Kemenpora Gelar KIE di Makassar, Suporter Kunci Kemajuan Industri Olahraga

Rabu, 27 Agustus 2025 - 12:44 WIB
loading...
Kemenpora Gelar KIE...
Kemenpora Gelar KIE di Makassar, Suporter Jadi Kunci Kemajuan Industri Olahraga
A A A
Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora ) kembali melanjutkan program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Suporter Sepakbola. Agenda bertema “Suporter Cerdas, Tim Berkualitas” itu digelar di Makassar pada Selasa, 26 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, yang menegaskan bahwa suporter adalah bagian penting dari ekosistem olahraga. Forum KIE hadir sebagai ruang dialog untuk menyamakan visi antara pemerintah, pemangku kepentingan sepak bola, dan kelompok suporter.

Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, menekankan bahwa suporter punya kontribusi besar bagi kemajuan sepak bola nasional. “Suporter adalah ruh dari sepak bola. Tanpa mereka, pertandingan kehilangan makna. Namun, kita ingin suporter hadir bukan hanya untuk mendukung, tetapi juga menjadi bagian dari kemajuan industri olahraga,” ujarnya.

Isnanta menjelaskan, ketika suporter hadir dengan cara yang cerdas dan sportif, maka kompetisi akan lebih berkualitas. Sponsor pun akan tertarik masuk, perputaran tiket meningkat, dan ekonomi lokal di sekitar stadion ikut bergerak.

Salah satu aspirasi utama suporter di Makassar adalah pencabutan larangan menonton laga tandang. Mereka berharap, dengan catatan kelompok yang tertib dan tidak bermasalah, izin away day bisa kembali diberikan. Isnanta menilai hal itu justru bisa mendorong pertumbuhan industri olahraga.

“Kalau suporter bisa away lagi dengan cara yang baik, industri olahraga kita otomatis semakin berkembang. Bayangkan, dari tiket pertandingan, transportasi, hotel, kuliner, hingga pariwisata, semua ikut bergerak,” kata Isnanta menegaskan.

Selain soal away day, para suporter juga meminta Makassar segera memiliki stadion representatif untuk Liga 1. Saat ini, PSM masih bermarkas di Parepare yang berjarak lebih dari dua jam dari pusat kota, sehingga akses penonton masih terbatas.

Pengamat sepak bola nasional, M. Kusnaeni, menilai Makassar memiliki basis suporter yang kuat sekaligus kondusif. Namun, ia mengingatkan pentingnya sistem pengawasan ketat jika kebijakan away day kembali dibuka. “Diharapkan ke depan PT LIB melakukan pendataan yang terkoneksi dengan data Kepolisian melalui aplikasi tiket,” ujarnya.

Menurut Kusnaeni, sistem tiket berbasis database bisa mendeteksi rekam jejak penonton apakah bebas narkoba, tidak punya catatan pelanggaran, dan siap menjunjung sportivitas.

“Kalau ada pelanggaran, database bisa jadi dasar pemberian sanksi larangan menonton atau sanksi lain sesuai hukum,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Dompet Suporter Inggris...
Dompet Suporter Inggris KO Jelang Kontra Kroasia
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Special Bola
Nasib Apes Timnas Kanada,...
Bola Dunia
Nasib Apes Timnas Kanada, Gagal Main di Kandang Sendiri saat Hadapi Afrika Selatan di 32 Besar Piala Dunia 2026!
Hector Souto Bangga...
Bola Dunia
Hector Souto Bangga Lihat Daya Juang Timnas Futsal Indonesia U-17 meski Dihajar Spanyol 0-4
Prediksi Bagan 32 Besar...
Bola Dunia
Prediksi Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026: Timnas Argentina vs Cape Verde hingga Brasil vs Jepang?
Rekomendasi
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Bongkar: Debi Ceper...
Bongkar: Debi Ceper Beberkan Alasan Tetap Bertahan di Dunia Hiburan
Berita Terkini
Kontroversi Jeda Hidrasi...
Kontroversi Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026, Klopp Punya Pendapat Sendiri
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Afrika Selatan Cetak...
Afrika Selatan Cetak Sejarah Usai Lolos ke Babak 32 Besar
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Afsel ke Babak 32 Besar
Meksiko Tumbangkan Ceko...
Meksiko Tumbangkan Ceko 3-0 di Laga Penutup Grup A Piala Dunia 2026
Gilberto Mora Ukir Sejarah,...
Gilberto Mora Ukir Sejarah, Jadi Starter Termuda di Piala Dunia 2026
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved