuk segera bangkit dan membuktikan kualitas mereka di sisa kompetisi.
(yov)
Lihat Juga :