Masa Depan Gelap Oleksandr Usyk: Pulih dari Cedera atau Lepas Gelar WBO?
Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:14 WIB
loading...
Masa depan Oleksandr Usyk di ring tinju kelas berat kini menjadi tanda tanya / Foto: World Boxing Organization
A
A
A
Masa depan Oleksandr Usyk di ring tinju kelas berat kini menjadi tanda tanya. Juara dunia tak terbantahkan asal Ukraina ini sedang menghadapi dilema besar, mempertahankan gelarnya melawan Joseph Parker atau mengambil waktu untuk pulih dari cedera dan merelakan sabuk WBO-nya.
Komisi Tinju Dunia (WBO) telah memerintahkan Usyk untuk bertarung melawan Parker, juara interim kelas berat. Kedua belah pihak diberi waktu 30 hari hingga 27 Juli untuk mencapai kesepakatan. Namun, Usyk meminta perpanjangan waktu agar bisa memulihkan diri dari cedera yang ia alami.
Direktur tim Usyk, Sergey Lapin, memberikan pernyataan panjang kepada Ready to Fight, menjelaskan situasi petinjunya. Lapin menekankan bahwa Usyk dan timnya selalu menghormati aturan dan lawan, tetapi petinju mereka butuh waktu untuk istirahat.
Baca Juga: Julio Cesar Chavez Jr Dijebloskan ke Penjara usai Dideportasi dari AS, Mengapa?
"Selama satu setengah tahun terakhir, Usyk telah mencapai prestasi bersejarah menjadi Juara Kelas Berat Tak Terbantahkan dua kali. Itu menuntut upaya fisik dan mental yang luar biasa," kata Lapin dikutip dari talkSPORT, Rabu (20/8/2025).
"Sang juara berhak untuk membiarkan tubuhnya pulih dari dampak latihan berat dan cedera yang sering tak terlihat oleh dunia luar. Yang terpenting: ia telah mendapatkan hak untuk memilih masa depannya sendiri—dan meluangkan waktu yang dibutuhkannya untuk membuat keputusan itu."
Jika Usyk menolak menghadapi Parker, ia terpaksa melepaskan sabuk WBO-nya. Konsekuensinya, Joseph Parker akan dipromosikan dari juara interim menjadi juara dunia penuh.
Baca Juga: Moses Itauma Tembus Top 10 Ranking Petinju Kelas Berat usai KO Dillian Why te
Pertarungan pertamanya kemungkinan akan melawan petinju muda Inggris, Moses Itauma, yang saat ini menempati peringkat pertama WBO. Setelah kemenangan KO ronde pertama Itauma atas Dillian Whyte, Kepala Tinju Saudi, Turki Alalshikh, bahkan secara terbuka meminta Itauma untuk menghadapi Usyk selanjutnya.
Namun, tim Itauma memilih untuk bersabar dan memberikan petinju berusia 20 tahun itu lebih banyak pengalaman di ring. Nama Jermaine Franklin disebut-sebut sebagai calon lawan Itauma berikutnya.
Komisi Tinju Dunia (WBO) telah memerintahkan Usyk untuk bertarung melawan Parker, juara interim kelas berat. Kedua belah pihak diberi waktu 30 hari hingga 27 Juli untuk mencapai kesepakatan. Namun, Usyk meminta perpanjangan waktu agar bisa memulihkan diri dari cedera yang ia alami.
Direktur tim Usyk, Sergey Lapin, memberikan pernyataan panjang kepada Ready to Fight, menjelaskan situasi petinjunya. Lapin menekankan bahwa Usyk dan timnya selalu menghormati aturan dan lawan, tetapi petinju mereka butuh waktu untuk istirahat.
Baca Juga: Julio Cesar Chavez Jr Dijebloskan ke Penjara usai Dideportasi dari AS, Mengapa?
"Selama satu setengah tahun terakhir, Usyk telah mencapai prestasi bersejarah menjadi Juara Kelas Berat Tak Terbantahkan dua kali. Itu menuntut upaya fisik dan mental yang luar biasa," kata Lapin dikutip dari talkSPORT, Rabu (20/8/2025).
"Sang juara berhak untuk membiarkan tubuhnya pulih dari dampak latihan berat dan cedera yang sering tak terlihat oleh dunia luar. Yang terpenting: ia telah mendapatkan hak untuk memilih masa depannya sendiri—dan meluangkan waktu yang dibutuhkannya untuk membuat keputusan itu."
Jika Usyk menolak menghadapi Parker, ia terpaksa melepaskan sabuk WBO-nya. Konsekuensinya, Joseph Parker akan dipromosikan dari juara interim menjadi juara dunia penuh.
Baca Juga: Moses Itauma Tembus Top 10 Ranking Petinju Kelas Berat usai KO Dillian Why te
Pertarungan pertamanya kemungkinan akan melawan petinju muda Inggris, Moses Itauma, yang saat ini menempati peringkat pertama WBO. Setelah kemenangan KO ronde pertama Itauma atas Dillian Whyte, Kepala Tinju Saudi, Turki Alalshikh, bahkan secara terbuka meminta Itauma untuk menghadapi Usyk selanjutnya.
Namun, tim Itauma memilih untuk bersabar dan memberikan petinju berusia 20 tahun itu lebih banyak pengalaman di ring. Nama Jermaine Franklin disebut-sebut sebagai calon lawan Itauma berikutnya.
(yov)
Lihat Juga :