Trial Game Dirt 2025 Memasuki Putaran Krusial di Probolinggo!
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 08:30 WIB
loading...
Kejuaraan balap motor trail paling bergengsi, Trial Game Dirt 2025, memasuki putaran ketiganya pada 29-30 Agustus 2025 di Sirkuit Lapangan Karya Bhakti, Probolinggo / Foto: Ist
A
A
A
Kejuaraan balap motor trail paling bergengsi, Trial Game Dirt 2025, memasuki putaran ketiganya pada 29-30 Agustus 2025 di Sirkuit Lapangan Karya Bhakti, Probolinggo. Putaran ini diprediksi akan menjadi penentu krusial dalam perburuan gelar juara umum, dengan persaingan ketat antara kroser elite nasional seperti Asep Lukman, M. Zidane, Ananda Rigi, dan sang juara bertahan Lantian Juan.
Menurut perwakilan dari 76 Rider selaku penyelenggara, Agnes Wuisan, jeda waktu hampir dua bulan sejak seri kedua di Sidoarjo memberikan kesempatan bagi para pembalap untuk mempersiapkan diri secara maksimal. "Para rider memiliki waktu untuk meningkatkan fisik, teknik, dan menyempurnakan setelan motor mereka," ujar Agnes.
Agnes menambahkan, Probolinggo dipilih sebagai tuan rumah karena kota ini memiliki memori panjang dengan Trial Game Dirt, terakhir kali menjadi tuan rumah pada tahun 2015. Antusiasme tinggi dari penggemar dan komunitas motocross di Probolinggo menjadi alasan utama kembalinya ajang ini.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Hungaria 2025, Streaming di VISION+
"Respons penggemar dan komunitasnya luar biasa, membuat kota ini layak disinggahi lagi setelah absen hampir satu dekade," imbuh Agnes.
Sementara itu, promotor dari Genta Auto & Sport, Abed Nego Antoro, menjelaskan bahwa sirkuit di Probolinggo dirancang untuk menantang kecepatan. "Lintasan yang lebih merata dengan lapisan rumput tipis akan menuntut pebalap untuk menemukan akselerasi terbaik," jelas Abed.
Lintasan ini akan dihiasi dengan berbagai rintangan ikonik seperti double car jump, giant table top, dan bigfoot jump, yang disesuaikan untuk meningkatkan level tantangan tanpa mengorbankan keamanan. Di klasemen sementara, M. Zidane Alnesa masih memimpin di kelas FFA Open dan Campuran Open.
Baca Juga: Hitung-hitungan Peluang Yamaha Kunci Gelar Juara Dunia di MotoGP Hungaria 2025
Namun, posisinya tidak aman. Juara bertahan dua musim berturut-turut, Lantian Juan, bertekad bangkit setelah sempat mengalami cedera. "Saya harus tetap fokus dan konsisten. Saya yakin bisa bangkit di seri ketiga ini," tegas Lantian.
Lantian akan mengandalkan pengalamannya dalam menyetel motor dan membaca momentum untuk menaklukkan lintasan Probolinggo. "Trik untuk melewati tikungan adalah menjaga ritme tetap stabil," tambahnya.
Selain balapan, Trial Game Dirt di Probolinggo juga akan menyajikan konsep sportainment yang menghibur. Akan ada pertunjukan live music dari Matheo in Rio, atraksi BMX Freestyle dari Wendy and Friends, permainan interaktif, dan pesta kembang api raksasa sebagai penutup.
Trial Game Dirt 2025 akan mempertandingkan empat kelas, tiga kelas utama (FFA Open, Campuran Open, dan Campuran Non-Seeded) dan satu kelas tambahan (FFA Master).
Menurut perwakilan dari 76 Rider selaku penyelenggara, Agnes Wuisan, jeda waktu hampir dua bulan sejak seri kedua di Sidoarjo memberikan kesempatan bagi para pembalap untuk mempersiapkan diri secara maksimal. "Para rider memiliki waktu untuk meningkatkan fisik, teknik, dan menyempurnakan setelan motor mereka," ujar Agnes.
Agnes menambahkan, Probolinggo dipilih sebagai tuan rumah karena kota ini memiliki memori panjang dengan Trial Game Dirt, terakhir kali menjadi tuan rumah pada tahun 2015. Antusiasme tinggi dari penggemar dan komunitas motocross di Probolinggo menjadi alasan utama kembalinya ajang ini.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Hungaria 2025, Streaming di VISION+
"Respons penggemar dan komunitasnya luar biasa, membuat kota ini layak disinggahi lagi setelah absen hampir satu dekade," imbuh Agnes.
Sementara itu, promotor dari Genta Auto & Sport, Abed Nego Antoro, menjelaskan bahwa sirkuit di Probolinggo dirancang untuk menantang kecepatan. "Lintasan yang lebih merata dengan lapisan rumput tipis akan menuntut pebalap untuk menemukan akselerasi terbaik," jelas Abed.
Lintasan ini akan dihiasi dengan berbagai rintangan ikonik seperti double car jump, giant table top, dan bigfoot jump, yang disesuaikan untuk meningkatkan level tantangan tanpa mengorbankan keamanan. Di klasemen sementara, M. Zidane Alnesa masih memimpin di kelas FFA Open dan Campuran Open.
Baca Juga: Hitung-hitungan Peluang Yamaha Kunci Gelar Juara Dunia di MotoGP Hungaria 2025
Namun, posisinya tidak aman. Juara bertahan dua musim berturut-turut, Lantian Juan, bertekad bangkit setelah sempat mengalami cedera. "Saya harus tetap fokus dan konsisten. Saya yakin bisa bangkit di seri ketiga ini," tegas Lantian.
Lantian akan mengandalkan pengalamannya dalam menyetel motor dan membaca momentum untuk menaklukkan lintasan Probolinggo. "Trik untuk melewati tikungan adalah menjaga ritme tetap stabil," tambahnya.
Selain balapan, Trial Game Dirt di Probolinggo juga akan menyajikan konsep sportainment yang menghibur. Akan ada pertunjukan live music dari Matheo in Rio, atraksi BMX Freestyle dari Wendy and Friends, permainan interaktif, dan pesta kembang api raksasa sebagai penutup.
Trial Game Dirt 2025 akan mempertandingkan empat kelas, tiga kelas utama (FFA Open, Campuran Open, dan Campuran Non-Seeded) dan satu kelas tambahan (FFA Master).
(yov)
Lihat Juga :