Julio Cesar Chavez Jr Dijebloskan ke Penjara usai Dideportasi dari AS, Mengapa?
Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:17 WIB
loading...
Julio Cesar Chavez Jr Dijebloskan ke Penjara usai Dideportasi dari AS, Mengapa?
A
A
A
MEXICO CITY - Karier Julio Cesar Chavez Jr. , putra legenda tinju Meksiko Julio Cesar Chavez, kembali terjerat kontroversi besar. Petinju berusia 39 tahun itu resmi dijebloskan ke penjara di negara bagian Sonora, Meksiko, setelah dideportasi dari Amerika Serikat pada Juli lalu.
Chavez Jr. sebelumnya ditahan oleh otoritas imigrasi AS tak lama setelah kekalahannya dari Jake Paul di Honda Center, Anaheim, California, pada 28 Juni 2025. Pertarungan yang penuh sorotan itu ternyata menjadi awal babak suram dalam hidupnya.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, dalam konferensi pers hariannya mengonfirmasi deportasi tersebut. Ia menegaskan bahwa terdapat surat perintah penangkapan terhadap Chavez Jr. dengan tuduhan serius, mulai dari perdagangan senjata hingga keterlibatan dalam kejahatan terorganisasi.
Baca Juga: Julio Cesar Chavez Jr Teroris? Pengacara: ICE Meneror Masyarakat!
Lebih jauh lagi, jaksa menuding sang mantan juara dunia bertindak sebagai kaki tangan Kartel Sinaloa, kelompok yang oleh Washington telah ditetapkan sebagai organisasi teroris asing.
Meski demikian, pihak keluarga dan pengacara Chavez Jr. menolak keras tuduhan tersebut. Mereka menyebut sang petinju tengah menjadi korban kriminalisasi, terlebih statusnya sebagai anak dari salah satu ikon terbesar dalam sejarah tinju dunia.
Menurut catatan registrasi penangkapan nasional Meksiko, Chavez Jr. ditangkap di sebuah pos pemeriksaan di kota perbatasan Nogales pada pukul 11.53 waktu setempat. Ia kemudian dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan federal di ibu kota Sonora, Hermosillo. Saat ditahan, ia dilaporkan mengenakan hoodie hitam dan sepatu kets merah.
Chavez Jr. sempat mencapai puncak kariernya ketika merebut gelar juara dunia kelas menengah WBC pada 2011. Namun, titel itu hanya bertahan setahun sebelum ia kehilangan sabuk emas tersebut. Sejak saat itu, jalan kariernya lebih banyak diwarnai skandal dan masalah hukum dibanding prestasi di atas ring.
Nama besarnya juga ternoda akibat beberapa kasus doping. Pada 2009, ia pernah diskors setelah positif menggunakan zat terlarang, dan pada 2013 dijatuhi denda serta larangan bertanding usai terbukti menggunakan mariyuana. Kini, dengan tuduhan kejahatan berat yang menjeratnya, masa depan Chavez Jr. di dunia tinju tampak semakin gelap.
Chavez Jr. sebelumnya ditahan oleh otoritas imigrasi AS tak lama setelah kekalahannya dari Jake Paul di Honda Center, Anaheim, California, pada 28 Juni 2025. Pertarungan yang penuh sorotan itu ternyata menjadi awal babak suram dalam hidupnya.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, dalam konferensi pers hariannya mengonfirmasi deportasi tersebut. Ia menegaskan bahwa terdapat surat perintah penangkapan terhadap Chavez Jr. dengan tuduhan serius, mulai dari perdagangan senjata hingga keterlibatan dalam kejahatan terorganisasi.
Baca Juga: Julio Cesar Chavez Jr Teroris? Pengacara: ICE Meneror Masyarakat!
Lebih jauh lagi, jaksa menuding sang mantan juara dunia bertindak sebagai kaki tangan Kartel Sinaloa, kelompok yang oleh Washington telah ditetapkan sebagai organisasi teroris asing.
Meski demikian, pihak keluarga dan pengacara Chavez Jr. menolak keras tuduhan tersebut. Mereka menyebut sang petinju tengah menjadi korban kriminalisasi, terlebih statusnya sebagai anak dari salah satu ikon terbesar dalam sejarah tinju dunia.
Menurut catatan registrasi penangkapan nasional Meksiko, Chavez Jr. ditangkap di sebuah pos pemeriksaan di kota perbatasan Nogales pada pukul 11.53 waktu setempat. Ia kemudian dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan federal di ibu kota Sonora, Hermosillo. Saat ditahan, ia dilaporkan mengenakan hoodie hitam dan sepatu kets merah.
Chavez Jr. sempat mencapai puncak kariernya ketika merebut gelar juara dunia kelas menengah WBC pada 2011. Namun, titel itu hanya bertahan setahun sebelum ia kehilangan sabuk emas tersebut. Sejak saat itu, jalan kariernya lebih banyak diwarnai skandal dan masalah hukum dibanding prestasi di atas ring.
Nama besarnya juga ternoda akibat beberapa kasus doping. Pada 2009, ia pernah diskors setelah positif menggunakan zat terlarang, dan pada 2013 dijatuhi denda serta larangan bertanding usai terbukti menggunakan mariyuana. Kini, dengan tuduhan kejahatan berat yang menjeratnya, masa depan Chavez Jr. di dunia tinju tampak semakin gelap.
(sto)
Lihat Juga :