Drama Transfer Alexander Isak ke Liverpool Berlanjut: Newcastle Tolak Jual, Pemain Ngambek
Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:07 WIB
loading...
Drama Transfer Alexander Isak ke Liverpool Berlanjut: Newcastle Tolak Jual, Pemain Ngambek
A
A
A
Newcastle United akhirnya buka suara terkait kisruh masa depan Alexander Isak. Klub berjuluk The Magpies itu menegaskan tidak akan melepas sang penyerang bintang pada bursa transfer musim panas ini, meski sang pemain secara terbuka menyatakan ingin hengkang.
Isak sebelumnya mengejutkan publik dengan pernyataannya di media sosial, Selasa (12/8/2025). Pemain asal Swedia itu mengaku telah kehilangan kepercayaan karena janji-janji yang menurutnya tidak ditepati oleh manajemen Newcastle. Ia bahkan menyebut perpisahan adalah jalan terbaik bagi semua pihak.
“Realitanya, ada janji yang dilanggar dan kepercayaan sudah hilang. Hubungan ini tidak bisa dilanjutkan,” tulis Isak dalam pernyataannya.
Baca Juga: Ini 5 Klub Eropa yang Menambah Koleksi Trofi di Tahun 2025!
Meski demikian, Newcastle justru merasa kecewa atas sikap pemain berusia 25 tahun tersebut. Dalam keterangan resmi, klub menegaskan bahwa Isak masih terikat kontrak tiga tahun dan tidak ada komitmen dari pihak manajemen yang membolehkan ia pergi musim panas ini.
“Kami kecewa dengan unggahan Alexander Isak. Kami ingin memperjelas bahwa ia masih terikat kontrak dan tidak ada janji dari klub bahwa ia bisa meninggalkan Newcastle United. Kondisi untuk menjual pemain juga tidak terpenuhi,” tulis pihak klub.
Newcastle menambahkan, mereka ingin mempertahankan pemain terbaik dan tetap mengedepankan kepentingan tim serta para pendukung. “Alex tetap bagian dari keluarga kami dan akan disambut kembali ketika siap bergabung dengan rekan setimnya,” lanjut pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Liverpool sudah sempat mengajukan tawaran fantastis senilai 148 juta dolar AS untuk Isak. Namun tawaran itu ditolak karena Newcastle gagal menemukan pengganti sepadan. Kini, Isak memilih berlatih terpisah dan menolak tampil di laga pembuka Liga Inggris 2025/26 saat timnya bermain imbang tanpa gol melawan Aston Villa.
Dengan bursa transfer yang akan ditutup pada 1 September, situasi Isak masih menjadi drama panas di Premier League. Satu hal yang jelas: Newcastle tak ingin kehilangan sang mesin gol andalan, meski sang pemain bersikeras tidak mau lagi mengenakan seragam hitam-putih.
Isak sebelumnya mengejutkan publik dengan pernyataannya di media sosial, Selasa (12/8/2025). Pemain asal Swedia itu mengaku telah kehilangan kepercayaan karena janji-janji yang menurutnya tidak ditepati oleh manajemen Newcastle. Ia bahkan menyebut perpisahan adalah jalan terbaik bagi semua pihak.
“Realitanya, ada janji yang dilanggar dan kepercayaan sudah hilang. Hubungan ini tidak bisa dilanjutkan,” tulis Isak dalam pernyataannya.
Baca Juga: Ini 5 Klub Eropa yang Menambah Koleksi Trofi di Tahun 2025!
Meski demikian, Newcastle justru merasa kecewa atas sikap pemain berusia 25 tahun tersebut. Dalam keterangan resmi, klub menegaskan bahwa Isak masih terikat kontrak tiga tahun dan tidak ada komitmen dari pihak manajemen yang membolehkan ia pergi musim panas ini.
“Kami kecewa dengan unggahan Alexander Isak. Kami ingin memperjelas bahwa ia masih terikat kontrak dan tidak ada janji dari klub bahwa ia bisa meninggalkan Newcastle United. Kondisi untuk menjual pemain juga tidak terpenuhi,” tulis pihak klub.
Newcastle menambahkan, mereka ingin mempertahankan pemain terbaik dan tetap mengedepankan kepentingan tim serta para pendukung. “Alex tetap bagian dari keluarga kami dan akan disambut kembali ketika siap bergabung dengan rekan setimnya,” lanjut pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Liverpool sudah sempat mengajukan tawaran fantastis senilai 148 juta dolar AS untuk Isak. Namun tawaran itu ditolak karena Newcastle gagal menemukan pengganti sepadan. Kini, Isak memilih berlatih terpisah dan menolak tampil di laga pembuka Liga Inggris 2025/26 saat timnya bermain imbang tanpa gol melawan Aston Villa.
Dengan bursa transfer yang akan ditutup pada 1 September, situasi Isak masih menjadi drama panas di Premier League. Satu hal yang jelas: Newcastle tak ingin kehilangan sang mesin gol andalan, meski sang pemain bersikeras tidak mau lagi mengenakan seragam hitam-putih.
(sto)
Lihat Juga :