World Boxing Wajibkan Petinju Putri Tes Kelamin di Kejuaraan Dunia Tinju 2025

Kamis, 21 Agustus 2025 - 11:01 WIB
loading...
World Boxing Wajibkan...
World Boxing Wajibkan Petinju Putri Tes Kelamin di Kejuaraan Dunia Tinju 2025
A A A
Organisasi tinju amatir internasional, World Boxing , resmi menetapkan aturan baru yang mewajibkan seluruh petinju yang ingin bertanding di kategori putri menjalani tes kelamin sebelum tampil di Kejuaraan Dunia yang digelar September mendatang di Liverpool, Inggris.

Aturan ini diumumkan Rabu (14/8/2025) waktu setempat, dan segera menjadi sorotan besar di dunia olahraga. Tes akan dilakukan melalui polymerase chain reaction (PCR) test atau pemeriksaan genetik setara yang dapat mengidentifikasi keberadaan kromosom Y sebagai penentu jenis kelamin biologis.

“World Boxing menghormati martabat setiap individu dan berkomitmen untuk inklusif. Namun, dalam olahraga tarung seperti tinju, kami memiliki tanggung jawab menjaga keselamatan dan keadilan kompetisi,” ujar Presiden World Boxing, Boris Van Der Vorst.

Isu kelayakan gender mencuat tajam sejak Olimpiade Paris 2024, ketika dua peraih medali emas, Imane Khelif (Aljazair) dan Lin Yu-ting (Taiwan), disorot publik terkait identitas kelamin mereka.

Khelif, yang berusia 26 tahun, menegaskan bahwa ia lahir sebagai perempuan dan telah berkompetisi di level amatir selama hampir satu dekade. Namun, sorotan publik membuatnya menolak tampil dalam turnamen World Boxing di Belanda, Juni lalu, setelah aturan tes kelamin pertama kali diumumkan.
Van Der Vorst sempat meminta maaf karena menyebut nama Khelif secara spesifik saat mengumumkan rencana kebijakan itu.

Prosedur Tes dan Dampaknya

Berdasarkan aturan baru, petinju yang memiliki kondisi Differences in Sex Development (DSD) dengan proses maskulinisasi androgen hanya dapat berlaga di kategori putra.

Namun, World Boxing juga membuka opsi analisis lanjutan bagi atlet dengan kromosom Y yang tetap ingin berkompetisi di kategori putri. Prosedur tambahan tersebut mencakup: pemeriksaan genetik lanjutan, profil hormonal,
pemeriksaan anatomi, evaluasi endokrin oleh spesialis medis. Jika tidak puas dengan hasilnya, atlet diperbolehkan mengajukan banding. Federasi nasional masing-masing negara bertanggung jawab mengatur pelaksanaan tes serta melaporkan hasilnya ke World Boxing.

Langkah World Boxing ini mengikuti jejak World Athletics, induk organisasi atletik dunia, yang pada tahun ini kembali memberlakukan tes kromosom untuk atlet putri. Atlet diwajibkan menjalani tes sekali seumur karier, dengan tenggat 1 September 2025 sebagai syarat tampil di kejuaraan dunia.

Tes kromosom sendiri pernah populer di Olimpiade abad ke-20, namun dihentikan pada 1990-an karena menimbulkan banyak polemik medis dan etika. Sebagian cabang olahraga kemudian beralih pada tes hormon untuk mengukur kadar testosteron.

Menuju Olimpiade 2028


Kebijakan ini menjadi penanda bahwa World Boxing, yang baru berdiri dua tahun lalu setelah pecah dari International Boxing Association (IBA), ingin tampil lebih tegas dan transparan. Organisasi ini kini sudah mendapat pengakuan sementara dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk mengatur jalannya kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Dengan kebijakan baru ini, World Boxing berharap dapat menyeimbangkan antara inklusi, keselamatan, dan keadilan kompetisi di tengah kontroversi yang terus mengiringi olahraga putri.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jack Catterall Rebut...
Jack Catterall Rebut Sabuk WBA usai Kalahkan Shakhram Giyasov
Mantan Juara Dunia Tinju...
Mantan Juara Dunia Tinju Paulie Malignaggi Tumbang KO di Duel Bare-Knuckle
Byson Fight 2026 Resmi...
Byson Fight 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Pertarungan Berkualitas
Cucu Muhammad Ali Turun...
Cucu Muhammad Ali Turun Gunung, Nico Ali Walsh Perjuangkan Hak Petinju Profesional
Resmi, Naoya Inoue Jadi...
Resmi, Naoya Inoue Jadi Petinju Terbaik Dunia Geser Oleksandr Usyk
Jadwal Tinju Dunia Pekan...
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Duel Panas Fabio Wardley vs Daniel Dubois Jadi Sorotan
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju
Syifa Hadju Bangga El...
Syifa Hadju Bangga El Rumi Kalahkan Jefri Nichol: Sayangku Berhasil Lagi
Jefri Nichol Minta Maaf...
Jefri Nichol Minta Maaf Kalah TKO dari El Rumi, Ungkap Alasan Duel Tinju hanya 38 Detik
Special Bola
4 Pelatih Top yang Mengundurkan...
Bola Dunia
4 Pelatih Top yang Mengundurkan Diri Usai Gagal di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Pergi untuk Kali Kedua
Timnas Futsal Indonesia...
Bola Dunia
Timnas Futsal Indonesia Panggil 20 Pemain untuk TC Jelang Terbang ke Spanyol
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Rawan Tersingkir Cristiano Ronaldo Dkk!
Rekomendasi
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Unggahan Nana Mirdad...
Unggahan Nana Mirdad soal Vonis Nadiem Makarim Tuai Kritik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Kontroversi Kartu Merah...
Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun di Piala Dunia 2026 Seret Nama Lionel Messi
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved